
Keesokan harinya.
Saat ini Sherly telah turun dari dalam mobil,ia sekarang telah berdiri di depan gerbang perusahaan milik Alex,Sherly datang ke perusahaan Alex hanya ingin mengantar makanan untuk Alex.
“Nona sepertinya saya akan pergi karena ada urusan yang harus saya kerjakan,tapi anda tidak usah khawatir karena ada para pekerja keamanan yang akan mengantar anda masuk”ucap Fani sambil menatap kearah Sherly melalui kaca mobil.
“Iya kamu tidak usah khawatir,kamu bisa langsung mengerjakan tugas yang ingin kamu selesaikan,karena saya juga bisa masuk sendiri”jawab Sherly
Fani yang mendengar itu,ia pun langsung menatap kearah salah satu penjaga keamanan yang sedang berdiri di depan gerbang perusahaan.
Penjaga keamanan yang merasa di tatap itu,ia pun langsung mendekat kearah Fani.
“Ada yang perlu saya lakukan?”tanya penjaga itu sopan,ia tahu jika Fani memiliki pangkat lebih tinggi darinya.
“Kamu tolong ajak nyonya masuk ke dalam,hari ini saya tidak bisa mengantar nyonya karena ada beberapa urusan yang harus saya kerjakan”ucap Fani dengan nada perintah.
“Baik”jawab penjaga itu dengan patuh.
Dan tanpa menunggu waktu lama,mobil Fani pun berjalan pergi meninggalkan perusahaan Alex.
Sherly yang awalnya hanya diam memperhatikan mobil Fani yang sudah berjalan pergi itu,ia pun langsung berbalik setelah memastikan jika mobil Fani telah benar-benar pergi.
Tapi saat Sherly baru berjalan beberapa langkah,tiba-tiba langkahnya langsung terhenti saat ia mendengar seseorang memanggil namanya.
“Sherly”panggil orang tersebut.
Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung berbalik,dan pada saat ia melihat siapa yang memanggilnya itu,ia pun sempat tertegun.
‘Amel’.batin Sherly.
'Ya' orang itu adalah Amel,ia terlihat tersenyum bahagia saat memanggil nama Sherly.
“Ada apa?,kenapa kamu bisa ada di sini?”tanya sherly berusaha bersikap biasa saja.
“Aku?,kalau kamu tanya kenapa aku di sini ya jawabnya karena aku sedang jalan-jalan di sekitar sini”jawab Amel sambil tersenyum.
“Oh seperti itu,kalau begitu aku masuk dulu ya”pamit Sherly.
Dan saat Sherly hendak berbalik,tapi lagi-lagi suara Amel membuat aktivitas Sherly terhenti.
“Kamu lagi hindari aku ya?”tanya Amel dengan nada sedih.
__ADS_1
Sebenarnya Amel tahu jika Sherly sedang berusaha menghindarinya,ia juga sempat marah saat Sherly mengabaikan telepon darinya.
Tapi karena kegigihannya itu,ia sampai datang ke sini karena ia tahu jika Sherly akan ke sini disaat Sherly tidak memiliki jadwal kuliah.
‘Aku dengan susah payah mencari tahu tentang jadwal kuliah Sherly,sampai-sampai aku menanyakan salah satu teman yang satu ruangannya dengannya,bahkan aku rela membayar mahal orang itu hanya untuk informasi ini,tapi tenang saja saat rencanaku berhasil,uang yang aku keluarkan tidak akan ada artinya’.batin Amel sambil tersenyum.
“Hindari kamu?,nggak!,itu mungkin cuman perasaan kamu saja”jawab Sherly beralasan.
“Yah kalau gitu kenapa kamu seperti terburu-buru saat melihat aku,dan kalau memang kamu benar-benar berniat untuk tidak menghindari aku maka bolehkah aku ikut sama kamu?”Ucap Amel dengan nada lemah.
Sherly yang mendengar itu,ia pun hanya diam untuk beberapa saat,Sherly telihat berfikir.
‘Gimana ya?,kalau aku tolak dia pasti tahu kalau aku sedang berusaha menghindar darinya,dan kalau nanti dia terbukti sudah berubah,dan kecurigaan aku ini salah,aku pasti akan merasa bersalah padanya’.batin Sherly.
