ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 68


__ADS_3

Keesokan harinya.


Saat ini Sherly sedang berjalan keluar dari dalam mansion.


Seperti biasa,Fani yang saat ini sedang berdiri di samping mobil itu,ia yang melihat Sherly sedang berjalan ke arahnya itu.


Fani pun langsung membuka kan pintu mobil,dan mempersilahkan Sherly masuk.


Dan setelah itu,Sherly pun langsung masuk,


dan di ikuti dengan Fani yang berjalan masuk, dan duduk di kursi kemudi.


Setelah itu,mobil tersebut pun berjalan pergi meninggalkan mansion.


Tak lama setelah menempuh jarak yang cukup jauh,akhirnya mobil tersebut pun sampai,Fani pun memarkirkan mobil itu di tempat penyimpanan mobil.


Sherly dan Fani pun turun dari dalam mobil,


dan pada saat Sherly hendak masuk ke dalam gerbang perusahaan,tapi secara tiba-tiba suara perempuan berhasil menghentikan langkah Sherly.


“Sherly”panggil wanita itu dengan keras.


Sherly yang mendengar itu pun langsung berbalik,dan menatap ke arah orang yang memanggilnya itu.


Dan ternyata orang itu adalah Amel,Sherly pun hanya diam,ia melihat Amel sedang berjalan ke arahnya dengan wajah yang terlihat berseri-seri.


“Sherly,apa kabar?,sudah lama ya kita tidak bertemu?,gimana kabar kamu?,aku lihat sepertinya kamu baik-baik saja”ucap Amel secara beruntun,saat ia telah sampai di hadapan Amel.


“ iya aku Baik”jawab Sherly singkat.


Setelah itu,Sherly pun hanya diam,dan menatap heran ke arah Amel,ia bertanya-tanya di dalam hatinya,kenapa Amel bisa bersikap baik kepada dirinya.


“Ehm...,sebelumnya aku mau minta maaf ke kamu atas perlakuan aku yang tidak sopan ke kamu waktu itu”ucap Amel dengan sedikit ragu.


“Kenapa kamu secara tiba-tiba minta maaf ke aku?”tanya Sherly heran dengan sedikit curiga.


“Kok kamu bilangnya begitu sih sher,apa kamu nggak percaya kalau aku ini benar-benar ingin meminta maaf ke kamu?”ucap Amel dengan wajah yang tertunduk.


“Bukan! bukan kayak gitu,aku cuman heran aja,kenapa kamu bisa tiba-tiba minta maaf ke aku,bukan nya kamu yang kemarin ngotot banget agar aku tinggalin Lexi”Ungkap Sherly menjelaskan.

__ADS_1


“Apa kah salah jika aku ingin minta maaf ke kamu?,kenapa kamu segitu curiganya sama aku sih sher?”ucap Amel dengan memanggil nama panggilan Sherly yang terlihat akrab.


“Eh,bukan gitu,ya sudah kita bicarakan ini di tempat lain saja”ucap Sherly berusaha mengalihkan topik.


Setelah itu,Sherly pun mengajak Amel untuk mengobrol di sebuah cafe.


Sedangkan Fani yang melihat itu,ia hanya dapat diam,dan mengikuti ke mana Sherly pergi membawa Amel.


Awalnya Fani ingin mencegah Sherly untuk tidak terlalu dekat dengan Amel,tapi sepertinya Amel sudah lebih dulu membuat Sherly bersimpati kepadanya,jadi Fani hanya dapat pasrah mengikuti ke mana Sherly pergi


Tak lama setelah itu,mereka pun sampai di sebuah cafe yang berjarak cukup dekat dengan perusahaan Alex.


Dan saat ini Sherly sedang duduk dan saling berhadapan dengan Amel.


Sedangkan Fani ia berjalan untuk memesan minuman untuk Sherly dan Amel,dan tak lama Fani pun kembali dengan membawa


minuman untuk Sherly dan Amel.


Fani pun meletakan minuman itu di hadapan Sherly dan Amel.


Dan Sherly dan Amel pun langsung meminum minuman yang telah di bawakan Fani.


