
Sementar itu saat ini Alex yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
“Gimana?,apakah Sherly telah sampai?,dan sekarang ia sedang apa?”tanya Alex sambil menatap ke arah Doni.
Doni yang telah selesai berbicara dengan Rani melalui telepon itu,ia pun langsung berjalan agar lebih mendekat dengan tuannya itu.
“Sepertinya nyonya tertidur di karena kan kelelahan tuan”ucap Doni memberi tahu.
Alex yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk tanda mengerti.
“Biarkan saja dia beristirahat,mungkin ia tertidur karena kelelahan”ucap Alex dengan nada perintah.
Setelah mengatakan itu,Alex pun kembali menatap ke arah berkas-berkas yang ia pegang,dan kemudian ia pun melanjutkan pekerjaannya itu.
Detik berganti menit,dan menit berganti jam,tak terasa sudah sore dan Alex pun sudah menyelesaikan beberapa pekerjaannya.
“Kalau begitu ayo kita pulang!”ucap Alex sambil bangkit dari duduknya.
“Baik tuan”jawab Doni langsung.
Setelah itu,mereka berdua pun berjalan keluar dari perusahaan,sepanjang mereka melangkah,mereka melihat karyawan yang berpapasan dengan mereka hanya diam,sambil menunduk hormat kepada Alex dan Doni.
Tak lama mereka sampai di samping mobil yang sering Doni gunakan untuk mengantar Alex.
Doni pun langsung membuka pintu dan mempersilahkan Alex masuk,dan tak lama Alex masuk.
Setelah Alex dan Doni masuk,tak lama mobil itu pun melaju pergi meninggalkan perusahaan milik Alex.
Di dalam mobil.
“Apa kah semua yang saya perintahkan ke kamu sudah kamu laksanakan dengan benar?”tanya Alex kepada Doni.
“Sudah tuan semua yang anda perintahkan telah saya kerjakan dengan benar”jawab Doni yakin.
“Bagus”ucap Alex memuji Doni.
Dan Doni yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk.
Tak lama pun mereka pun sampai di depan mansion milik Alex.
Doni pun turun dari dalam mobil,ia pun membukakan pintu untuk Alex.
Dan tak lama Alex pun turun dari mobil tersebut.
“Kalau begitu saya pamit untuk mengerjakan tugas yang lain,dan saya juga akan memastikan semuanya berjalan dengan lancar”ucap Doni pamit.
Alex pun hanya mengangguk sebagai jawaban atas ucapan Doni tadi.
Setelah mendapatkan izin,Doni pun langsung masuk ke dalam mobil,dan tak lama mobil itu pun berjalan pergi meninggalkan mansion.
Dan Alex yang saat ini telah memasuki mansion saat Rani telah membuka kan pintu untuknya masuk.
__ADS_1
”Apakah dia masih tidur?,atau dia sudah bangun?”tanya Alex sambil berjalan menaiki tangga.
“Sepertinya nyonya masih tidur tuan,dia juga terlihat sangat lelah tuan,makanya saya tidak berani untuk membangunkannya”ucap Rani sambil mengikuti Alex,ia berjalan di belakang Alex sambil menunduk.
“Tidak usah untuk membangunkan dia,biarkan saja dia istirahat”ucap Alex yang berhenti tepat di depan kamarnya.
Setelah itu,Alex pun menggerakkan tangannya keatas seakan menyuruh Rani pergi.
Dan Rani yang melihat tuannya tidak ada urusan dengannya lagi,ia pun langsung menunduk dan berjalan pergi meninggalkan Alex.
Setelah kepergian Rani,Alex pun langsung membuka pintu kamarnya dengan pelan,kemudian setelah itu,ia pun masuk ke dalam kamarnya itu.
“Kayaknya dia kecapean,kasihan banget ya,aku jadi nggak tega jika harus bangunin dia”ucap Alex saat melihat Sherly tertidur pulas.
Setelah itu,Alex pun langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tak lama Alex pun keluar dengan mengenakan pakaian yang telah melekat ditubuhnya.
Saat Alex telah keluar dari kamar mandi,ia melihat Sherly yang hampir terjatuh dari kasurnya.
Dan Alex yang melihat itu,ia pun langsung berjalan ke kasur dengan langkah cepat.
Setelah sampai di kasur,Alex pun langsung mengangkat tubuh Sherly dengan hati-hati,ia kemudian meletakan tubuh Sherly sedikit ke tengah kasur,dan menyelimutinya.
“Aduh saking pulasnya jadi nggak sadar kalau ia hampir jatuh”ucap Alex pelan sambil menatap kearah Sherly yang tertidur.
Sedangkan Sherly yang tertidur pulas,ia seolah tak sadar jika Alex menggeser tubuhnya ke tengah kasur.
Dan tanpa di duga Sherly pun tertidur dengan posisi terlentang,mulutnya pun sedikit terbuka,dan terdengar pula suara dengkuran halus dari mulut Sherly.
