
Saat ini di tempat lain.
Alex yang kini sedang berada di sebuah perusahaan lain miliknya itu,ia terlihat sangat fokus mengerjakan dokumen-dokumen yang menumpuk di hadapannya itu.
“Apakah masih banyak dokumen yang harus aku kerjakan?”tanya Alex kepada Doni yang sedang berdiri di hadapannya itu.
Alex berkata dengan pandangan yang ia layangkan kearah dokumen yang ada di hadapannya itu.
Meski Alex bisa membebankan pekerjaannya kepada Doni,tapi ia bukan tipe orang yang akan menyerahkan tanggung jawabnya begitu saja,karena ia telah didik untuk mengerjakan sesuatu hal sendiri.
Sedangkan Doni yang mendengar itu,ia pun langsung angkat suara.
“Masih tuan,mungkin beberapa Minggu ke depan anda baru bisa pulang”ucap Doni menjelaskan.
Alex yang mendengar itu,ia pun hanya dapat menghela nafas panjang,entah karena apa itu.
“Tuan ada hal yang ingin saya bicarakan dengan anda,ini tentang nyonya Sherly”ucap Doni yang langsung mendapatkan tatapan dari Alex.
“Apa itu?”tanya Alex langsung.
Alex pun langsung menghentikan aktivitasnya,ia terlihat sangat memerhatikan apa yang akan Doni katakana tentang Sherly.
Jika sesuatu hal yang berhubungan dengan Sherly,Alex seolah mengabaikan hal lainnya.
“Mungkin tepat saat anda telah menyelesaikan pekerjaan di sini,dalam beberapa hari ke depan nanti,akan diadakan acara wisuda kelulusan”ucap Doni memberikan informasi yang telah ia lihat sesuai jadwal kesibukan Alex.
“Oh oke,itu tidak masalah,nanti saat wisuda Lili,aku akan berusaha untum hadir di acara itu”ucap Alex terlihat berkata dengan sungguh-sungguh.
Doni yang mendengar itu,ia pun mengangguk mengerti,tanda mengerti.
Detik berganti menit,menit berganti jam,dan jam berganti hari,hari berganti Minggu.
__ADS_1
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat.
Hari ini Sherly yang telah pulang dari tempatnya kuliah itu,ia sedang berjalan masuk ke dalam mansion.
“Ada sesuatu yang anda perlukan nyonya?”tanya Rani yang menyambut kedatangan Sherly
“Kamu ini...”ucap Sherly yang tak tahu harus bicara apa,padahal Sherly telah berkata kepada Rani agar berkata dan bersikap biasa saja,tapi tetap saja Rani berperilaku hormat kepada Sherly.
“Sudahlah,aku ingin langsung ke kamar saja”ucap Sherly yang langsung di jawab anggukan oleh Rani.
Setelah itu,Sherly pun berjalan menaiki beberapa anak tangga.
Tak lama Sherly pun sampai di kamarnya,ia pun langsung membuka pintu,dan masuk ke dalam.
Saat telah berada di dalam kamar,Sherly pun menaruh tasnya itu,dan kemudian ia langsung masuk ke dalam kamar mandi.
Dan saat Sherly telah keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian lengkap yang memang telah di sediakan,Sherly pun melihat Rani masuk dengan membawakan makanan beserta cemilan untuk Sherly makan.
Karena memang Sherly lebih suka makan di kamar,dari pada di ruang makan,mungkin karena Sherly merasa kesepian jika harus makan sendiri.
Setelah itu,Rani pun berjalan pergi meninggalkan Sherly.
Sherly yang melihat kepergian Rani itu,ia pun langsung menutup dan mengunci kamarnya itu.
Setelah itu,Sherly pun mulai melangkah kearah sofa,dan tak lama Sherly pun sampai.
Kemudian Sherly pun duduk,dan mulai memakan makanan yang ada di hadapannya itu dengan lahap.
“Uhhh kenyangnya”ucap Sherly pada dirinya sendiri.
Setelah itu,Sherly pun hanya diam sambil terlihat befikir.
__ADS_1
‘Huh,Lexi belum pulang juga,padahal dalam beberapa hari kedepan aku akan ikut wisuda kelulusan,tapi kenapa dia masih belum pulang,atau jangan-jangan dia tidak akan hadir di acara kelulusanku nanti ya’pikir Sherly,tiba-tiba merasa sedih,karena sudah lama ia tidak bertemu dengan Alex
‘Sudahlah tidak usah memikirkan itu lagi,mungkin dia masih sibuk,jadi aku harus bisa berfikir lebih dewasa'.pikir Sherly lagi.
Sherly pun berusaha untuk mengerti akan kesibukan Alex.
Setelah lama merenung,Sherly pun bangkit dari duduknya,dan ia pun mulai berjalan kearah kasur miliknya.
“Uh enak banget ya kalau udah makan langsung tidur,tapi itu mungkin tidak baik untuk kesehatan,jadi lebih baik aku tunggu beberapa jam,baru aku bisa tidur"ucap Sherly yang terlihat sedang berfikir.
Setelah sampai di kasurnya,Sherly pun duduk,dengan punggung yang menyender ke kepala ranjang.
“Huh,kalau nunggu berjam-jam dan tidak lakuin apa-apa,itu akan terasa lama,dan itu justru akan membuatku mengantuk karena bosan,lebih baik aku menonton video sajalah”ucap Sherly langsung mengambil handphone miliknya itu.
“Eh tunggu,aku kan kalau sudah nonton video bisa sampai larut malam,jadi lebih baik aku sikat gigi dulu sebelum tidur agar mulutku terasa lebih nyaman”ucap Sherly yang langsung meletakan ponselnya diatas lemari kecil.
setelah itu,Sherly pun langsung berjalan kearah kamar mandi.
Dan tak berapa lama,Sherly pun keluar setelah menyikat giginya,serta cuci kaki,dan tangan dengan bersih.
Setelah itu,Sherly pun kembali berjalan kearah kasurnya dan menyenderkan punggungnya di kepala ranjang.
“Oh iya coba aku lihat drama yang waktu itu belum selesai aku tonton,lagipula itu hanya adegan ciuman saja kan”ucap Sherly yang langsung mengambil ponselnya itu.
Sherly tiba-tiba teringat dengan drama yang sangat ia sukai,tapi belum selesai ia tonton karena Alex melarang Sherly waktu itu.
Dan tanpa menunggu waktu lama Sherly pun menyalakan ponselny,ia pun mula mulai fokus menonton drama yang sangat ia sukai itu.
“Duh romantis banget,kapan ya kayak gitu”ucap Sherly sambil menonton drama dengan salah satu tangan memangku bantal,dan memeluknya,sedangkan tangan lainnya memegang ponsel itu
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat,Sherly yang saat itu terlihat fokus menonton drama,ia seakan tidak sadar jika waktu telah sangat larut.
__ADS_1
“Duh lagi deh,kan besok aku tidak memiliki jadwa kuliah,lagipula aku sudah ketinggalan jauh episodenya”ucap Sherly yang kala itu melihat jam dinding.
Tapi karena ia masih penasaran akan kelanjutan draman itu,ia pun terus menonton itu hingga tak terasa ia pun tertidur.