ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 78


__ADS_3

Tiba-tiba saat Sherly hendak meminum jus jeruk itu,tapi sebelum Sherly sempat meneguk minumannya itu,seorang anak kecil menyenggol Sherly hingga membuat gelas yang ada di tangan Sherly pecah.


" Pranggg " Gelas itu pun pecah dan jus jeruk itu pun berserakan kemana- mana.


Amel yang tadinya tersenyum,tiba-tiba ia merubah ekspresinya itu,ia terlihat mengeraskan wajahnya untuk sesaat,dan tangannya pun terkepal di bawah meja.


‘Sial! sial!! sial!!!,gagal kan rencana yang telah aku susun matang-matang,kenapa juga sih anak itu lagi yang muncul,dan kenapa juga dia bisa menggagalkan rencana ku ini’.batin Amel terlihat kesal dan marah.


“Kakak cantik maafin aku,aku nggak sengaja menyenggol kakak,terus jus kakak jadi jatuhkan kan karena aku,aku minta maaf ya kakak cantik”ucap anak yang rambutnya tergerai itu sambil menunduk.


Sherly yang awalnya terlihat kaget,ia pun merubah ekspresi nya saat mendengar perkataan anak itu.


“Iya nggak apa-apa,kamu nggak usah sedih gitu dong,nanti kakak juga bisa beli lagi yang baru”jawab Sherly menenangkan sambil menatap ke arah anak kecil itu.


“Tapi aku kan sudah buat minuman kakak tumpah,memangnya kakak nggak marah sama aku”ucap anak itu dengan polos.


“Nggak apa-apa itu hanya sebatas minuman saja,dan adik yang imut ini juga jangan sedih lagi ya,oh iya nama adik siapa?,kok kamu lucu banget sih”ucap Sherly berusaha menghibur anak kecil tersebut.


“Nana,nama aku Nana”jawab anak itu dengan nada imutnya.


“Nana,nama yang bagus banget,oh iya nama kakak Sherly,adik bisa panggil kak Sherly juga boleh”ucap Sherly ramah sambil tersenyum lebar.


“Nana sayang,kamu jangan lari-lari nak”


ucap seorang ibu yang sedang berlari mendekat ke arah tempat Sherly duduk.


“Oh ada apa ini?,dan kenapa ada gelas pecah?”ucap ibu itu lagi.


“Mamah Nana tadi menyenggol kakak cantik,terus minumannya tumpah deh,Nana sudah minta maaf kok,dan kakak cantik juga maafin Nana”ucap anak itu mengadu kepada ibunya itu.


“Oh maafin anak saya ya,dia memang begitu anaknya suka ceroboh,dan sebagai permintaan maaf saya biar saya ganti minuman anda dengan yang baru”ucap ibu itu dengan sopan.


“Oh tidak usah,nggak apa-apa kok ngga diganti juga nggak masalah”jawab Sherly sambil tersenyum tulus.


“Kalau begitu sekali lagi saya minta maaf ya,dan kami permisi dulu”ungkap ibu itu sopan dan ramah.


“Iya silahkan”jawab Sherly lagi.


Setelah itu,ibu dan anak itu berjalan pergi meninggalkan tempat Sherly dan Amel duduk.

__ADS_1


“Amel maaf ya minuman yang kamu pesan dengan susah payah sudah aku tumpahkan tanpa sempat aku minum,aku benar-benar nggak bermaksud untuk menyinggung kamu dengan menumpahkan minuman itu,aku juga nggak bermaksud menyinggung dengan perkataan ku tadi,aku hanya bermaksud untuk menenangkan anak itu saja,dan kejadian itu juga murni hanya sebuah kecelakaan”ungkap Sherly panjang lebar,dengan wajah yang terlihat merasa bersalah akan kejadian itu.


Amel yang melihat itu,ia pun segera merubah ekspresi nya itu.


“Nggak apa-apa sher,itu bukan kesalahan kamu kok”jawab Amel sambil tersenyum.


“Oh kalau gitu gimana kalau aku ambilkan lagi minuman buat kamu”lanjut Amel lagi.


Rupanya Amel masih belum menyerah akan rencananya itu.


“Nggak usah,aku soalnya ingin langsung pulang,kebetulan aku memiliki banyak pekerjaan yang harus aku urus”jawab Sherly menolak halus tawaran Amel.


