ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 58


__ADS_3

Keesokan harinya.


Hari ini Alex sedang berjalan memasuki ruangan kerja miliknya,dan saat ia telah masuk ke dalam ruangan kerja miliknya itu.


Tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang.


“Alex aku sudah menunggu kamu dari tadi,


kenapa kamu lama banget datangnya”ucap Amel sambil memeluk Alex dengan erat.


“Kamu kenapa ada di sini, dan cepat kamu lepaskan pelukanmu itu,atau saya akan memperlakukan kamu dengan kasar”ucap Alex tegas.


“Kenapa?,kenapa kamu berubah Alex,dulu waktu kita masih kecil kamu selalu perhatian,kamu juga orang yang selalu ada dan melindungi ku saat aku kecil”ucap Amel tanpa melepaskan pelukannya.


“Nona,jaga perilaku mu, ini di perusahaan,


ini bukan tempat di mana kamu dapat melakukan suatu hal sesuka kamu”ucap Doni.


Setelah itu,Doni pun menarik tangan Amel yang memeluk Alex dengan erat,hingga membuat pelukan Amel terlepas dari tubuh Alex.


“Kamu! kamu apa-apaan sih,ini urusan saya dengan Alex,dan gak ada hubungannya sama kamu,jadi jangan pernah ikut campur dengan urusan kami”ucap Amel marah sambil menatap tajam ke arah Doni yang hanya diam.


“Nona tuan Alex adalah majikan saya,jadi sudah seharusnya untuk saya melindungi majikan saya dari sesuatu hal yang tidak dia sukai”ucap Doni dengan tegas.


“Kamu!”ucap Amel marah,dengan tangan terkepal erat,ia tidak tahu lagi harus berkata seperti apa.


Alex yang melihat hal itu,ia hanya diam,


kemudian setelah itu,ia pun melangkah menuju kursi kebesaran miliknya itu.


Tak lama Alex pun sampai,dan ia pun langsung duduk di kursi kebesaran miliknya.


“Untuk apa kamu kesini?,bukankah waktu itu Doni telah mengusir kamu pergi”tanya Alex datar.


Amel yang awalnya sedang menatap ke arah Doni dengan tatapan tajamnya itu,kemudian ia pun langsung menoleh dan menatap ke arah Alex


“Meskipun aku di usir seribu kali,tapi aku akan tetap datang ke sini lagi”kekeh Amel.


Setelah mengatakan itu,Amel pun berjalan mendekat ke tempat di mana Alex duduk.


Sementara itu di tempat lain.

__ADS_1


Saat ini Sherly sedang memasak bersama dengan Rani.


“Nyonya apakah anda sering masak sendiri?,kenapa saya perhatikan kalau anda sepertinya sangat ahli dalam memasak”ucap Rani yang sedang membantu mencuci sayuran.


“Ya karena aku sering banget bantu ibu masak”jawab Sherly.


Kemudian Sherly pun mengambil sayuran yang telah di cuci oleh Rani,dan ia pun memotong sayuran tersebut.


“Bukannya di rumah anda ada pembantu atau pelayan yang mengerjakan pekerjaan rumah ya?”tanya Rani heran.


“Iya sih,tapi kata ibu gak apa-apa jika Sherly bantu para pelayan,anggap saja membantu meringankan pekerjaan mereka”jawab Sherly.


Setelah itu Sherly pun melanjutkan acara masak,dan tak lama acara masak pun selesai.


Sherly pun memasukan makanan ke dalam kotak makan yang akan ia bawa.


“Kenapa makanannya di masukin ke kotak makan?,apa anda tidak akan makan di sini?”tanya Rani heran, sambil membantu memasukan makanan ke dalam kotak bekal,sama seperti Sherly yang memasukan makanan ke dalam kotak bekal tersebut.


“Enggak apa-apa,hari ini aku akan mengunjungi Lexi,eh maksud aku Alex,hari aku akan mengunjungi perusahaan miliknya dan membawa bekal makanan ini untuknya”


jawab Sherly yang hanya fokus menatap kotak bekal yang telah siap untuk di bawa.


