ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 26


__ADS_3

Keesokan harinya.


Saat ini Sherly dan kedua sahabatnya,sedang berada di kantin,mereka sedang memakan jajanan kantin,sambil bercanda tertawa.


Sherly tiba-tiba bangkit dari duduknya.


“aku ke toilet dulu,nih uangnya buat bayar jajanan aku,sekalian bayarin punya kalian!!”ucap Sherly sambil menyerahkan beberapa lembar seratus ribu di atas meja.


“Tumben nih Sher,kamu teraktir kita?”ucap citra sambil menatap Bella,seolah mengejek Sherly.


“Jangan dengerin ucapan citra sher,udah kamu pergi aja,gak usah dengerin ucapan citra, dia mah sering kita traktir juga,tetapi selalu berkata seolah kita gak pernah traktir dia,dasar emang si citra kalau ngomong suka ngawur”ucap Bella membela Sherly


Sherly pun pergi,meninggalkan kedua sahabatnya, yang sedang berdebat,karena citra tak terima akan ucapan Bella tadi.


Tak lama setelah kepergian Sherly,


Mira,Dina,dan putra datang secara bersama-sama.


Bella dan citra yang melihat itu langsung berdiri dari tempat duduknya,saat melihat kedatangan Mira dan lainnya.


Sedangkan di tempat lain Sherly saat ini,telah keluar dari toilet,ia pun berjalan menuju di mana kedua sahabatnya berada,saat dia telah sampai,ia melihat Citra yang sedang berdebat dengan Mira.


Sherly pun berjalan mendekat ke arah mereka,saat Sherly melihat kakaknya mengangkat tangannya ke atas seperti ingin menampar Citra,Sherly pun semakin cepat untuk berjalan atau lebih tepatnya ia berlari.


Tak lama Sherly pun sampai.


"Happp" Sherly berhasil menangkap tangan Mira yang hampir menampar Citra,karena ia datang tepat waktu,Sherly dan Mira pun bertatapan dengan waktu yang lama.


Citra yang hampir tertampar,awalnya ia menutup matanya,tapi saat merasa jika tamparan itu tidak juga mengenai pipinya, Citra pun membuka matanya,ia melihat Sherly dan Mira bersitegang dengan saling menatap satu sama lain,sedangkan sekeliling kantin yang saat ini ramai pengunjung seketika diam.


“Maksud kakak apa?,kakak ingin tampar sahabat aku?”ucap Sherly sambil mencengkram kuat tangan Mira,setelah mengatakan itu ia pun menghempaskan tangan Mira sedikit kasar.

__ADS_1


‘*S*ial,sakit banget lagi’ batin Mira sambil memegang tangan kanannya,yang hampir menampar pipi Citra,ia memijit-mijit pelan tangan kanannya menggunakan tangan kirinya.


“Sherly,kamu tega bela orang lain dari pada kakak kamu sendiri?”ucap Mira, dengan marah, sambil menatap tajam ke arah sherly.


“Lalu kenapa?,mereka juga bukan orang lain?,mereka itu sahabat aku!,lagi pula kenapa kakak ingin menampar sahabat aku?”tanya sherly menatap sengit,ke arah Mira.


“Aku ingin menampar citra itu urusan aku!,karena aku gak suka,jika sahabat aku


disakitin oleh sahabat kamu itu”ucap Mira marah.


“Apa?,apa aku gak salah dengarkan nih? ,kakak bilang sahabat aku yang nyakitin sahabat kakak?,bukan kebalik ya?”tanya Sherly dengan nada mengejek,dan tersenyum sinis ke arah Dina yang berada tepat di samping Mira.


Kemudian Sherly pun berbalik,dan melihat ke arah citra dan bella yang berada tepat di belakangnya.


“Lagi pula,untuk apa sahabat aku yang imut ini nyakitin sahabat kamu,gak ada manfaatnya juga,yang ada sahabat kakak yang telah ngerebut pacar sahabat aku,mungkin aja dia gak terima,kalau aku berkata kalau putra belum bisa lupain citra,maka nya dia ngadu yang gak benar ke kakak,iya kan cit”tanya Sherly kepada citra sambil mengusap pundak citra pelan,dan Citra hanya mengangguk sebagai jawaban,karena Citra tidak tahu harus menjawab apa.


Sherly yang mendengar itu,ia kembali berbalik dan menatap Mira yang sedang marah dengan kedua tangan yang terkepal.


Sedangkan Mira saat ini sangat marahkarena ucapan Sherly tadi,Mira sangat tahu kalau Sherly berbicara seperti itu,adalah sebuah kebenaran.


Sherly pun berjalan ke arah dina,“hebat kamu Din,berhasil memprovokasi kakak aku,aku akui tipu muslihat kamu, harus di acungi jempol”ucap Sherly saat ia berada tepat di hadapan Dina.


“Jangan panggil aku seperti itu!,karena aku sama kamu tidak akrab”ucap Dina marah.


