ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 96


__ADS_3

“Terus sekarang kamu mau kemana,eh gini aja gimana kalau om antar kamu pulang, memangnya kamu rumahnya ada dimana?,tapi tunggu sepertinya om sedang melaksanakan tugas dari tuan,jadi tidak bisa antar kamu deh”ucap Bagas sambil terlihat berfikir.


“Tugas?,tugas apa om,apakah di sini ada kakak cantik itu,tapi di mana?,nana ingin bertemu”ucap Nana dengan nada semangat.


“Eh bukan...”saat Bagas hendak menjawab tiba-tiba terpotong dengan ucapan Nana.


“Oh itu kakak cantik,kalau gitu Nana masuk dulu ya om”ucap Nana sambil berjalan masuk ke dalam pintu kaca yang tiba-tiba terbuka secara otomatis.


Bagas yang melihat itu,ia pun menjadi gelagapan“Eh tunggu!”ucap Bagas sambil berlari masuk mengejar Nana.


Sementara saat ini Sherly dan Alex mereka telah melepaskan pelukan mereka,dan saat ini posisi Alex dan Sherly sedang berdiri sambil saling menatap satu sama lain,tiba-tiba saat Alex mendekat kan wajahnya ke wajah Sherly hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa cm.


Dan Alex pun semakin mendekat kan wajahnya lagi kearah Sherly,tapi tiba-tiba suara Nana berhasil mengagetkan mereka berdua.


“Kakak cantik”panggil Nana sambil berlari ke arah Sherly dan Alex.


Sontak Sherly yang mendengar itu,ia pun secara refleks langsung mendorong Alex,dan Alex hampir saja Alex terjatuh tapi untungnya Alex memiliki kekuatan tubuh yang kuat,jadi ia berhasil menyeimbangkan tubuhnya itu.


“Maaf aku nggak sengaja”ucap Sherly kepada Alex.


Alex yang mendengar itu,ia pun berusaha memaklumi akan kelakuan Sherly itu.


Dan setelah mengatakan itu Sherly pun menoleh dan menatap ke arah Nana.


“Kamu Nana kan?,kenapa bisa ada di sini?”tanya Sherly ramah.


“Iya ini Nana,kakak masih ingat sama Nana ya?,Nana senang banget dengarnya”ucap Nana sambil tersenyum.


Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung ikut tersenyum.


Dan Setelah itu,Sherly pun berjalan mendekat ke arah Nana.


“Kamu ngapain ada di sini?”tanya Sherly saat telah berada di hadapan Nana.


“Nana sengaja ke sini karena Nana hanya ingin bertemu dengan kakak cantik aja kok”jawab mana dengan wajah sedikit sedih.

__ADS_1


Sherly yang melihat itu,ia pun langsung mengajak Nana untuk duduk.


“Ayo duduk di sini sama kakak”ajak Sherly.


Sedangkan Alex yang melihat kedatangan Nana itu,ia sempat marah karena waktu berdua mereka terganggu tapi karena rasa terima kasihnya pada Nana dan karena Nana hanya anak kecil yang masih belum dewasa,ia pun berusaha untuk memaafkan Nana.


‘Untuk hari mungkin aku maaf kan tapi tidak untuk lain kali’.batin Alex.


Setelah itu,Alex pun berjalan mendekat ke arah Sherly dan Nana


“Tuan maafkan saya,ini kesalahan saya,saya benar-benar tidak sengaja melakukan


kesalahan ini tuan”ucap Bagas sambil menunduk.


‘Seharusnya jika aku tahu akan begini mungkin aku akan menyuruh beberapa robot keamanan yang ada di perusahaan untuk menjaga keamanan di sini,tapi aku malah tidak pernah berfikir akan ada masalah seperti ini’.batin Alex yang masih sedikit kesal akan hal yang terjadi saat ini.


“Ya sudah untuk saat ini aku maafkan,tapi tidak untuk lain kali”ucap Alex dengan mutlak,ia berkata setelah menghela nafas panjang.


