
Hari berlalu begitu cepat,tidak terasa jika waktu ulang tahun Alex akan tiba besok.
Dan hari ini,di sore hari Sherly yang telah rapi mengenakan pakaian kasual miliknya itu,ia pun langsung turun dari kamarnya.
“Fani,antar aku ke toko yang menjual bahan-bahan untuk membuat kue”ucap Sherly pada Fani yang ada di hadapannya.
Fani yang mendengar itu,ia pun langsung mengangguk setuju.
Setelah itu mereka pun langsung berjalan keluar dari mansion.
Di dalam mobil.
“Fani,kira-kira Lexi akan pulang jam berapa?”tanya Sherly yang tak tahu pasti kapan kedatangan Alex.
“Sepertinya tuan akan pulang sangat larut,tapi kapan dan jam berapa datangnya saya kurang tahu”jawab Fani yang mulai terbiasa jika Sherly akan memanggil Alex dengan sebutan Lexi.
“Oh”jawab Sherly singkat.
Lalu mobil pun mulai melaju menuju toko yang menjual bahan-bahan terbaik untuk membuat kue.
Saat sampai Fani membantu Sherly untuk membawa bahan-bahan yang Sherly perlukan.
Setelah cukup mereka pun langsung kembali ke mansion.
.....
Di mansion.
Saat ini Sherly yang sedang membuat adonan kue ulang tahun itu,ia terlihat sangat sibuk.
“Nyonya,biar saya bantu anda membuat kue”ucap Rani saat tiba di samping Sherly.
Sherly yang mendengar hal itu langsung menatap ke arah Rani.
“Tidak perlu,biar aku saja”ucap Sherly pada Rani.
Entah kenapa Sherly ingin membuat kue ulangtahun spesial untuk Alex,ia ingin jika ia sendiri yang akan membuat kue itu,walau sebenarnya Sherly nggak terlalu ahli dalam membuat kue karena baru belajar beberapa kali.
Mungkin saja Sherly ingin mengucapkan sedikit rasa terima kasihnya itu melalui usahanya dalam membuat kue.
“Kalau begitu saya pamit dulu,tapi tolong jika anda membutuhkan sesuatu,katakan saja langsung pada saya”ucap Rani sopan,ia pun langsung berjalan menjauh dari Sherly karena sebenarnya Rani masih memiliki banyak pekerjaan lainnya.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat,hampir lima jam Sherly membuat kue ulangtahun.
Dan kalau ditanya kenapa bisa lama sekali Sherly membuat kue ulang tahun,
jawabannya karena Sherly nggak pandai membuat kue ulang tahun.Dan mungkin Sherly lumayan pandai dalam memasak,tapi tidak dalam hal ini.
“Akhirnya selesai juga”ucap Sherly sambil mengusap peluh di dahinya.
“Lebih baik aku taruh kue ini di kulkas aja agar terasa sedikit lebih dingin”ucap Sherly yang seolah sedang berfikir.
Setelah menyimpan kue itu,Sherly pun langsung ke kamar dan mandi untuk membersihkan tubuhnya.
__ADS_1
Tiga puluh menit kemudian Sherly keluar dengan mengenakan pakaian lengkap.
“Sepertinya Lexi sebentar lagi akan pulang”ucap Sherly pada dirinya sendiri.
Tanpa menunggu lama Sherly langsung mengambil kue itu dan membawanya ke atas.
Tepat pukul dua belas malam Alex pulang.
Sherly yang sengaja mengunci pintu kamar,dan tiba-tiba saat ia sedikit menguap, pintu di ketuk.
Tok tok tok
“Sial,aku lupa lagi nggak beli lilin”ucap Sherly dengan sedikit menggerutu,dan akhirnya Sherly pun memilih untuk langsung membuka pintu.
“Selamat ulang tahun”ucap Sherly saat pintu di buka.
Alex yang ada di depan pintu itu,ia pun sedikit mematung.Tapi kemudian ia langsung tersenyum dan mengusap rambut Sherly dengan sedikit kasar hingga rambut Sherly sedikit berantakan.
“Lexi”kesal Sherly atas perlakuan Alex itu,ia ingin merapikan rambutnya tapi tidak bisa karena kedua tangannya sedang memegang kue.
Alex yang melihat itu langsung terkekeh.
“Kamu lucu sih”ungkap Alex sambil merapikan rambut Sherly yang sedikit berantakan.
“Tapi nggak gitu juga kan caranya”ucap Sherly sedikit mendengus karena mendengus kesal.
Tentu saja Alex yang melihat itu,ia tidak marah karena ia tahu jika Sherly sangat membenci jika rambutnya di sentuh,apalagi sampai di acak-acak.Tapi tetap saja Alex melakukan hal itu,karena menurutnya Sherly lucu saat sedang kesal,seolah seperti kucing sedang marah.
“Kamu tahu hari ini ulang tahunku?,lalu kamu tahu dari siapa jika hari ini hari ulang tahun ku?”tanya Alex sambil melihat jam dua belas lebih beberapa menit.Dan hari telah berganti hingga tepat hari di mana ulang tahun Alex.
“Oh rupanya dari ibu,pantas saja dia meminta nomer ponsel kamu dari aku”ucap Alex pada Sherly.
