
Sedangkan Alex yang pundaknya di pukul oleh Sherly dengan sedikit keras,ia pun berpura-pura merasa sakit,padahal pukulan Sherly tadi,tidak berarti apa-apa baginya.
“Awww,sakit Lili kamu jahat banget,tega banget kamu sakitin aku”ucap Alex sambil mengusap pundaknya yang di pukul oleh Sherly.
“Lebay,gitu aja sakit masa kamu yang laki-laki lemah banget,aku gak percaya tuh, jangan-jangan kamu berniat jahilin aku lagi,dan aku gak akan tertipu sama kamu lagi”ucap sherly sambil menatap Alex.
Sebenarnya Sherly merasa sedikit tak tega kepada alex,tapi karena ia yakin Alex sedang berbohong padanya,maka Sherly pun hanya bersikap cuek.
“Ha...ha....,ketahuan ternyata kalau aku mau berbuat jahil lagi ke kamu”ucap Alex sambil tersenyum.
“Hhmpp” Sherly hanya dapat memalingkan wajahnya ke arah samping.
Dan secara tiba-tiba Sherly mendengar suara teriakan anak-anak,ia pun berjalan pergi meninggalkan Alex.
Sherly pun berjalan mendekat ke arah suara anak-anak yang terdengar samar-samar,tapi semakin ia mendekati suara yang terdengar samar-samar itu,maka suara itu pun terdengar semakin jelas di telinganya.
“Kapal minta uang,turunin uang yang banyak buat kita bertiga”ucap anak laki-laki berbaju merah dengan polos.
“Itu bukan kapal,itu tuh pesawat”ucap anak laki-laki lainnya,yang berbaju biru.
“Dih,itu tuh kapal bukan pesawat, kamu saja yang gak tahu”ucap anak laki-laki berbaju merah tak mau kalah.
“Bukan!,mana ada kapal yang terbang,lagian kalau kamu nyebutin nya aja salah,gimana pesawat mau turunin uangnya buat kita”ucap anak laki-laki berbaju biru.
Sherly yang berjarak satu meter diantara anak laki-laki,yang berusia sekitar enam tahunan itu,ia pun hanya menggelengkan kepala saat mendengar ucapan anak-anak itu.
Kemudian Sherly pun berjalan menghampiri anak-anak itu.
“Kalian sedang apa dek? kok kakak perhatiin kalian sedang loncat-loncat ke atas,kayak seru banget”tanya Sherly berbasa-basi,
setelah ia sampai di hadapan anak-anak itu.
“Kakak,itu tuh kapal ya kan?,bukan pesawat iya kan kak”ucap anak laki-laki berbaju merah tadi.
__ADS_1
Sherly yang mendengar itu,ia pun hanya tersenyum sejenak,sebelum menjawab.
“Itu tuh pesawat dek,kalau kapal itu berlayar di laut beda sama pesawat, yang seperti terbang di udara”ucap Sherly menjelaskan
“Oh pesawat,berarti yang tadi Dodo katakan itu benar,dan Didi yang salah”ucap anak itu,dengan nada imut.
“Kalian memang sedang apa di sini?”tanya Sherly kemudian ia pun berjongkok,sambil menatap anak-anak itu.
“Tadi Didi,sama teman-teman sedang main,
terus kita lihat pesawat,kata Dodi kalau kita lihat pesawat,dan kita teriak-teriak minta uang pesawat bakal kasih kita uang deh”ucap anak laki-laki berbaju merah,yang bernama Didi.
“Terud Didi percaya gitu?,memangnya pesawatnya bisa dengar apa yang Didi katakan,kan jarak Didi dengan pesawat jauh banget”tanya Sherly.
“Gak tau Didi juga,Didi hanya tau dari Dodi,kata Dodi bilang katanya orang-orang yang naik pesawat itu merupakan orang-orang kaya,dan memiliki banyak uang,jadi Didi langsung percaya deh sama apa yang Dodi katakan”ucap Didi dengan polos.
