
Sontak saja Amel yang mendengar cerita itu, tubuhnya langsung bergetar karena rasa takut bercampur rasa marah.
‘Jadi semua rencana yang telah kubuat telah di ketahui oleh Alex,tapi kenapa dia bisa tahu itu?,kenapa?!’.batin Amel dengan marah.
“Kenapa kamu bisa tahu semua rencanaku Alex?,kenapa?”tanya Amel sambil menatap kearah Alex.
“Aku tahu kamu adalah orang suruhan ayah kamu,dan aku tahu jika kamu hanya di jadikan alat oleh ayah kamu benarkan?”ucap Alex dengan nada bertanya diakhiri kalimat.
Amel yang mendengar itu,ia pun hanya diam tidak tahu harus berkata seperti apa.
Dan Sherly yang melihat Amel hanya diam saja itu,ia pun berjalan semakin mendekat kearah Amel.
“Amel”panggil Sherly.
Amel yang awalnya hanya diam sambil menunduk seolah ia sedang berfikir itu,ia pun langsung menatap kearah Sherly.
“Kamu tahu apa kesalahan yang telah kamu perbuat kepadaku”tanya Sherly menatap kearah Amel
Dan lagi-lagi Amel hanya diam,seolah ia tidak bisa lagi untuk berkata-kata.
“Kesalahan kamu itu adalah kamu telah menipu dan menghianatiku,aku awalnya sudah menganggap kamu sebagai temanku,karena aku pikir kamu benar-benar tulus saat mengakui kesalahan kamu waktu itu,tapi ternyata kamu bohong,dan aku paling tidak suka jika di bohongi”ucap Sherly menjeda sejenak ucapannya dan menunggu reaksi amel.
Tapi Amel hanya diam sambil menatap kearahnya dengan tatapan sinis.
“Aku tahu kamu mencintai Alex Amel,tapi tidak begini caranya,apalagi Doni berkata jika kamu sering berencana untuk mencelakai aku,dan untungnya bawahan Alexlah yang menggagalkan rencana itu”ucap Sherly yang menjeda kembali ucapannya itu.
Sherly melihat Amel terlihat kaget saat mendengar ucapannya itu.
Tangan Amel terlihat sedang mengepal erat,di saat Doni telah melepaskan cengkramannya dari tangan Amel.
‘Jadi kenapa setiap kali aku ingin mencelakai Sherly secara diam-diam dan itu selalu gagal?!,dan ternyata itu semua di sebabkan oleh Alex’.batin Amel marah saat tahu jika semua rencananya selalu gagal karena Alex.
__ADS_1
“Kenapa Alex?!,kenapa kamu sampai melakukan segitu banyaknya usaha untuk melindungi Sherly,apa kamu tahu jika aku sangat mencintai kamu,tapi kenapa kamu tidak bisa mencintai aku?!”ucap Amel dengan menatap kearah Alex.
Sherly yang melihat itu,ia pun kembali angkat suara.
“Jika kamu benar-benar mencintai seseorang, seharusnya kamu bisa merelakan orang yang kamu sayang itu,dan jika kamu benar-benar tulus menyayanginya,relakan dia demi kebahagiaannya,dan itu yang namanya cinta”ucap Sherly lagi.
“Diam! aku tidak ingin mendengar ucapan kamu”ucap Amel marah.
Sherly yang mendengar itu,ia seolah tidak peduli dengan ucapan Amel tadi,dan Sherly pun kembali buka suara.
“Amel aku tahu kamu bukan orang yang jahat,aku juga sebenarnya sangat marah akan rencana ini,rencana dimana kamu ingin menjebakku dan memfitnah diriku,aku memang terlihat lemah dan baik,tapi sebenarnya aku juga punya rasa marah sekaligus kecewa,aku bisa maafin kamu atas kesalahan kamu yang ingin mencelakai ku,dan aku terima jika kamu benci ataupun ingin memukul aku,tapi...”ucap Sherly menjeda ucapannya dan menatap kearah Amel yang hanya diam mendengarkan apa yang ia katakan.
“Tapi aku tidak akan menerima jika aku difitnah,dan karena kesalahan kamu ini adalah kesalahan yang sulit untuk aku maaf kan,dan di sini aku juga ingin minta maaf mungkin karena rencana ini kamu merasa sangat marah karena merasa dibohongi,tapi aku hanya ingin agar kamu merasakan apa yang aku rasakan saat aku tahu kamu berbohong kepadaku,dan semoga dengan ini kamu bisa sadar dengan semua ini”ucap Sherly panjang lebar,ia berkata dengan nada berani.