Sherly hanya tersenyum sinis untuk sejenak seolah mengejek kearah dina“dulu kamu juga sahabat aku,kita berempat itu sahabatan,


kamu adalah sahabat yang paling tua diantara kita,kami juga sangat menghargai kamu,dan menyayangi kamu, tetapi kamu seorang yang tak setia kawan,kamu lebih memilih bersahabat dengan kakak aku,karena kamu itu orang yang serakah dan tamak”ucap Sherly panjang lebar menceritakan masa lalu mereka berempat.


“Diam!,aku bukan sahabat kamu,dan aku gak akan terima jika kamu anggap aku sahabat,karena kamu cuman anak yang terbuang,kamu kan gak di sayang sama ayah kamu”ucap Dina dengan mengejek.


Tiba-tiba terdengar sebuah suara teriakan yang membuat semua orang yang berada di tempat itu menatap ke arah suara itu.

__ADS_1


“Diam!!!”ucap Mira dengan marah.


“Lalu kenapa,kalau Dina berbohong kepadaku?,aku juga merasa tak masalah,yang penting itu buat aku,aku bisa untuk menindas kamu atau sahabat kamu,asal kan itu berhubungan dengan kamu,aku lebih memilih untuk membela dina ”Lanjut Mira menatap ke arah Sherly dengan tajam.


Sherly yang mendengar itu menoleh ke arah Mira,ia pun berjalan sedikit mendekat ke arah mira.


“Maksud kakak?,kakak gak masalah di tipu dan dimanfaat oleh dina,karena yang penting buat kakak,asalkan musuh Dina adalah aku,kakak akan tetap bela Dina walau dia hanya manfatin kakak,kenapa sih kak?,kenapa kakak segitu bencinya sama Sherly?,apa karena kak dafa?,kakak jadi segitu bencinya sama sherly?”tanya Sherly dengan marah,ia tidak terima dengan ucapan Mira.


“Ya!,karena aku benci sama kamu!,kenapa sih Dafa gak bisa cinta sama aku?,kenapa harus kamu orang yang di cintai dafa?”jawab Mira dengan marah.


“Jadi kakak segitu bencinya sama aku,hanya karena kakak sudah di butakan sama cinta kakak?,seharusnya kakak sadar!,itu semua bukan salah Sherly,karena itu gak ada hubungannya sama sherly”ucap Sherly


diam sejenak dan menatap Mira tajam,sherly gak menyangka, kakaknya segitu mencintai Dafa.


Tetapi sekarang Sherly sadar ia,gak akan diam saja,jika kakaknya berbuat seenaknya kepada dirinya,dan Sherly akan melawan jika kakaknya berlaku jahat kepadanya.


“Aku juga gak masalah kakak lakuin apapun,tapi...”Lanjut Sherly,tetapi ia menjeda sejenak ucapannya


Sherly pun,sedikit mendekatkan wajahnya ke arah Mira “Tapi asal jangan pernah mengusik aku dan kedua sahabat ku lagi,karena kalau sampai kakak lakuin itu,kakak pasti tahu apa yang bisa aku perbuat,kakak kan tahu bagaimana sifat aku sebenarnya,iya kan anak manja”ucap Sherly tepat di telinga Mira.


“Kamu!”ucap Mira tidak terima dengan ucapan Sherly,yang menyebutnya anak manja.


“Kenapa?,gak terima?,emang itu fakta kok,kamu kan suka ngadu sama ayah,karena aku yakin setelah kejadian ini,kamu akan mengadu ke ayah,ingin marah?,atau ingin menampar Sherly,ayo silahkan! ”ucap Sherly kepada Mira,ia berkata sambil menunjuk pipinya seolah mengejek Mira untuk menampar pipinya.


Mira yang ingin sekali,menampar Sherly,tetapi seperti ia tahan, tidak berani menampar Sherly,takut terkena masalah dengan Alex,mira pun hanya diam sambil tangan mengepal lebih erat,hingga kuku-kukunya yang panjang menggores tangannya hingga berdarah.


“Kenapa?,gak berani?,karena takut sama tuan alex?”ucap Sherly mengejek sarkas,ia menyebutkan nama Alex dengan pelan dan hanya mereka berdua yang mendengarnya.


“Iya juga sih,aku baru sadar kalau semenjak hari dimana, kakak tahu kalau aku akan menikah, kakak seolah merasa takut”ucap Sherly seperti seseorang yang sedang berpikir dengan jari telunjuk di ketuk-ketuk di kepalanya sendiri.


“Rupanya kakak takut sama tuan alex”lanjut Sherly,ia berkata tepat di telinga mira, ia juga berkata dengan pelan,seperti sebuah bisikan,tetapi seakan menusuk di telinga Mira.

__ADS_1


Sherly pun berbalik lagi dan berjalan mendekat ke arah kedua sahabatnya berada.


“Ayo kita ke kelas!”ucap Sherly ,kepada kedua sahabatnya,setelah itu mereka pun meninggalkan tempat itu.


__ADS_2