ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 67


__ADS_3

Saat ini Alex sedang berada di perusahaan miliknya,ia sedang duduk di kursi kebesaran miliknya,dengan Doni yang sedang duduk di hadapannya.


“Bagaiman apa kamu telah mendapatkan informasi tentang orang itu”ucap Alex dengan wajah serius.


“Ya tuan,seperti yang telah anda perintahkan,


saya telah mencari informasi tentang orang itu”jawab Doni.


“Bacakan!”perintah Alex.


“Berdasarkan informasi yang saya dapatkan,Tama merupakan seorang mahasiswa di sebuah universitas,tetapi tempat ia kuliah itu berbeda dengan tempat kuliah nyona sherly”ungkap Doni menjelaskan.


Rupanya Alex masih belum melupakan tentang masalah Tama,ia sampai memerintahkan Doni untuk mencari kan informasi yang ia inginkan.


“Universitas yang berbeda?,tapi kenapa dia bersikap seolah ia telah akrab dengan Lili?”tanya Alex.


“Itu karena memang sifat Tama yang terkenal akrab dengan siapa saja tuan”jawab Doni.


“Sepertinya memang benar mereka baru kenal,tapi orang yang bernama itu yang berusaha bersikap seoalh ia akrab dengan nyonya sherly”Lanjut Doni.


“Lalu apa tujuan dia mendekati Lili?”tanya Alex.


“Mungkin karena dia baru putus dengan pacarnya,dan berniat mencari pacar yang baru”jawab Doni seadanya,memang itulah informasi yang ia dapatkan.


“Kenapa dia bisa putus dengan pacarnya?”tanya Alex lagi.


“Kalau itu belum kita selidiki lebih lanjut,


karena itu berurusan dengan hal pribadi diantara mereka,tapi apakah anda ingin kita menyelidiki Tama lebih lanjut? jika anda masih merasa penasaran,maka saya akan menyelidiki lebih lanjut”ucap Doni panjang lebar.


“Ya sudah itu tidak perlu,tidak terlalu penting juga,tapi sekarang saya ingin bicara serius dengan kamu tentang masalah perusahaan”


jawab Alex dengan wajah serius.


Kemudian setelah itu,Alex dan Doni pun berbicara hal serius tentang masalah perusahaan.


Sementara itu di tempat lain.


Terlihat seorang wanita yang memakai pakaian seksi dan Ketat,ia sedang marah-marah kepada petugas keamanan.


“Awas minggir! saya ingin masuk ke dalam perusahaan,atas dasar apa kamu bisa melarang saya agar tidak masuk?!”ucap wanita itu dengan nada membentak.

__ADS_1


“Maaf nona,harap anda tidak melewati batas,kami di sini hanya melaksanakan tugas,jadi jangan sampai anda memaksa kami,untuk berbuat kasar kepada anda”ucap seorang petugas berbaju hitam


Para petugas itu berjumlah lima orang,mereka merupakan orang-orang terpilih yang akan mengatur keamanan di perusahaan milik Alex.


“Kamu! kamu tidak tahu siapa saya?,saya adalah nyonya masa depan kalian,jadi kalian jangan berbuat macam-macam dengan saya”ucap Amel dengan marah,disertai dengan ancaman.


“Maaf nona,saya tidak merasa takut dengan ancaman anda,jadi silahkan anda pergi dari sini”ucap pengawal yang lain.


“Kamu!”ucap Amel marah.


Amel pun hanya diam sambil menatap ke arah lima pengawal yang bertubuh besar dan tinggi.


Sebenarnya hanya dua pengawal yang sedang berbicara dengan Amel.


Sedangkan ketiga lainnya hanya menatap dengan diam ke arah Amel,karena ketiga pengawal tersebut sedang berada di jarak yang cukup jauh dari tempat Amel berada.


Setelah itu,Amel pun berbalik,ia pun berjalan pergi,tapi pada saat ia melihat kedua penjaga itu mulai lengah,ia pun dengan sekuat tenaga berlari masuk ke dalam perusahaan.


Tapi sayangnya sebelum Amel sempat masuk,ketiga pengawal yang dari tadi hanya diam sambil menata Amel itu,telah mencegah Amel masuk.


“Lepas! berani-beraninya kalian perlakukan saya seperti ini,kalau sampai Alex tahu ia pasti akan langsung memecat kalian semua”ancam Amel.