“Jadi apa yang ingin kamu katakan ke aku?,


kenapa kamu tiba-tiba minta maaf?”tanya Sherly membuka pembicaraan.


“Gini sher,aku sebenarnya sudah sadar kalau Alex itu sudah menjadi suami kamu,dan aku udah nggak berhak untuk mengambil Alex dari kamu,maka dari itu aku ingin meminta maaf ke kamu,atas perlakuan ku waktu itu”ucap Amel terlihat bersungguh-sungguh.


Sedangkan Sherly yang melihat itu,ia hanya diam,Sherly sebenarnya merasa sedikit curiga kepada Amel,tapi karena ia tidak ingin memiliki musuh,maka ia pun berusaha untuk percaya.


walaupun tak sepenuhnya Sherly percaya kepada Amel,tapi ia hanya bisa menjawab dengan anggukan,sebagai tanda telah memaafkan Amel.


“Terima kasih ya Sherly,kamu udah mau maafin aku,aku senang banget”ucap Amel dengan tersenyum,entah apa maksud dari senyum itu,hanya Amel yang tahu.


Sedangkan Sherly hanya dapat membalas perkataan Amel dengan senyuman.


“Ya sudah,kalau begitu aku permisi dulu ya Sher,soalnya aku masih banyak urusan,maaf banget ya Sher,aku nggak bisa ngobrol lama-lama sama kamu”ucap Amel sambil berdiri dari duduknya.


“Oh iya,silahkan!”jawab Sherly sambil menatap ke arah Amel.

__ADS_1


Setelah itu,Amel pun berjalan pergi meninggalkan Sherly dan Fani.


“Sherly,sepertinya kamu harus lebih berhati-hati dengan Amel”ucap Fani mengingatkan,


dengan nada bicara yang terlihat akrab.


Sherly yang melihat itu,ia hanya diam dengan wajah yang terlihat sedang berfikir.


Setelah itu,Sherly pun bangkit dari duduknya,


ia dan Fani pun berjalan keluar dari restoran.


Sherly dan Fani terus berjalan melewati jalan,dan tak lama mereka pun sampai di gerbang perusahaan milik Alex.


Setelah itu,Sherly dan Fani langsung berjalan masuk ke dalam perusahaan,saat para penjaga keamanan telah membuka kan pintu gerbang untuk mereka masuk.


Sherly dan Fani pun berjalan masuk dan melewati lorong-lorong,dan tak lama setelah itu,mereka pun sampai di ruangan Alex.


Sherly pun masuk ke dalam ruangan milik Alex,saat ia melihat Doni hendak keluar dari ruangan Alex.


Sedangkan Fani yang melihat Sherly masuk,ia hanya diam,dan menunggu di luar ruangan milik Alex.


Saat Sherly telah masuk ke dalam ruangan Alex,ia melihat Alex terlihat sangat fokus menatap ke arah berkasnya.


Sepertinya Alex tidak sadar akan kedatangan Sherly,karena tadi saat Doni ingin memberitahukan kepada Alex,tentang kedatangan Sherly,dan Sherly malah mencegahnya.


“Serius banget kamu kerjanya,sampai nggak sadar kalau aku datang ke sini”ucap Sherly,saat ia telah sampai di hadapan Alex.


Dan Alex yang saat itu sedang fokus menatap berkasnya itu,ia pun menoleh dan menatap ke arah Sherly.


“Lili,kapan kamu datang?,kebiasaan,kamu tuh kalau datang nggak pernah bilang-bilang ke aku dulu”ucap Alex sambil bangkit dari duduknya.


“Ya sudah ayo kita ngobrolnya di sofa,agar kita lebih nyaman saat ngobrolnya”ucap Alex sambil menarik tangan Sherly,dan menuntun Sherly untuk berjalan ke arah sofa.


Dan tak lama setelah itu mereka pun sampai,


kemudian Alex dan Sherly pun duduk dengan saling berdekatan.


“Ada apa kamu ke sini?,apa ada hal yang penting yang ingin kamu bicarakan dengan aku,kalau memang iya kamu bisa katakan aja secara langsung”ucap Alex panjang lebar.

__ADS_1


__ADS_2