“Baiklah kamu boleh ikut sama aku untuk masuk ke dalam perusahaan”akhirnya Sherly menyetujui permintaan Amel.
Dan setelah mengatakan itu,Sherly dan Amel pun berjalan memasuki perusahaan Alex dengan penjaga keamanan yang ikut mengiringinya.
Tak lama mereka pun sampai di ruangan Alex.
“Nyonya sepertinya tuan Alex sedang tidak diruangannya mungkin ia sedang ada meeting”ucap pengawal yang tadi mengantar Sherly menuju ruangan Alex.
“Kalau begitu saya pamit undur diri”ucap pengawal itu lagi.
Sherly yang mendengar itu,ia pun lagi-lagi hanya menjawab dengan anggukan.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Sherly,pengawal itu pun pergi meninggalkan Sherly dan Amel yang sedang berada diruang milik Alex.
Sherly yang melihat kepergian pengawal itu,ia pun mengajak Amel untuk duduk di sofa.
Dan setelah mereka berdua duduk,suasana hanya hening untuk beberapa saat.
“Maaf ya jika aku telah mengganggu waktu kamu,aku benar-benar hanya ingin ikut dengan kamu sekaligus mengobrol bersama kamu”ucap Amel disertai nada sedih miliknya.
“Nggak apa-apa,kamu kan hanya ingin mengobrol bersama aku,jadi tenang saja nggak usah sungkan begitu”jawab Sherly.
Dan tiba-tiba saat mereka sedang mengobrol,datanglah seorang wanita yang menghampiri Sherly dan Amel.
“Nyonya tuan Alex memanggil anda”ucap wanita itu memberi tahu.
”Memangnya Lexi sekarang berada di mana? Eh maksudnya Alex”tanya Sherly kepada sekertaris itu.
__ADS_1
“Anda tidak usah khawatir saya akan menunjukkan tempat tuan Alex,jadi mari ikut saya nyonya”ucap wanita itu,yang ternyata seorang sekretaris.
“Ya sudah ayo Amel kamu ingin ikut juga kan?”tanya Sherly.
“Nggak usah sher,aku di sini aja kamu bisa pergi menemui Alex,lagipula kamu tidak usah khawatir tentang aku,jadi kamu bisa ke sana tanpa aku,karena aku juga tidak ingin mengganggu waktu berdua milik kalian”jawab Amel beralasan.
“Nggak ganggu kok,tapi kalau kamu ingin di sini ya sudah nanti aku ke sini lagi secepatnya,karena aku hanya ingin mengantar makanan yang aku bawa ini aja”ucap Sherly yang dari tadi memegang sebuah tempat makan,yang berisi makanan.
Setelah itu,Sherly pun langsung pergi bersama sekertaris itu untuk menemui Alex.
Sementar Amel yang ditinggal sendirian,ia tiba-tiba tersenyum puas.
‘Kesempatan bagus’.batin Amel
Amel pun langsung bangkit dari duduknya,ia berjalan ke meja kerja milik Alex.
Setelah sampai,Amel mencari-cari sebuah dokumen yang menurutnya penting.
Amel mencari dokumen yang ia pelukan,ia mencari dokumen itu diantara tumpukan dokumen lainnya yang ada di meja.
‘Ketemu! ini kelihatannya adalah dokumen yang paling penting diantara yang lainnya’.batin Amel.
Setelah mendapatkan dokumen yang ia perlukan,tiba-tiba pandangan matanya teralihkan dengan kamera cctv yang ada di dinding.
‘Duh ternyata ada cctv,tapi tenang saja Amel kamu nggak usah takut,kamu hanya perlu berfikir apa yang akan kamu lakukan,ayo berfikir Amel!!'.batin Amel sedikit gelisah.
Amel pun hanya diam sambil memegang dokumen itu dengan erat,seolah ia sedang berfikir.
‘Ah iya aku punya ide’.batin Amel senang
Dan tanpa menunggu waktu lama Amel pun berjalan menuju ruang pengawas,di situ merupakan tempat orang yang mengawasi keamanan melalui CCTV.
Setelah sampai Amel melihat seorang laki-laki yang sedang menghadap kearah layar monitor.
“Hey aku ada tawaran menarik untuk kamu”ucap Amel kepada laki-laki itu.
*****
Maaf bila ada salah kata.
Mohon dukungannya.
__ADS_1