Dan di saat mereka sedang mengobrol tak lama Fani pun datang menghampiri Sherly.


“Semuanya sudah siap”ucap Fani yang telah sampai di hadapan Sherly.


“Aku sih memang gak tahu pasti di mana letak perusahan tempat Alex bekerja,karena memang dia pasti memiliki banyak perusahaan di beberapa tempat,tapi yang pasti dengan adanya Fani yang anterin aku,jadi dia pasti tahu betul di mana Alex berada saat ini,iya kan fan?”ucap Sherly yang diakhiri sebuah pertanyaan kepada Fani.


Dan Fani yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk sebagai jawabannya.


“Yasudah ayo!”ajak Sherly kepada Fani.


“Kami duluan ya Rani!”Pamit Sherly kepada Rani


Setelah itu, Sherly pun berjalan dengan beriringan bersama dengan Fani yang ikut berjalan di sampingnya.


Dan tak lama, akhirnya mereka pun sampai di depan mobil.


Dan Fani pun langsung membukakan pintu untuk Sherly masuk.


“Terima kasih”ucap Sherly sambil masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Setelah mereka semua masuk ke dalam mobil,dan tak lama mobil itu pun berjalan.


Di dalam mobil.


Sherly yang saat ini sedang duduk di kursi bagian belakang,ia pun hanya diam dengan kedua tangan yang sedang memegang kotak makan yang telah ia persiapkan untuk Alex.


“Apakah tempatnya jauh fani”tanya Sherly memulai pembicaraan.


“Tidak,jarak dari mansion pribadi milik tuan Alex, dengan tempat ia bekerja tidak terlalu jauh”jawab Fani dengan wajah yang fokus mengemudi.


Dan tak lama setelah itu,mobil itu pun tiba-tiba berhenti di pinggir jalan raya.


“Kenapa berhenti”tanya Sherly heran.


“Sepertinya ada yang mengalami kecelakaan,


sebentar biar saya cek dulu”ucap Fani.


Setelah mengatakan itu,Fani pun membuka pintu mobil,dan ia pun keluar dari dalam mobil.


Sedangkan Sherly yang mendengar itu,ia hanya diam menunggu Fani kembali,dan tak lama Fani pun masuk ke dalam mobil.


“Sepertinya kita harus putar balik,tenang saja biar saya cari jalan yang dekat untuk sampai menuju perusahaan tempat tuan Alex bekerja” ucap Fani seakan ia tahu isi kepala Sherly, yang ingin sampai ke tempat Alex bekerja,karena Sherly takut jika makanan yang ia bawa akan dingin,dan menjadi tidak enak saat di makan dengan keadaan dingin.


Setelah itu,Fani pun memutar arah,ia pun melajukan mobilnya menuju perusahaan tempat Alex bekerja.


“Memangnya tadi terjadi kecelakaan apa?”tanya Sherly penasaran.


“Sepertinya itu kecelakaan tabrak lari,karena yang saya dengar,kalau orang yang tertabrak itu hendak menyebrang,tapi ia tidak sadar jika ada mobil yang sedang melaju dengan kencang ke arahnya,dan mungkin saja orang yang menabraknya itu juga dalam keadaan mabuk”jawab Fani menjelaskan,tapi wajahnya tetap fokus menatap ke depan,ia terlihat sangat fokus dalam mengemudi.


“Kasihan banget”ucap Sherly spontan saat mendengar cerita Fani.


Kemudian mereka berdua pun kembali dalam keadaan hening.


Dan setelah cukup lama mobil tersebut berjalan,akhirnya mobil itu pun sampai di sebuah perusahaan,Fani pun memarkirkan mobil yang ia kendarai di sebuah tempat parkiran khusus mobil.


Setelah itu,Fani pun langsung turun dari dalam mobil,ia pun berjalan menuju tempat di mana Sherly duduk,kemudian ia pun membukakan pintu mobil dan


mempersilahkan Sherly keluar.


Kemudian Sherly pun keluar melalui pintu mobil yang telah di bukakan oleh Fani.

__ADS_1


__ADS_2