
Di malam harinya.
Saat ini Sherly yang berada di kamarnya itu,ia sedikit termenung seolah memikirkan sesuatu.
“Selama ini Lexi telah baik padaku,tapi sayangnya aku belum sama sekali menjadi istri yang baik untuknya”ucap Sherly dengan sedikit lirih.
“Ya sudahlah aku cari tahu saja tentang cara menjadi istri yang baik di internet”ucap Sherly lagi.
Setelah itu,Sherly pun menyalakan ponselnya,ia mencari berita di internet tentang menjadi istri yang baik.
“Ah ketemu,lebih baik aku coba cara yang mudah dulu aja yaitu menyambut suami pulang”ucap Sherly,lalu setelah itu,ia langsung menatap kearah pintu yang sedang tertutup.
“Iya juga sih,aku kan selama ini nggak pernah menyambut Lexi pulang,karena selama ini dia selalu pulang di saat aku sudah tertidur,dan itu sudah sangat larut ”ucap Sherly lagi dengan nada yang lebih lirih.
Dan setelah itu,Sherly pun bangkit dari duduknya.
Sherly berjalan kearah sofa yang tepat di samping pintu.
Setelah itu,Sherly pun duduk.
“Mungkin ada baiknya jika aku melihat video atau cari-cari berita di internet sembari menunggu Lexi pulang”ucap Sherly pada dirinya sendiri.
Dan setelah mengatakan itu,Sherly mengambil ponselnya,ia memainkan ponselnya sangat lama hingga tak terasa ia tertidur di sofa.
Sementara saat ini Alex yang telah memasuki mansionnya itu,ia berjalan kearah tangga dengan langkah sedikit pelan.
Alex pun kembali mengingat apa yang telah dikatakan Doni sebelum doni pamit padanya.
“Menurut informasi yang saya dapatkan,saya tahu jika Rendi berniat mendekati Anda,karena ia ingin mendapatkan informasi tentang nyonya Sherly dari anda sendiri”kata Doni yang terngiang-ngiang di kepalanya.
Dan tiba-tiba langkah Alex terhenti saat ia mengingat tentang apa lagi yang di katakan Doni,dan hal itu terus terngiang-ngiang di kepalanya.
“Dan saya juga mendapatkan informasi jika Mark yang merupakan sekutu dari Rendi berniat menculik nyonya,apalagi ada satu hal yang membuat saya sedikit khawatir terhadap keselamatan nyonya,yaitu Mark berniat memerintahkan orang-orang kepercayaannya dan orang-orang kepercayaannya Rendi untuk bekerjasama menculik nyonya,mungkin saya tidak akan merasa khawatir jika hanya Rendi yang berniat menculik nyonya,tapi ini berbeda tuan,karena saya dengar jika anak buah dari tuan Mark sangat setia,mereka rela melakukan apa saja demi tuan Mark,itu yang sedikit saya khawatir kan tuan”kata Doni itulah yang selalu terngiang-ngiang di kepalanya.
Dan Bahkan Alex saat sedang memikirkan rencana untuk mengirim Sherly ke tempat yang aman.
Bukan karena Alex tak yakin dengan kemampuannya sendiri,tapi ia melakukan ini demi keselamatan Sherly.
__ADS_1
“Sepertinya aku harus lebih memikirkan keselamatan Sherly dulu,baru setelah itu aku akan mengurusi masalah perusahaan”ucap Alex pada dirinya sendiri.
Setelah mengatakan itu,Alex pun kembali melangkahkan kakinya menuju kamar.
Dan saat Alex membuka pintu kamar,yang pertama ia lihat adalah kasur yang terlihat kosong.
“Kemana Lili saat ini?”ucap Alex heran.
Tapi saat pandangannya ia arahkan ke arah samping,dan akhirnya Alex tahu jika Sherly sudah tertidur di sofa.
“Kenapa tidur di sini sih?”ucap Alex sambil menghela nafas panjang.
Setelah itu,Alex pun berjalan kearah Sherly,dan saat ia berada tepat di hadapan Sherly,Alex yang awalnya ingin membangunkan Sherly tapi tak tega saat melihat Sherly tertidur sangat pulas.
Tiba-tiba saat tubuh Sherly yang tertidur itu berusaha untuk mencari posisi nyaman,handphone milik Sherly hampir saja terjatuh.
"Crepp" Tapi untungnya Alex langsung menyanggah handphone Sherly itu.
