ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 45


__ADS_3

Alex yang mendengar itu hanya dapat berdiri dengan tegang,karena ia tak tahu harus berbuat apa,meskipun iya kesal karena ibunya itu telah menjelek-jelekan dirinya,tapi ia tetap tak bisa marah.


“Sana pergi!,ibu cuman ingin bicara dengan istri kamu”ucap Santi lagi.


Alex yang mendengar itu pun akhirnya buka suara“Baik Bu”setelah itu,Alex pun benar-benar pergi dari depan pintu dan berjalan menuju ruang tamu.


Santi dan Sherly pun melanjutkan pembicaraan mereka.


“Gimana menurut kamu tentang masa lalu Alex itu,dan masa kecilnya?”tanya Santi kepada Sherly.


“Sherly gak masalah tentang masa lalu Lexi bu,yang terpenting ia dapat berubah menjadi lebih baik lagi”ucap Sherly Sambil tersenyum dengan tulus.


'Lexi' kata itulah yang menjadi perhatian Santi saat ini,sudah lama semenjak ayah dan kakaknya Alex meninggal,Alex tak pernah ingin jika Santi memanggil nama Alex,dengan sebutan itu,dan sekarang Sherly memanggil nama Alex dengan sebutan Lexi.


Dan itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Santi,karena Santi yakin Alex telah berusaha untuk keluar dari bayang-bayang masa lalu nya yang kelam itu.


“Kamu panggil Alex apa sayang,boleh kamu ulang lagi?”tanya Santi.


“Lexi,Sherly panggil Lexi”jawab Sherly yakin.


“Kamu anak yang cantik dan baik,ibu senang punya menantu seperti kamu,semoga kamu dapat membawa perubahan yang baik untuk Alex ya,eh maksud ibu Lexi”ucap Santi diakhiri sebuah senyum tulus.


“Kamu tahu gak kalau kamu adalah orang pertama yang di sukai alex”ucap Santi lagi.


“Masa sih Bu?”tanya Sherly gak yakin.


“Iya benar,padahal Alex itu sejak kecil sampai dewasa banyak banget loh perempuan yang berusaha untuk dekatin dia,tapi dia tolak semua ”ucap Santi jujur.Ia terus bercerita tentang kebaikan dan keburukan Alex agar Sherly lebih mengenal alex,dan Sherly hanya diam sambil mendengarkan cerita Santi itu.

__ADS_1


Tak terasa waktu berlalu,hingga hari telah menjelang malam,dan Sherly pun berniat pulang ke mansion tempatnya tinggal.Sherly pun berpamitan terlebih dahulu kepada Santi untuk pulang bersama Alex.


Padahal Santi sudah menawarkan agar Alex dan Sherly menginap,tapi Alex dan Sherly menolak dengan kompak.


Sherly dan Alex pun berjalan menuju mobil,di sana sudah ada Doni yang telah menunggu


Kedatangan mereka.


Mereka pun masuk ke dalam,dan tak lama mobil pun berjalan menuju mansion milik Alex.


Sepanjang perjalanan Alex hanya memandang kearah samping,berusaha menghindar dari tatapan Sherly yang menatap kearahnya dengan diam.


Tak lama mobil pun berhenti,Doni pun turun dan membukakan pintu mobil,setelah itu Sherly dan Alex pun turun,setelah mereka berdua turun,mereka hanya diam satu sama lain.


Sedangkan Doni yang melihat itu,ia tidak bisa ikut campur karena itu adalah urusan pribadi tuannya, Doni pun langsung berpamitan kepada Alex terlebih dahulu,setelah mendapat persetujuan dari Alex,Doni pun masuk ke dalam mobil,dan mobil tersebut pun berjalan keluar dari gerbang mansion.


hingga membuat Sherly berbalik lagi, dan sherly menatap ke arah Alex yang hanya diam.


“Kamu pasti sudah merasa gak suka kepada ku, setelah kamu tahu masa lalu ku dan kamu juga pasti gak akan pernah bisa suka ke aku,setelah tahu kamu tahu akan hal itu”ucap Alex menatap kearah samping,untuk menghindar dari tatapan Sherly.


Sherly hanya diam untuk sejenak,ia pun melihat ke arah Alex yang sedang memalingkan wajahnya dan hanya menatap kearah samping.