Sedangkan kedua petugas keamanan yang saat ini sedang memegang kedua tangan Amel itu,mereka pun membawa Amel keluar.


‘Sial!,sepertinya aku harus memiliki rencana lain,kalau begini terus,aku nggak akan bisa bertemu Alex,apalagi sudah dua hari aku ke sini dan berakhir di usir’.batin Amel saat ia di usir keluar.


Sementara saat ini Sherly yang sedang tidur, tiba-tiba terbangun saat handphone miliknya berdering.


Sherly pun mengucek matanya pelan,


kemudian ia pun membuka matanya secara perlahan.


Sherly bangun dari tidurnya,ia pun mengambil handpone miliknya,dan mengangkat sambungan telepon.


“Hallo”ucap Sherly dengan suara serak,karena baru bangun tidur.


“Hallo hallo”jawab suara yang keluar dari handpone milik Sherly,disertai dengan nada ejekan.


“Enak banget ya kamu Sherly,udah beberapa hari ini kamu nggak masuk kuliah,kamu ke mana aja sih?,aku selalu nanya ke Bella tentang kamu,tapi dia selalu diam setiap aku tanya tentang kamu”Lanjut sebuah suara yang keluar dari handpone Sherly,yang ternyata adalah suara citra.


Sherly yang awalnya sedang memejamkan matanya karena merasa masih mengantuk, tiba-tiba langsung membuka matanya lebar-lebar saat ia tahu yang meneleponnya itu citra.

__ADS_1


“Citra”ucap Sherly terpekik kaget.


“Ya,ini aku citra,kenapa nada suara kamu terdengar kaget,memangnya kamu nggak tahu atau pura-pura nggak tahu,bukannya kamu harusnya melihat dulu siapa peneleponnya sebelum kamu mengangkat sambungan teleponnya itu”ucap citra panjang lebar.


“Oh citra maaf ya,aku masih banyak urusan jadi belum bisa kuliah dulu”ucap Sherly beralasan.


“Ya sudah aku matikan teleponnya dulu ya”lanjut Sherly.


“Eh tunggu,aku mau tanya kenapa Bella setiap aku tanya tentang kamu dia selalu menghindar”cegah citra,tidak ingin Sherly menutup sambungan teleponnya.


“Aku juga nggak tahu,kalau begitu aku matikan dulu sambungan teleponnya karena ada hal penting yang aku harus urus”ucap Sherly beralasan,setelah itu,ia pun benar-benar mematikan sambungan teleponnya.


“Dih,kok dimatikan teleponnya padahal kan Sherly belum jawab pertanyaan aku”gerutu citra,saat Sherly memutuskan sambungan teleponnya.


Sedangkan Sherly hanya dapat menghela nafas panjang.


“Sepertinya aku harus membujuk Lexi agar mengijinkan aku kuliah,karena sudah beberapa hari ini aku nggak kuliah-kuliah,lagipula kenapa citra bertanya begitu? ya sudah lah nanti aja pikirin nya”ucap Sherly pada dirinya sendiri.


Setelah itu,Sherly pun bangkit dari duduknya,


ia pun berjalan ke arah kamar mandi,setelah itu ia pun masuk,dan tak lama setelah itu, Sherly keluar dengan hanya mengenakan handuk


Sherly yang telah membersihkan tubuhnya itu,ia pun berjalan menuju lemari pakaian,


setelah itu,ia memilih baju yang akan ia kenakan.


“Uh,lapar banget,sepertinya sudah kelewat waktu makan siang karena aku ketiduran tadi”ucap Sherly pada dirinya sendiri,saat ia telah memakai pakaian,dan merasa kan perutnya yang terasa keroncongan.


Setelah itu,Sherly pun langsung berjalan keluar kamar,ia pun berjalan menuruni tangga,dan tak lama setelah ia cukup jauh berjalan,akhirnya Sherly sampai di ruang makan.


Di sana sudah ada makanan yang tersaji,dan masih terlihat uap panas yang mengepul,


sepertinya Rani baru saja menghangatkan kembali masakannya,karena ia tahu Sherly akan bangun di jam segini.


Setelah itu,Sherly pun menggeser kursinya itu,kemudian ia pun duduk,dan memulai acara makan.


****


Mohon maaf bila ada salah kata.


Mohon dukungannya🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2