ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 107


__ADS_3

Amel pun hanya diam untuk beberapa saat sambil menatap kearah Sherly.


“Bukti?,memangnya bukti apa yang kamu punya?,apakah kamu yakin jika bukti itu cukup untuk membuktikan kalau kamu tidak bersalah?”ucap Amel dengan nada meledek.


Rupanya Amel merasa sangat yakin jika bukti Sherly tidak akan cukup untuk meloloskan dirinya dari tuduhan Amel.


‘Memangnya bukti apa yang bisa dia miliki,bukannya yang ada di dalam kamera pengawas yang mereka lihat itu sudah lebih dari cukup untuk membuktikan jika Sherly bersalah’.Batin Amel dengan sangat yakin.


“Kebahagiaan yang sesaat itu rupanya telah membuat kamu lupa diri Amel”ucap Sherly yang langsung membuat Amel menatap kearahnya dengan tatapan tak suka.


“Maksud kamu apa?”tanya Amel tak suka.


‘Dia bilang ini hanya kebahagiaan sesaat?,bukan! ini adalah kebahagiaan untuk selamanya,bukan untuk sesaat,ya! ini kebahagiaan untuk selamanya,dan itu pasti!.batin Amel tiba-tiba merasa marah akan ucapan Sherly itu.


“Jika kamu tidak percaya akan aku tunjukan bukti video dimana kamu sedang berbicara dengan Arjun,dimana disana terlihat jika kamu menyuruh Arjun untuk menghapus rekaman CCTV di saat kamu mengambil dokumen yang ada di ruangan Alex,iya kan?”ucap Sherly yang langsung membuat tubuh Amel sedikit gemetar karena takut.


“Bohong! kamu bohong!,jangan ada yang percaya dengan ucapan Sherly itu,itu semua tidak benar!”ucap Amel dengan nada sedikit berteriak.


Sementara para pegawai yang melihat itu,mereka hanya diam karena mereka tidak mengerti,mereka juga tidak tahu siapa Sherly dan siapa Amel,di karenakan mereka juga belum ada yang pernah melihat Sherly atau Amel pada saat datang ke perusahaan karena mereka terlalu sibuk dan terlalu takut jika sampai mereka terlalu ingin tahu tentang kehidupan pribadi dari tuannya itu.


Sedangkan Sherly yang melihat sikap Amel itu,ia pun langsung mengambil handphone miliknya yang ada di tasnya.


Dan pada saat Sherly telah mengeluarkan handphonenya dari tasnya itu.


Tiba-tiba Amel yang melihat Sherly hendak menyalakan handphonenya itu,ia pun langsung berniat merampas handphone itu dari tangan Sherly,tapi sebelum itu


" Hap ",Doni pun telah berhasil mencengkeram kedua tangan Amel hingga ia tidak bisa bergerak.


“Diam!”ucap Doni sambil menatap tajam kearah Amel.


“Lepaskan!,aku ingin mengambil handphone Sherly,itu semua pasti tidak benar,dia pasti sedang mencoba untuk menjebak saya,cepat lepaskan saya!”ucap Amel dengan terus meronta berharap Doni akan melepaskan cengkramannya dari kedua tangannya itu.

__ADS_1


Sherly yang melihat itu,ia seolah abai dengan semua itu,dan tanpa peduli Sherly pun langsung menyalakan rekaman di mana terdengar percakapan antar Amel dan Arjun di ruang pengawas,rekaman video itu sengaja ia keras kan volumenya agar mereka semua bisa mendengar apa yang ada di dalam video itu.


Dan karena volume itu sudah sangat keras, akhirnya suara yang keluar dari handpone Sherly itu pun langsung menggema di koridor yang sangat besar itu.


Setelah rekaman itu selesai,Sherly pun langsung menatap kearah Amel.


Dan Amel yang terlihat diam seolah ini membuatnya terkejut.


“Kenapa hanya diam?,terkejut dengan semua ini?,tapi ini belum ada apa-apa nya kok,dan kamu sudah langsung terkejut hanya karena ini,lalu bagaimana jika kamu tahu kalau semua yang kamu rencanakan itu semua sudah di atur oleh Alex,mungkin kamu akan lebih terkejut lagi”ucap Sherly sambil tersenyum puas.


“Apa maksud kamu?!,kamu jangan mengada-ngada ya?,dasar penipu licik kamu sangat licik”ucap Amel marah.