“Aku merasa gak masalah kok,karena aku tahu itu hanya masa lalu yang kelam,dan kamu juga berbuat kejam seperti itu hanya kepada orang-orang yang bersalah,dan meski kamu berbuat kejam, kamu juga tidak membunuh orang-orang bersalah itu ,karena sebenarnya kamu itu orang yang baik,dan kamu punya cara sendiri untuk menghukum musuh-musuh mu,kamu juga memang terlihat kejam dan bengis di hadapan musuh-musuh mu itu,agar musuh-musuh mu merasa segan dan takut kepada mu,karena dengan begitu kamu dapat melindungi apa yang memang ingin kamu lindungi”ucap Sherly yakin


Sekarang Sherly mengerti,rupanya Alex hanya mendengarkan ibunya menjelek-jelekan dirinya,ia tidak mendengar saat ibunya


memuji dan membanggakan dirinya.

__ADS_1


Alex yang mendengar itu pun langsung menoleh dan menatap kearah Sherly dengan tatapan dalam.


“Bisakah kamu membungkukkan badan mu?”tanya Sherly.


“Buat apa?”tanya Alex heran


Tapi meski begitu Alex pun membungkukkan badannya di hadapan Sherly,setelah itu Sherly pun mengulurkan tangannya, dan mengusap kepala Alex dengan sayang.


“Seseorang itu kadang datang hanya karena merasa penasaran,tetapi setelah ia tahu kekurangan dari pasangannya,ia akan pergi meninggalkan pasangannya dan mencari yang lebih sempurna,di bandingkan pasangan sebelumnya.Tapi itu tidak sama dengan prinsip ku, karena jika aku ingin berusaha untuk mencintai kamu,aku juga akan berusaha menerima kekurangan dan kelebihan kamu,dan jika aku telah berhasil mencintai ke kurangan dan kelebihan kamu,?


maka tidak ada alasan buat aku, untuk meninggalkan kamu,karena aku akan merasa jika kamu adalah orang yang sempurna di mataku ”ucap Sherly,dengan mendongakkan kepala dan menatap kearah Alex,ia pun tersenyum dengan tulus.


Alex yang mendengar itu,entah harus tertawa atau menangis,ia ingin tertawa karena merasa senang mendengarkan ucapan Sherly tadi,dan di saat bersamaan Alex juga ingin menangis karena merasa terharu dengan ucapan Sherly tadi.


Alex pun meraih tangan Sherly yang sedang mengusap kepalanya dengan sayang,ia pun meletakan tangan Sherly itu di pipinya.


“Aku senang banget, saat aku dengar kamu akan berusaha untuk menerima aku,apalagi kamu juga akan menerima kekurangan dan kelebihan aku,aku tidak tahu harus mengungkapkan bagaiman rasa sengangnya aku saat ini,dan aku janji sama kamu,aku akan berusaha untuk memperlakukan kamu dengan baik,agar kamu bisa benar-benar cinta sama aku”ucap Alex tersenyum,ia mengusap pipinya menggunakan tangan Sherly yang ia letakan di pipinya.


“Aku tahu kamu pasti salah sangka sama ibu kamu,kamu pikir ibu kamu berusaha untuk menjelek-jelekan kamu di depan aku, agar ibu kamu menjadi akrab dengan aku,tapi nyatanya pikiran kamu salah,ibu kamu menceritakan kejelekan kamu ke aku, agar aku dapat menerima kamu apa adanya,dan ibu kamu juga ingin agar aku dapat merubah kamu menjadi orang yang lebih baik lagi,karena ibu kamu telah mempercayakan itu ke aku,aku pasti akan berusaha sebaik mungkin untuk merubah kamu menjadi lebih baik lagi”ucap Sherly sambil tersenyum tulus.


“Terima kasih,aku gak tahu aku harus bicara apa lagi, untuk mengungkapkan rasa terima kasih ini,karena kata-kata kamu yang tulus dan lembut itu, seolah telah masuk kedalam hatiku yang terdalam”ungkap Alex sungguh-sungguh.


*****


Mohon maaf bila ada salah kata.


Jangan lupa dukungannya😊

__ADS_1


__ADS_2