ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 94


__ADS_3

Sherly yang melihat sepasang robot itu,ia pun hanya menatap ke arah Alex,seolah tatapan Sherly itu adalah sebuah pertanyaan kepada Alex.


“Ini adalah robot yang akan mengantarkan makanan,aku sengaja memilih robot yang akan mengantar makanan ke sini,karena aku ingin agar tidak ada seorang pun yang akan mengganggu kencan kita ini”ucap Alex menjelaskan.


Sontak Sherly yang mendengar itu,ia terlihat sangat terkagum-kagum.


“Hebat,siapa perusahaan yang bisa membuat robot seperti ini,ini hebat banget apalagi robotnya berbentuk kelinci,ini pasti banyak orang yang akan datang ke restoran ini”ucap Sherly sambil tersenyum karena gemas akan bentuk robot itu.


Setelah Sherly mengatakan itu,ia pun hanya diam saat melihat sepasang robot itu pergi menjauh dari hadapan mereka di saat robot itu telah menyelesaikan tugasnya.


“Hebat banget ya robot itu seperti punya pemikiran sendiri,ia juga akan pergi setelah tugasnya selesai”ucap Sherly sambil menatap ke arah Alex.


“Iya,kebetulan ini adalah salah satu restoran yang sangat besar,dan banyak para pengunjung yang datang ke sini,mereka datang ke sini karena mereka sangat puas dengan pelayanan yang di berikan oleh robot-robot ini,dan lagi yang menjadi nilai plusnya adalah tempat ini sangat bagus,dan makanan nya itu enak-enak”ucap Alex dengan nada bangga.


Tentu saja Alex merasa bangga karena Restoran ini adalah miliknya,dan robot-robot itu adalah robot ciptaan dari perusahaannya.


“Berarti yang masak makanan ini adalah robot-robot itu juga,iya kan?”tanya Sherly.


“Tidak,khusus untuk kita makanan yang ada di sini di buat langsung oleh chef internasional”ucap Alex lagi-lagi ia mengatakan dengan nada bangga.


“Kamu seperti sangat bangga saat mengatakan itu,seperti restoran ini punya kamu aja”ucap Sherly disertai sedikit ledekan.


‘Iya aku bangga,lalu memangnya kenapa?, meskipun aku katakan kalau ini adalah restoran aku,kamu pasti akan bersikap biasa saja,lagipula kamu bukan seperti perempuan lain,karena kamu itu berbeda sher..’.batin Alex sambil tersenyum ke arah Sherly.


“Kenapa?,kamu kok senyum-senyum gitu ke arah aku?”tanya Sherly yang berhasil menyadarkan lamunan Alex.


“Eh enggak,ya sudah ayo kita makan!”ajak Alex berusaha mengalihkan topik.

__ADS_1


Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung memakan makanan itu.


“Coba deh kamu makan yang ini,ini dagingnya enak banget loh”ucap Alex sambil menyuapi Sherly dengan makanan yang berupa daging,yang telah ia potong kecil.


Sherly yang melihat itu,ia pun langsung menerima suapan itu,dan Sherly mengunyah daging itu dengan lahap dan sedikit cepat.


“Dagingnya enak ya,teksturnya juga sangat lembut lagi”ucap Sherly memberi pendapat atas makanan yang ia makan.


“Iya,ternyata kamu pengamat makanan yang baik ya,berarti kamu juga pecinta makanan”ucap Alex sambil menatap ke arah Sherly.


“Iya benar,dan aku merasa beruntung bisa makan makanan ini,ini rasanya beda banget dari makanan yang pernah aku makan,ini super lezat,aku jadi penasaran dengan siapa yang membuat makanan ini”ucap Sherly sambil terus memakan makanan yang di suapi Alex.


‘Ya kamu memang benar,kamu orang yang beruntung yang berhasil mencicipi makanan yang di buat chef pribadiku,bahkan Doni pun tidak pernah memakan masakan dari chef pribadi ku’.batin Alex sambil tersenyum.