Alex yang sedang duduk itu,ia pun langsung bangkit dan berjalan mendekat kearah Sherly yang sedang berada tepat di hadapan Amel.


“Alex apa yang Sherly katakan itu tidak benarkan?,dan apa yang kamu lihat di dalam video Sherly itu juga tidak benar!,dan kamu jangan percaya dengan omongan Sherly itu Alex,jangan! aku mohon kamu hanya harus percaya dengan apa yang aku katakan”ucap Amel sambil menatap kearah Alex dengan air mata yang berlinang.


“Yang Lili katakan itu benar,dan semua yang lili katakan juga aku percaya,jadi sekarang kamu tak perlu lagi bertingkah seolah kamu itu benar!”ucap Alex datar.


“Apa maksudnya ini?!,apa maksudnya?!,tolong Alex jangan pernah mengatakan ini,ini semua hanya tidak benarkan?”ucap Amel masih tak percaya dengan apa yang terjadi.


Flashback.


Di sebuah ruangan yang sangat besar,terdapat seorang lelaki yang tengah sibuk berkutat dengan pekerjaan.


Orang itu adalah Alex,ia saat ini sedang sangat sibuk mengerjakan banyak dokumen yang menumpuk.


Tiba-tiba Doni pun masuk ke dalam ruangan Alex,ia melihat jika Alex masih terlihat sibuk berkutat dengan pekerjaannya.


“Tuan”panggil doni.


Alex yang awalnya sangat fokus itu,ia pun langsung menatap kearah Doni yang ada di hadapannya itu.

__ADS_1


“Ada apa?”tanya Alex langsung.


“Saya mendapatkan laporan dari seorang dosen yang merupakan mata-mata kita di tempat kuliah nyonya Sherly,ia berkata jika ada seseorang yang mencari informasi tentang jadwal kuliah nyonya Sherly”ucap Doni memberi tahu.


“Siapa orang itu?”tanya Alex langsung.


“Amel,dia orang yang telah berusaha mencari informasi tentang jadwal kuliah nyonya Sherly melalui seorang mahasiswi yang satu ruangan dengan nyonya Sherly,tapi untungnya mahasiswi itu segera melapor ke salah satu dosen tentang kejadian itu,dan dosen itu adalah mata-mata yang kita kirim di universitas tempat nyonya Sherly kuliah”ucap Doni menjelaskan secara detail.


Alex yang mendengar itu,ia pun hanya diam sambil berfikir.


“Ini kesempatan bagus”ucap Alex tiba-tiba sambil tersenyum dingin.


“Apa anda ingin mendapatkan bukti tentang sifat asli nona Amel melalui kesempatan ini”tanya Doni seolah dapat menebak apa yang diinginkan tuannya itu.


“Iya,dan aku ingat jika besok lili tidak memiliki jadwal kuliah,dia pasti akan kesini karena bosan jika terus berada di mansion”ucap Alex dengan yakin.


“Baik tuan saya mengerti apa yang harus saya lakukan,dan saya akan mengerjakan itu seperti yang anda inginkan”.jawab Doni


“Dan ingatkan bagaimana kamu harus melakukan sesuatu agar orang yang bernama Rendi itu keluar dari sarangnya”ucap Alex sambil menatap kearah Doni.


“Baik tuan saya mengerti”jawab Doni langsung.


Dan keesokan harinya,hari dimana semua yang telah diprediksi oleh Alex pun terjadi


Sherly yang telah sampai di depan perusahaan,ia juga telah turun dari mobil Fani.


Sedangkan Fani yang sudah mengendarai mobilnya sangat jauh hingga tak terlihat oleh mata Sherly itu,ia pun menghentikan mobilnya di sebuah parkiran.


Setelah itu,Fani pun langsung menelepon Alex.


“Hallo tuan saya sudah mengantar nona sherly,dan ia telah sampai di depan perusahaan,lalu apa yang harus saya lakukan selanjutnya?”tanya Fani,ia telah mengetahui tentang rencana Alex.

__ADS_1


Tapi meski begitu Sherly tidak tahu jika kedatangannya telah di ketahui oleh Alex,dan ia juga tidak tahu akan rencana Alex itu.


“Sekarang kamu kembali ke perusahaan,tapi ingat jangan sampai lili melihat kamu pada saat kamu masuk ke dalam perusahaan”ucapan Alex penuh peringatan .


__ADS_2