“Terus mana yang namanya Dodi?”tanya Sherly.
“Benar itu Dodi apa yang kamu katakan tadi,kenapa kamu hanya diam saja,tidak ikut teriak-teriak seperti teman kamu yang lain”
tanya Sherly menatap ke arah anak laki-laki berwajah hitam.
“Iya Dodi yang bilang itu,tapi Dodi kan cuman bercanda, tapi teman-teman anggap ucapan Dodi serius”ucap anak laki-laki yang bernama Dodi.
“Dengar ucapan kakak baik-baik ya anak-anak!,kalian bisa lihat itu burung-burung yang terbang di langit secara berkelompok”ucap Sherly menunjuk sekelompok burung yang tebang di langit.
“Mereka itu tebang secara berkelompok,tapi mereka bekerja dan mencari makanan untuk diri mereka masing-masing,jadi jika nanti kalian besar kalian harus seperti mereka,yang selalu setia kawan,tapi meski begitu kalian harus tetap bekerja keras untuk kebutuhan kalian masing-masing,karena di dunia ini apa pun yang kalian inginkan itu harus di dapat dengan kerja keras,karena dengan bekerja keras kita dapat mengerti dan memahami seberapa sulit kita untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan,dengan begitu kita akan lebih menghargai sesuatu itu”ucap Sherly panjang lebar,ia menjelaskan dengan nada lembut.
Dan ketiga anak itu, hanya mengagguk patuh.
“Dan kamu Dodi,mulai sekarang jangan pernah berbohong,bahkan untuk sebuah candaan,karena sekali kamu berbohong,
belum tentu orang yang pernah kamu bohongi akan percaya lagi ke kamu,jadi jangan suka berbohong,jadilah anak yang baik dan jujur,dengan begitu orang-orang akan menghargai kamu,dan menghormati kamu”ucap Sherly menasehati.
__ADS_1
“Iya kak terima kasih”ucap Doni patuh.
“Oh iya kakak lupa,kakak punya coklat, kalian mau gak coklat,nanti kakak kasih masing-masing dari kalian satu”ucap sherly menatap ke arah ketiga anak itu.
Mereka bertiga pun mengangguk dengan semangat.
Sherly yang melihat itu langsung mengambil coklat dari dalam tas miliknya,kemudian ia pun menyerahkan coklat tersebut, kepada anak-anak itu.
“Jangan lupa kalau sudah makan coklat, kalian harus sikat gigi,ya sudah sekarang kalian pulang,dan ingat jangan main sendirian nanti takutnya ada penculik”ucap Sherly.
“Ya sudah kak kami pulang duluan kak”pamit Dodo mewakili teman-temannya.
Setelah itu,mereka bertiga pun pergi meninggalkan Sherly.
“Dahhh,kakak cantik sampai jumpa”ucap anak-anak itu kompak,sambil berjalan menjauh.
Sherly pun hanya menjawab dengan lambaian tangan,sambil tersenyum.
Alex yang dari tadi hanya diam,ia dari tadi telah melihat bagaimana interaksi antara Sherly dan anak-anak tadi,di hatinya memiliki kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri atas perbuatan Sherly tadi,ia merasa kagum akan sikap dewasa Sherly.
Kemudian Alex pun berjalan mendekat ke arah Sherly
Sherly yang melihat Alex itu, ia pun sempat kaget,ia juga sampai lupa, jika dirinya ke sini bersama dengan Alex.
“Lexi kamu sejak kapan di sini?”tanya Sherly,setelah ia menguasai rasa kagetnya.
“Dari tadi,dan apakah kamu sangat menyukai anak-anak kecil?”tanya Alex.
“Ya aku suka banget sama anak-anak kecil”ucap Sherly sambil tersenyum.
Alex yang mendengar itu,ia pun mengusap rambut Sherly dengan sayang dan kemudian ia tersenyum.
Dan mereka berdua pun tersenyum secara bersama-sama,dengan saling menatap satu sama lain.
__ADS_1