
Di sebuah restoran ternama.
Saat ini Bella yang merupakan salah satu sahabat baiknya Sherly.Ia kini sedang berada di sebuah toilet khusus wanita.
“Kapan ya Sherly datang?”tanya Bella pada dirinya sendiri,ia berkata seperti itu karena ia telah meminta Sherly untuk datang.
“Sudahlah mungkin saat ini dia masih berada di perjalanan,dan mungkin sebentar lagi dia akan sampai”ucap Bella sambil berjalan keluar dari toilet.
Saat Bella telah berjalan cukup jauh.Ia yang kini berada di jarak yang cukup dekat dari tempat Bara duduk,tiba-tiba Bella menghentikan langkahnya saat melihat Bara sedang mengobrol dengan seorang wanita.
“Baru juga di tinggal sebentar,sudah ada yang dekatin saja.Memang dasar ya kalau cowok tampan!,pasti selalu banyak yang suka”ucap Bella yang dapat melihat tatapan kagum dan memuja dari wanita yang ada di hadapan Bara.
Bella pun langsung berjalan mendekat,ia duduk di samping Bara dan memperhatikan obrolan mereka berdua.
“Sudah lama banget aku nggak ketemu kamu,aku kira kamu bakal jadi dokter,tapi
ternyata kamu malah jadi pengusaha”ucap seorang wanita bernama Abel.
“Iya,seperti yang kamu lihat.Aku dulu memang ingin jadi dokter,tapi karena itu perusahaan peninggalan papa aku,jadi aku nggak bisa untuk menolak itu”jawab Bara santai,ia seolah tidak menyadari kedatangan Bella.
Bella yang hanya diam saja itu,ia pun merasa sedikit kesal saat melihat jika Bara tidak menyadari kehadirannya.
“Ekhmmm”Bella terbatuk dengan keras seakan berusaha untuk menarik perhatian Bara.
Dan akhirnya Bara sadar akan kehadiran Bella.
“Sayang,kapan kamu datang?,kok nggak bilang sih”ucap Bara kaget dengan nada selembut mungkin.
‘Sayang palamu!.kamu nya saja yang terlalu fokus berbicara dengan wanita itu,hingga tidak sadar saat aku datang’pikir Bella mengabaikan pertanyaan Bara.
“Oh iya,kenalin dia namanya Abel,dia merupakan salah satu teman dekat aku saat kuliah dulu.Dia itu orangnya baik”ucap Bara yang terdengar seperti sedang memuji Abel.
Bella yang mendengar itu,ia hanya diam dengan tangan terkepal karena kesal.Kalau saja ia bisa menurunkan sedikit gengsinya saja,ia pasti akan marah dan memaki wanita itu.
__ADS_1
“Baik?,itu menurut pandangan kamu saja kali,lagipula dia baik pasti ada maunya”ucap Bella cuek,ia langsung saja mengutarakan apa yang ada dipikirannya itu.
“Sayang,jangan seperti itu,dia itu memang orang yang terkenal baik dan tulus”ucap Bara berusaha sabar akan sikap Bella.
Abel yang mendengar pujian Bara diam-diam tersenyum senang.
“Saya Abel,salam kenal”ucap Abel sambil mengulurkan tangannya ke arah Bella,berusaha untuk terlihat baik.
Bella yang melihat itu,ia hanya diam tanpa berniat mengulurkan tangannya pada Abel.
Jangan salah,meskipun Bella merasa gengsi untuk menunjukkan rasa cemburunya itu,tapi Bella sudah di kenal Bara dengan orang yang jujur akan orang yang tidak di sukai nya.
Abel yang melihat itu,ia pun langsung menarik uluran tangannya sambil tersenyum canggung.
“Sayang jangan bersikap ke kanak-kanak deh”ucap Bara yang merasa sedikit kesal, saat melihat Abel yang sudah seperti sahabat baiknya itu,di perlakuan seperti itu.
“Kita itu datang ke sini bukannya karena ingin double date barengan Sherly dan Arnam kan?”ucap Bella dengan sarkas, ucapannya terdengar seperti mengusir Abel secara halus.