“Yah sepertinya makanan milik kamu habis olehku”ucap Sherly secara tiba-tiba,ia berkata dengan sedikit menyesal saat melihat makanan Alex telah ludes di makan olehnya.


“Tapi kamu kan baru makan sedikit,gimana kalau kamu makan makanan punya ku ini”ucap Sherly kepada Alex,meski pun Sherly sedikit tak rela membagi makanannya itu karena merasa makanan itu sangat lezat,tapi ia juga tidak ingin serakah.


“Tidak apa-apa kamu bisa habiskan makanan yang sedang kamu makan itu,dan nanti jika kamu ingin memakan makanan yang seperti ini,aku bisa pesan langsung kepada seseorang untuk kamu makan”ucap Alex sambil tersenyum lucu.


Alex seperti dapat menebak isi hati Sherly itu,karena ia tahu jika Sherly sangat menyukai makanan yang saat ini sedang ia makan.


“Eh tunggu,kenapa makanan ini sangat mirip dengan makanan yang kita makan di saat kita berada di perusahaan kamu ya?”tanya Sherly.


“Iya ini memang makanan yang di buat langsung oleh chef pribadiku itu,dan kebetulan ini menu baru jadi rasanya sedikit beda,tapi tetap enak kok”ucap Alex menjelaskan.


“Oh”ucap Sherly singkat.

__ADS_1


Setelah mengatakan itu,Sherly pun kembali melanjutkan acara makannya itu.


Tak lama makanan yang Sherly makan pun habis.


“Sepertinya kamu sangat menyukai makanan ini ya?”tanya Alex kepada Sherly


“Iya aku sangat suka”ucap Sherly.


Setelah mengatakan itu,Sherly pun langsung mengambil minuman yang ada dihadapannya,Sherly meneguk habis minuman itu.


Sedangkan Alex hanya diam sambil tersenyum untuk beberapa saat,tiba-tiba Alex pun menepuk kembali tangannya dan tak lama datanglah sebuah robot berbentuk beruang yang datang menghampiri mereka.


“Wah ternyata ada bermacam-macam robot di sini,memangnya ada berapa macam robot sih kenapa robotnya lucu-lucu”ucap Sherly sambil menatap ke arah robot itu.


“Hanya ada dua macam,yaitu robot kelinci dan robot beruang,kebetulan robot kelinci yang biasanya akan mengantar dan memasak makanan,sedangkan robot beruang yang akan mengambil dan membersihkan piring kotor atau pun gelas kotor”ucap Alex menjelaskan.


“Kenapa buka robot beruang saja yang masak kenapa robot kelinci ya walaupun robot kelinci dan robot beruang ukurannya hampir sama,tapi tetap saja robot beruang sedikit lebih besar”ucap Sherly dengan nada bertanya.


“Itu ada alasannya,dan itu tidak bisa aku jelaskan karena kami juga nggak akan mengerti”kata Alex


“Kamu seperti tahu aja,ya sudah tadi kan kamu bilang kalau aku nggak ingat jika ini hari apa?,memangnya sekarang hari apa sih?”tanya Sherly setelah ingat hal yang ingin iya tanya kan.


“Kamu benar-benar nggak ingat hari ini hari apa?”tanya Alex kepada Sherly.


“Iya aku nggak ingat,tolonglah jangan buat aku penasaran terus,ayo jawab aku benar-benar merasa penasaran”ucap Sherly dengan sedikit jengkel.


“Lagi-lagi dia berkata dengan nada seperti itu,sudah dua kali dia mengabaikan rasa penasaran aku ini,mungkin jika satu kali lagi aku dapat hadiah piring kali ya”Batin Sherly dengan menggerutu tak jelas.

__ADS_1


Dan meski pun nada gerutu Sherly terdengar pelan,tapi Alex dapat mendengarnya dengan jelas.


__ADS_2