Dan setelah itu,Sherly pun langsung bangkit dari duduknya itu.


“Kamu mau kemana Sher?”ucap Amel sambil bangkit,ia bertanya saat melihat Sherly bangun dari kursinya.


“Loh bukannya aku sudah bilang barusan ke kamu,kalau aku mau pulang ya”ucap Sherly menatap heran ke arah Amel.


Dan Amel yang mendengar itu,ia pun mengepalkan tangannya,berusaha untuk mencari alasan yang tepat agar Sherly tak merasa curiga.


‘Gawat karena aku terlalu fokus pada rencana ku,jadinya aku tidak terlalu mendengarkan ucapan dia tadi’batin Amel sambil berfikir.


”Oh”jawab Sherly singkat sambil menganggukkan kepala tanda mengerti.


Setelah itu,mereka berdua pun berjalan pergi meninggalkan cafe tersebut,setelah Amel membayar minumannya tadi.


Dan saat Sherly sudah berada di luar cafe, tiba-tiba ia melihat Fani yang sedang berjalan ke arahnya.


“Maaf karena aku baru datang menemui anda,


tadi saat aku telah sampai di depan universitas tempat anda sekolah,saya tidak melihat anda di sana,jadi butuh waktu bagi saya untuk menemukan keberadaan anda”ucap Fani dengan formal,dan sopan.


Sedangkan Amel yang melihat itu,ia hanya diam dengan tangan terkepal.


Dan Sherly yang melihat perlakuan Fani yang bersikap formal kepadanya itu,ia pun segera angkat suara.


“Tidak usah bersikap formal seperti itu Fani,aku juga bisa mengerti kesulitan yang kamu alami ini”jawab Sherly sambil tersenyum.


“Ya sudah kalau begitu,silahkan anda mengikuti saya,karena saya akan mengantar anda pulang”jawab Fani sambil menundukkan kepala kepada sherly sebagai tanda pamit.

__ADS_1


Setelah itu,Fani pun berjalan pergi terlebih dahulu,seakan ia sedang menuntun arah.


Sherly yang melihat itu,ia pun menatap ke arah Amel yang hanya diam.


“Amel,maaf ya seperti nya aku nggak bisa pulang bareng sama kamu,tolong kamu ngertiin aku ya,ya sudah kalau gitu aku pamit dulu”ungkap Sherly menjelaskan.


Setelah itu,Sherly pun langsung berjalan pergi mengikuti kemana Fani melangkah.


‘Harusnya aku yang ada di posisi kamu,dan harusnya aku lah yang dihormati oleh para bawahan Alex bukan kamu Sherly’.batin Amel.


Sementara itu saat ini Fani yang sudah berada di samping mobil.


Fani pun langsung membuka pintu untuk Sherly,dan setelah itu,Sherly pun langsung masuk ke dalam mobil itu.


Dan saat Sherly telah masuk,Fani pun menutupi kembali pintu mobil di mana tempat Sherly masuk tadi.


Fani pun berjalan ke arah depan,kemudian Fani pun duduk di kursi kemudi,dan ia pun mulai menyalakan mesin nya.


Tak lama mobil itu pun berjalan dengan kecepatan rata-rata.


Di dalam mobil.


“Fani kenapa kamu bersikap formal seperti itu di saat aku sedang bersama dengan Amel tadi?”ungkap Sherly dengan nada bertanya.


“Oh aku hanya ingin menegaskan tentang status kamu saja”jawab Fani sambil fokus mengemudikan mobilnya itu.


“Maksud kamu apa?”tanya Sherly dengan wajah heran,sekaligus penasaran.


“Saya curiga jika nona Amel tidak benar-benar tulus untuk berteman dengan kamu,


mungkin saja dia memiliki tujuan lain,atau dia ingin merebut tuan Alex melalui kamu”jawab Fani menjelaskan.


“Tapi aku lihat dia benar-benar bersikap baik kepada ku kok”jawab Sherly berusaha menepis ucapan Fani tadi.


“Ha..ha..,kamu tidak tahu seberapa lama aku


telah mengikuti tuan Alex,aku sudah sangat lama mengikuti beliau,jadi aku bisa tahu mana orang yang baik,dan mana orang yang berpura-pura baik,dan aku berkata seperti ini hanya bermaksud mengingatkan kamu saja”


jawab Fani panjang lebar,sambil tertawa hambar.

__ADS_1


__ADS_2