“Iya aku tahu,tapi bukankah mereka masih berada di perjalanan,jadi apa salahnya jika kita mengobrol dengan sahabat aku sebentar”ungkap Bara dengan nada lembutnya dan menatap ke arah Bella penuh pengertian.
‘Selama ini aku belum melihat Bara bersikap selembut itu pada wanita manapun. Termasuk aku’batin Abel yang berusaha menahan kekesalannya itu.
“Sahabat?,heh?!,mana ada persahabatan antara laki-laki dan perempuan tanpa adanya perasaan.Mungkin kamu hanya menganggap dia sahabat,tapi belum tentukan dia anggap kamu sahabat juga?!”ucap Bella dengan nada terdengar sedikit kesal sekaligus sinis.
Bella memandang ke arah Abel dengan tatapan permusuhan,sedangkan Abel langsung menunduk seolah terlihat takut dengan tatapan Bella.
Bara yang melihat itu,tiba-tiba ia mulai merasa kesal dan emosi akan sifat Bella.
“Cukup Bella!,jangan jadi kayak anak kecil deh!”ucap Bara yang tanpa sadar membentak Bella.
Bella yang di bentak seperti itu,ia pun langsung terkesiap karena kaget.Meskipum ayahnya bukan ayah yang baik baginya,tapi jujur Bella selama ini belum pernah di bentak seperti itu.Apalagi ia dibentak oleh orang yang ia sayang,dan orang yang selalu mengatakan kata-kata cinta padanya.
‘Sialan,berani-beraninya dia bentak-bentak aku'pikir Bella marah dan tidak terima.
__ADS_1
Belum lagi Bella merasa malu saat melihat orang-orang yang juga sedang makan di restoran langsung melihat kearahnya
Tak lama setelah mengatakan itu,Bara pun langsung sadar akan kesalahannya itu.Ia hendak meminta maaf dan mengakui kesalahannya itu.
Tapi sebelum itu Bella langsung bangkit dari duduknya.
“Sialan dasar cowok brengsek!.Menyesal saya sudah beri kesempatan sama kamu”ungkap Bella sambil memukul pundak bara dengan sangat keras menggunakan tas yang ia bawa.
“Bukkk”Bella memukul Bara karena merasa marah,dan merasa sedih yang berusaha ia pendam saat mendengar nada bentakan Bara.
“Jangan kejar saya!.Saya nggak sudi jika harus menjadikan laki-laki bodoh dan tidak punya pendirian kayak kamu itu sebagai suami saya”ucap Bella sebelum berjalan pergi.
Sedangkan Bara yang mendengar itu,ia langsung mematung karena terkejut dengan kata-kata Bella.
Setelah itu Bara pun bangkit dari tempatnya,dan hendak mengejar Bella saat sadar dari lamunannya itu,tanpa peduli dengan rasa sakit di pundaknya.
Tapi tiba-tiba Abel langsung menghentikan langkahnya.
“Tunggu Bara,kamu itu sekarang sedang terluka karena perempuan tadi.Jadi untuk apa kamu mengejar perempuan kasar seperti dia,lebih baik biarkan aku untuk mengobati kamu”ucap Abel sambil menatap Bara dengan tatapan penuh perhatian.
Bara yang mendengar itu,ia pun langsung menatap ke arah Abel dengan tajam.
Bara akhirnya sadar akan maksud dari perkataan Bella.Rupanya Abel menginginkan hubungan lebih dari persahabatan,hanya saja dirinya yang bodoh dan tidak menyadari akan hal itu.
“Ingat ini Abel!,Bella itu calon istri saya,dan kamu tidak lebih hanya sahabat saya”ucap Bara penuh penekanan.
Lalu setelah itu Bara langsung berjalan keluar dari restoran untuk mengejar Bella.
Sedangkan Abel hanya diam mematung karena kaget akan kenyataan itu.
*****
Maaf baru bisa up sekarang.
__ADS_1
Maaf juga bila ada salah kata
Mohon dukungannya.