Sherly yang mendengar itu,ia hanya mengangguk karena rasa penasaran yang tadi ia pendam akhirnya terjawab.
“Cobain deh kue buatan aku!.Tapi sebelumnya aku minta maaf karena nggak sempat beli lilin karena terburu-buru hingga lupa untuk membeli lilin”ucap Sherly menjelaskan,sambil memotong kue dan menyodorkan nya pada Alex.
Alex yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk sambil tersenyum seolah menenangkan kekhawatiran dan rasa bersalah Sherly.
Setelah menerima sepotong kue di piring,Alex menutup matanya sejenak lalu memakannya.
“Kenapa kamu tutup mata?”tanya Sherly pada saat Alex telah membuka mata dan memakan kue yang telah ia potong tadi.
“Berdoa”jawab Alex singkat.
“Berdoa?,apa doa kami tadi?”tanya Sherly penasaran.
“Rahasia”jawab Alex dengan senyum jenaka miliknya.
“Ishh,ya sudahlah terserah kamu"ucap Sherly yang merasa sedikit kesal karena ucapan Alex tadi.
Alex yang melihat itu,ia hanya tersenyum kecil.
'Aku harap Sherly selalu bahagia di mana pun dan kapan pun itu'kurang lebih seperti itu isi doa Alex.
__ADS_1
“Gimana rasa bolunya”ucap Sherly tiba-tiba dengan nada semangatnya.
“Ini beneran kue buatan kamu?”tanya Alex memastikan.
“Iya,kenapa nggak enak ya?,maaf kalau nggak enak”ucap Sherly dengan nada sedikit pelan.
“Kata siapa?,ini enak banget kok”ucap Alex sambil terus memakan kue bole yang berbentuk bulat dengan ukuran sedang.
Alex memakan itu dengan sangat lahap, seolah itu sangat enak hingga menyisakan setengah loyang.
“Masa sih,aku boleh coba kan?”tanya Sherly yang sebenarnya entah kenapa ia juga kelupaan untuk merasakan kue bole buatannya sendiri.Mungkin karena terlalu fokus membayangkan akan kejutannya untuk Alex.
“Jangan!”ucap Alex yang langsung membuat Sherly menatap kearahnya.
“Kenapa?,pelit banget sih,sedikit saja,aku tadi kelupaan untuk mencoba kue ini”ungkap Sherly menjelaskan.
“Ini kan kamu yang sudah beri kan untuk aku,jadi sesuatu yang sudah diberi,nggak bisa di minta balik”ucap Alex sedikit tegas.
Sebenarnya Alex tidak mengizinkan Sherly memakan kue itu,karena kue yang Sherly buat itu rasanya sedikit hambar,tapi karena Alex sangat senang dan menghargai itu,ia tetap akan memakan kue itu hingga habis.
“Sekarang ini kue milikku,jadi awas saja kalau sampai kam mencoba untuk mencicipi kue ini”ucap Alex yang langsung memanggil Rani dan menyuruhnya meletakan di kulkas,agar ia bisa lanjut memakan kue itu besok.Mungkin karena hari ini Alex sudah kenyang dengan memakan setengah loyang kue ulang tahun.
Sherly yang mendengar itu,ia pun hanya bisa memendam rasa penasaran nya itu.
“Oke,karena hari ini adalah hari ulang tahun kamu,aku akan mengalah”ucap Sherly dengan sedikit tak rela karena harus memendam rasa penasaran nya itu.
“Oh iya aku ingat,aku sebenarnya sudah menyiapkan kado untuk kamu.Kalau begitu aku langsung ambil kado itu saja”ucap Sherly lagi dan saat Sherly hendak berjalan untuk mengambil kado.
Tapi sebelum itu Alex langsung menahannya.
“Boleh aku meminta kado untuk diriku sendiri”ucap Alex tiba-tiba.
Tentu Alex sudah tahu apa yang akan Sherly belikan.Jangan lupa,kalau kado yang Sherly beli itu menggunakan kartu ATM dari Alex,tentu ia akan tahu akan apa yang Sherly beli untuknya.
“Minta apa?”ucap Sherly yang langsung menatap ke arah Alex.
Alex yang mendengar itu,ia pun langsung tersenyum dengan lebar.Senyumnya itu bukan senyum biasa,melainkan senyum yang langsung membuat Sherly meremang.
Entah kenapa saat melihat senyum itu, Sherly yang tahu arti senyum Alex itu,ia langsung merasa sedikit merinding.
“Le..lebih baik a..aku ambil kado kamu dulu ya”ucap Sherly dengan nada sedikit terbata-bata karena gugup,ia sedikit takut bercampur rasa malu saat melihat tatapan Alex yang seolah ingin menerkamnya habis-habis.
Dan tanpa mendengar ucapan Sherly,Alex pun langsung mencium Sherly dengan lembut agar Sherly merasa lebih rileks.
Dan setelah itu akhirnya terjadilah apa yang Alex inginkan.
*****
Maaf bila ada kesalahan kata.
Mungkin nanti author akan up setiap Minggu,dan author akan usahakan untuk up tiga bab atau lebih.
Maaf ya karena up nya nggak bisa menentu.
__ADS_1
Mohon pengertian dan dukungannya.
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam yang sedang berpuasa🙏🙏🙏.