Dan Alex pun berbalik hendak pergi,ia merasa tak tega untuk mengganggu Sherly.
“Lexi”panggil Sherly
Alex yang mendengar itu,ia pun menghentikan langkahnya.
“Duh kan dia nya jadi bangun,maaf ya sher,aku nggak bermaksud buat ganggu tidur kamu”ucap Alex sambil berbalik.
Dan saat alex telah berbalik,ia melihat Sherly masih memejamkan mata dengan rapat.
“Ya ampun ternyata mengigau”ucap Alex saat melihat Sherly masih tertidur pulas.
Dan karena merasa gemas akan kelakuan Sherly,Alex pun berjalan mendekat ke arah Sherly.
Setelah sampai Alex pun duduk di samping Sherly,setelah itu,Alex pun mengibaskan tangannya di depan wajah Sherly.
“Iya benar ternyata masih tidur,memang dia mimpi apa sih sampai-sampai menyebut namaku dengan lumayan keras”ucap Alex sambil menatap kearah Sherly yang tertidur.
Alex pun hanya diam,sambil menatap kearah Sherly untuk waktu yang cukup lama.
Setelah lama hanya diam,dan tanpa di duga, tiba-tiba Alex pun mengulurkan tangan dan menyentuh hidung Sherly yang kecil dan imut itu,ia juga mengapit hidung Sherly dengan sedikit keras karena gemas.
__ADS_1
“Lucu banget sih kalau lagi tidur”ucap Alex saat ia telah melepaskan tangannya yang mengapit hidung Sherly.
“Ha..ha. masih nggak bangun juga ternyata,coba aku sekali lagi cubit hidung nya,mungkin ia juga nggak akan bangun”ucap Alex pada dirinya.
Kemudian setelah mengatakan itu,Alex pun kembali mengapit hidung Sherly menggunakan kedua jarinya itu dengan sedikit keras.
“Ehm dasar nyamuk”ucap Sherly mengigau, sambil memukul tangan Alex dengan keras.
Alex yang melihat itu,ia pun langsung melonggarkan dan melepaskan apitan tangannya dari hidung Sherly.
“Dikira nyamuk kali,masa ada nyamuk sebesar ini,ha..ha..dasar lucu”ucap Alex sambil tertawa.
Setelah cukup lama Alex menjahili Sherly yang tertidur,ia pun menatap ke arah jam,dan setelah itu,ia pun menatap ke arah Sherly lagi
“Mungkin sudah waktunya dia bangun,lagipula kalau dia nggak bangun gimana acara dinner bisa berjalan”ucap alex pada dirinya sendiri.
“Li bangun!,ayo bangun!,ada hal penting yang ingin aku bicarakan sama kamu”ucap Alex dengan sedikit menggerakkan badan Sherly.
“Ehmm nanti aja aku masih ngantuk,dasar nyamuk kamu gangguin aja sih”ucap Sherly dengan mengigau dan sedikit menggerutu.
Sepertinya Sherly masih tidak sadar dengan ucapannya itu.
“Dasar kamu ini”ucap Alex gemas akan kelakuan Sherly.
“Hmm gimana ya agar dia bisa bangun?”ucap Alex bertanya pada dirinya sendiri.
Alex terlihat diam,ia sedang memikirkan cara untuk membangunkan sherly.
Kemudian setelah lama berfikir Alex pun mulai menggelitik Sherly,tapi Sherly tak juga bangun.
“Hah,cara ini nggak berhasil ternyata”ucap Alex pada dirinya sendiri.
Setelah cara pertama tidak berhasil,Alex pun mulai menepuk pipi sherly dengan pelan,tapi tak juga berhasil.
“Yah cara ini nggak berhasil juga”ucap Alex lagi
Hingga akhirnya Alex pun terpaksa mencipratkan sedikit air ke arah wajah Sherly,tapi tak juga berhasil.
“Benar-benar ini gimana cara banguninnya coba,semua cara sudah aku lakukan untuk membangunkan dia,walaupun aku tak tega untuk melakukan itu,tapi tetap saja cara itu tak berhasil juga”ucap Alex sambil menggeleng-gelengkan kepalanya,tanda gemas akan kelakuan Sherly itu
“Sudahlah coba cara ini saja,kalau pun ia tidak bangun juga,maka rencana dinner ini mungkin akan gagal"ucap Alex pasrah.
Setelah mengatakan itu,Alex pun mendekatkan wajahnya ke arah Sherly.
“I LOVE YOU”ucap Alex pelan, atau lebih tepatnya ia berkata dengan nada berbisik,tepat di telinga Sherly.
Dan tanpa di duga oleh Alex,Sherly pun langsung bangkit dari tidurnya,hingga terduduk.
“Hah?”ucap Sherly yang langsung duduk,wajahnya pun terlihat linglung.
******
__ADS_1
Maaf bila ada salah kata.
Mohon dukungannya🤗