Sementara Amel hanya diam saat mendengar ucapan Sherly.
“Amel aku juga sebenarnya sayang kepada kamu”ucap Alex menjeda sejenak ucapannya, walaupun ucapan Alex terdengar datar,tapi itu membuat wajah Amel yang awalnya sedih menjadi bahagia.
Dan Sherly tak sadar akan perasaannya itu.
“Benarkah itu?,lalu kenapa kamu tidak langsung meninggalkan Sherly?”tanya Amel sumringah.
“Tapi aku sayang kepadamu hanya sebatas seorang kakak yang menyayangi adiknya”ucap Alex melanjutkan ucapannya yang sempat ia jeda.
Amel yang awalnya terlihat bahagia,ia pun menjadi murung kembali.
“Dan apa yang lili katakan itu benar,bukankah jika kamu mencintaiku kamu harus merelakan aku dengan orang lain,dan jika kamu tetap memaksa untuk memiliki aku,bukannya itu berarti obsesi,dan bukan cinta”ucap Alex menjelaskan.
Amel yang mendengar itu,ia pun langsung pergi dari perusahaan.
Amel tak tahu harus bicara apalagi karena ia sudah tak memiliki tenaga lagi untuk berbicara.
__ADS_1
Dan setelah kepergian Amel,Alex pun melihat para karyawan yang ada di perusahaannya itu hanya diam.
“Mungkin kalian bertanya-tanya dengan siapa wanita yang ada di samping saya ini”ucap Alex,orang yang dimaksud wanita yang ada disampingnya adalah Sherly.
Dan saat menjeda ucapannya itu,Alex pun melihat para karyawan nya hanya diam,ia pun kembali angkat suara.
“Saya tahu kalian tidak berani bertanya,saya juga tahu kalian bukan karyawan biasa seperti karyawan Yang ada di perusahaan lain,tapi saat ini saya perkenalkan orang yang disamping saya dia bernama Sherly dan dia adalah istri saya,dan ingat jangan sampai informasi ini bocor ke publik sebelum saya yang mengungumkannya”ucap Alex datar.
“Baik tuan”jawab seluruh karyawan patuh.
Perusahaan yang saat ini Sherly kunjungi adalah perusahaan ke tiga terbesar dari perusahaan-perusahaan lain milik Alex,oleh karena itu,para karyawannya pun bukan orang-orang biasa.
Setelah itu,Alex pun membawa Sherly keruangan miliknya.
Setelah sampai Alex pun mengajak Sherly untuk duduk di sofa.
“Apakah benar apa yang kamu ceritakan tadi,jika kamu beberapa hari ini mengalami kesulitan Buang air besar?”tanya Alex langsung.
Sherly yang mendengar itu,ia pun sempat terkejut.
‘Kenapa dibahas yang itu sih,tadikan aku terpaksa bilang yang sebenarnya terjadi saat mendengar dari cerita Alex jika Doni orang yang telah memberiku obat pencahar,dan ternyata Alex masih ingat akan hal itu, padahal aku bermaksud untuk menceritakan itu hanya agar Alex tidak terlalu marah saat aku dengar cerita Alex tadi’.batin Sherly.
“Iya itu masalah pribadi tadi awalnya pas kamu cerita di depan Amel tentang Doni yang memberiku obat pencahar,aku hanya ingin menceritakan kejadian sebenarnya,dan aku harap kamu tidak akan menghukum Doni,karena aku tahu jika dia melakukan itu bukan hanya karena kemauannya,tapi memang mungkin itu agar rencana kita berjalan lancar,dan walaupun sedikit perubahan karena aku tahu rencana kalian tapi tetap saja Doni telah melakukan yang terbaik kan”ucap Sherly panjang lebar.
Alex yang mendengar cerita Sherly,ia pun langsung menatap kearah Doni yang ada dihadapannya itu.
“Kamu dengar apa yang Sherly katakan tadi,kamu tahukan jika Sherly telah mengalami masalah pencernaan hingga akhirnya kamu memberikan Sherly obat pencahar itu iya kan?”tanya Alex kepada Doni yang sedang berdiri.
“Tidak tuan saya tidak tahu itu,saya melakukan itu hanya karena memang itu rencananya”.jawab Doni jujur.
‘Suaminya saja tidak tahu,kenapa aku yang bukan siapa-siapanya bisa tahu’.batin Doni.
__ADS_1