“Duh Lili ini,kenapa juga dia nggak taruh ponselnya di posisi yang aman,Untung saja tidak terjatuh”ucap Alex sambil memandang kearah Sherly yang masih tertidur dengan sangat pulas.
Beruntung ponsel Sherly tidak memakai kata sandi,hingga akhirnya Alex tahu apa yang sedang di lakukan Sherly.
Dan setelah itu,Alex memandang kearah Sherly sambil tersenyum kecil.
Tanpa menunggu lama,Alex meraih tubuh Sherly dengan hati-hati,dan ia pun berjalan kearah kasur.
Setelah sampai,Alex langsung membaringkan tubuh Sherly dengan hati-hati dan penuh kelembutan.
“Tanpa kamu harus bersusah-payah untuk menjadi istri yang baik pun aku sudah menganggap kamu istri terbaikku,tapi terima kasih karena telah mau berusaha untuk menjadi istri yang baik untukku”ucap Alex pelan,sambil mengusap pucuk kepala Sherly.
Setelah itu,Alex langsung berjalan kearah sisi lain,dan ia pun berbaring di samping Sherly.
Alex menyelimuti Sherly dan dirinya.
“Selamat tidur sayang”ucap Alex pelan tepat di telinga Sherly
Dan setelah itu,barulah Alex ikut tertidur.
__ADS_1
Keesokan harinya.
Di pagi-pagi sekali,Alex sudah berada di perusahaan,ia kini sedang membahas tentang keamanan Sherly.
“Bagaimana menurut kamu tentang solusi dari masalah ini?”tanya Alex sambil menatap kearah Doni.
Alex saat ini terus berfikir akan keselamatan Sherly,ia selalu waspada terhadap Rendi dan Mark.
Alex benar-benar tak akan membiarkan hal buruk terjadi pada Sherly,ia juga tidak akan membiarkan Rendi atau Mark untuk menyakiti Sherly,bahkan jika Rendi dan Mark hanya berniat memandang Sherly,ia tidak akan mengizinkan hal itu.
“Menurut saya sebaiknya kita kirim nyonya ke tempat yang aman,atau desa terpencil,bukankah kita memiliki sebuah desa dengan keamanan tinggi,dan di desa itu juga banyak sekali anak buah anda yang sangat setia pada anda tuan”ucap Doni memberi usul.
Alex yang mendengar itu,ia pun diam untuk beberapa saat.
Ya!,Alex memiliki sebuah desa dengan banyaknya anggota darinya yang setia tinggal di sana,karena Alex banyak memiliki anak buah yang setia,l yang berasal dari anak jalanan,atau anak-anak yang tidak memiliki orang tua.
Alasan Alex memilih mereka karena mereka butuh perlindungan,dan butuh didikan agar bisa menyambung hidup dengan baik.
“Tapi desa itu sangat jauh dan butuh sehari penuh untuk sampai di sana,apalagi jika kita ingin sampai ke sana tidak bisa menggunakan jalur udara,hanya bisa menggunakan jalur darat”ucap Alex mengutarakan keberatannya.
Sontak Doni yang mendengar itu,ia pun hanya diam,karena tuannya yang berhak untuk mengambil keputusan,dan ia hanya memberikan saran saja.
Dan setelah cukup lama diam,dengan wajah berfikir,Alex pun kembali angkat suara
“Baiklah aku akan mengikuti saran kamu, sepertinya saran kamu ada benarnya juga”ucap Alex yang akhirnya mengambil keputusan.
“Mungkin dalam dua hari dari ke depan aku akan mengirim Sherly ke tempat itu,tapi berapa lama waktu yang kita perlukan untuk mengalahkan Rendi dan Mark beserta anak buahnya itu?”tanya Alex diakhir kalimat.
“Saya tidak tahu pasti kapan itu semua selesai tuan,tapi menurut saya itu bisa 1 tahun,2 tahun,atau bahkan 5 tahun,dan itu tak bisa di pastikan,tapi yang jelas saya percaya dengan kemampuan anda,dan anggota kita tuan”ucap Doni menerangkan.
“Ok,biar nanti aku akan diskusi kan tentang keputusan ini dengan Lili”ucap Alex pada Doni.
Dan tanpa di duga ada seorang mata-mata yang dikirimkan oleh Rendi secara diam-diam di perusahaan Alex.
Mata-mata itu sedang diam mendengarkan obrolan antara Alex dan Doni.
“Aku harus beri tahu hal ini pada tuan Rendi”ucap laki-laki itu yang langsung pergi.
__ADS_1