“Terima kasih tuan”ucap Bagas sambil menunduk hormat.


“Nana ingin ngobrol di sini sama kakak cantik, lagipula besok Nana akan berangkat ke luar negeri,jadi Nana ingin mengobrol sebentar dengan kakak,Nana mohon ya om”ucap Nana dengan nada memohon.


“Ya sudahlah biarkan saja,tapi memang kamu siapanya nana?”tanya Sherly kepada Bagas.


Sherly merasa heran saat melihat Bagas,karena memang Sherly tidak pernah bertemu dengan Bagas,bahkan ia juga tidak tahu jika Bagas adalah orang yang sering melindunginya secara diam-diam.


Dan Bagas yang awalnya hendak angkat suara itu,akhirnya terpotong dengan nada telepon yang keluar dari handphone milik Alex.


Dan Alex yang mendengar itu,ia pun langsung mengambil handphone yang ada di sakunya itu.


“Sebentar aku angkatnya telepon dulu”ucap Alex kepada Sherly.


Sherly yang mendengar itu,ia hanya mengangguk sebagai jawaban.


Setelah itu,Alex pun berjalan sedikit menjauh dari Sherly,dan ia pun mengangkat sambungan telepon dari Doni.

__ADS_1


“Ya ada apa?”tanya Alex memulai pembicaraan dari telepon.


Dan Sementara itu saat ini Sherly hanya diam sambil memerhatikan Alex yang sedang menelepon.


“Kakak Nana ganggu waktu kalian ya?,maaf banget padahal Nana cuman ingin ke sini karena Nana hanya ingin pamit,mungkin besok Nana sudah ada di luar negeri,jadi sebelum Nana pergi Nana ingin agar bertemu dengan kakak”ucap Nana panjang lebar.


Sherly yang mendengar itu,ia pun menoleh dan menatap nana,ia juga hanya bisa diam sambil tersenyum,tapi karena Sherly benar-benar tak tega saat melihat wajah Nana yang terlihat sedih dan merasa bersalah itu,Sherly pun berusaha untuk menghibur Nana.


“Nggak apa-apa ini juga bukan kesalahan kamu juga,jadi jangan sedih ya”hibur Sherly.


Dan tiba-tiba Alex datang menghampiri tempat Sherly dan Nana berada.


“Ada apa?”tanya Sherly saat melihat kedatangan Alex.


“Li sepertinya kita harus cepat pulang, soalnya ada beberapa pekerjaan yang harus aku urus”ucap Alex memberi tahu.


“Yah padahal aku masih ingin di sini”ucap Sherly pelan.


Sherly masih enggan untuk meninggalkan tempat tersebut,karena ia masih merasa betah dengan suasana yang ada di restoran tersebut.


“Ya sudah kamu bisa di sini,kalau kamu mau,dan jika nanti kamu ingin pulang,kamu bisa minta Bagas untuk mengantar kamu pulang”ucap Alex memberi usul.


“Oke”jawab Sherly yang langsung menyetujui usulan dari Alex.


Dan Alex yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk.


Alex pun mengulurkan tangannya dan mengusap rambut Sherly dengan lembut.


“Aku pergi ya,jika ada sesuatu yang kamu butuhkan kamu bisa langsung telfon aku”ucap Alex saat menarik kembali tangannya.


Setelah itu,Alex pun berjalan pergi meninggalkan Sherly.


“Oh iya tadi aku tanya,kamu itu siapa?kenapa kamu bisa ada di sini”tanya Sherly kepada Bagas.


“Kalau itu anda bisa tanyakan langsung kepada tuan nyonya,saya benar-benar tidak bisa jawab langsung apa posisi saya di sini sebelum tuan Alex mengizinkan nya nyonya”ucap Bagas dengan hormat.

__ADS_1


Sherly yang mendengar itu,ia pun hendak membuka suaranya,tapi sebelum itu,datanglah seorang ibu-ibu yang berjalan mendekati tempat mereka.


__ADS_2