ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 50


__ADS_3

Dan saat Sherly dan Riri sedang berbincang-bincang,tiba-tiba datang seorang wanita yang berjalan mendekat kearah tempat dimana Sherly dan Riri itu berada.


“Kamu siapa?,kamu apain anak saya?mau culik anak saya ya?”tanya wanita itu,yang ternyata ibu dari Riri,ia bertanya secara beruntun kepada sherly


Kemudian ibu itu langsung memeluk anaknya.


“Kamu gak apa-apa kan sayang?,mereka tidak berbuat sesuatu yang jahatkan ke kamu?”ucap ibu itu sambil menatap anaknya.


Sherly yang melihat itu,ia pun langsung bangkit.


‘Ya tuhan padahal aku ingin berniat baik,tapi malah di sangka penculik’ batin Sherly saat melihat ibu itu memandang dirinya dengan tatapan permusuhan.


“Maaf Bu sepertinya anda salah paham,saya tidak bermaksud jahat sama anak ibu,kami hanya ingin memberi anak ibu es krim yang saya beli”ucap Sherly menjelaskan.


“Benar itu nak,dia gak apa-apain kamu kan?”tanya ibu tersebut kepada anaknya.


Alex yang awalnya ingin buka suara,tetapi ia menjadi bungkam saat Sherly memegang tangannya,dan pandangan Sherly juga seakan mengatakan agar ia diam.


“Iya mah,kakak tadi cuman ingin kasih Riri es krim,tapi mereka gak apa-apain Riri kok”ucap Riri.


“Oh syukurlah kalau begitu,maaf ya kalau saya udah tuduh kalian yang tidak-tidak,tadi saya hanya merasa khawatir saat anak saya tiba-tiba keluar dari pengawasan saya,dan saat saya lihat anak saya sedang berbicara dengan kalian, saya pikir anak saya akan di culik sama kalian”ucap ibu tersebut menjelaskan.


“Ya harusnya ibu lihat-lihat dulu,bagaimana penampilan kami,memangnya saya seperti seseorang yang kekurangan uang”ucap Alex dengan datar.


Sherly yang mendengar itu langsung mencubit pelan lengan Alex.


“Kamu bicaranya yang sopan dikit dong,


bagaimana pun dia kan lebih tua dari kita”ucap Sherly pelan tepat di telinga Alex.


Sedangkan Alex hanya memandang kearah lain,tanpa mendengarkan ucapan Sherly tadi.


“Maafin suami saya bu”ucap Sherly sambil menatap ibu tersebut.


“Oh gak apa-apa,saya ngerti kok,kalian pasti marah saya tuduh yang tidak-tidak,kalau begitu saya pamit dulu”ucap ibu tersebut sambil membawa anaknya.

__ADS_1


“Eh tunggu sebentar Bu!,ini es krim buat anak ibu”ucap Sherly,setelah itu Sherly langsung menyerah kan beberapa es krim itu,kepada sang ibu.


“Eh gak usah,saya bisa beli sendiri”ucap ibu itu sungkan


“Gak apa-apa Bu,terima aja”ucap Sherly kekeh.


“Terima kasih”ucap ibu itu saat ia menerima es krim dari sherly,setelah mengatakan itu,sepasang ibu dan anak itu berjalan pergi meninggalkan Sherly dan Alex.


“Heran aku,kita ingin berbuat baik,tapi malah di sangka penjahat”ucap Alex yang langsung mendapatkan tatapan dari Sherly.


“Ya udah lah,lupain aja,lagipula kita masih beruntung ibu tadi dengerin penjelasan kita, dan langsung percaya sama penjelasan kita”ucap Sherly.


Setelah itu mereka pun melanjutkan jalan-jalan lagi.


Sherly dan Alex pun mulai melanjutkan jalan-jalan,dan di hadapan mereka saat ini terdapat sebuah lapangan yang sangat luas,seperti alun-alun,di sana juga terdapat banyak pedagang yang berjualan.


Alex yang awalnya hanya fokus memandang ke depan,sambil menggandeng tangan Sherly.


Tiba-tiba ia menghentikan langkahnya saat melihat banyak orang yang menatap kearahnya,atau lebih tepatnya menatap kearah mereka berdua.


Kemudian Alex pun menatap kearah Sherly.


Dan akhirnya Alex tahu apa penyebabnya,hari ini Sherly memakai baju berlengan panjang dan ujung baju hanya sebatas perut,dengan tali pita yang mengikat di perut Sherly,dan celana panjang yang pas dengan baju yang Sherly pakai.


Tapi bukan itu yang menjadi perhatian Alex saat ini,melainkan,tangan Sherly yang sedikit terangkat karena ia sedang memakan eskrim itu,membuat ujung baju yang hanya sebatas perut menjadi terangkat ke atas,hingga nampaklah pusar di perutnya yang putih bersih.


Alex yang melihat itu langsung menghadap kearah Sherly,ia menghalangi pandangan orang-orang yang tadi menatap kearah mereka.


“Sini es kirmnya aku yang pegang”ucap Alex.


“Buat apa?,aku bisa pegang sendiri kok,lagian aku kan punya kedua tangan jadi buat apa kalau gak di gunakan”ucap Sherly.


“Kamu tidak melihat apa?,kalau orang-orang itu melihat kearah kita,apalagi pusar kami sedikit nampak,aku gak terima itu!”ucap Alex sambil menarik ujung baju bagian bawah milik Sherly,Alex menarik ujung baju itu kearah bawah,menutupi pusar yang terlihat.


‘Enak aja mereka lihat-lihat pemandangan indah ini,aku gak akan pernah biarin hal itu terjadi!’ batin Alex posesif akan semua yang ada dalam diri Sherly itu miliknya.

__ADS_1


Sherly yang mendengar itu langsung menatap ke bawah,dan benar saja pusarnya sedikit terlihat.


Sherly pun langsung menyerahkan es krim yang sedang ia pegang kepada Alex,tanpa membantah.


Dan Alex pun menerima itu,ia pun langsung mengarahkan tangannya yang sedang memegang es krim itu ke depan mulut Sherly.


Sherly yang awalnya merasa heran,tapi setelah itu ia pun langsung mengerti dan Sherly pun menjilat es krim yang di pegang Alex itu.


Setelah itu mereka pun melanjutkan jalan-jalan mereka dengan tangan kanan Alex yang memegang es krim,dan tangan kiri yang menarik ujung bagian bawah baju yang di pakai Sherly agar tidak memperlihatkan pusar Sherly.


Tak lama setelah itu es krim yang Alex pegang habis.


“Lihat tuh Lexi,di situ banyak banget orang-orang yang berkerumun,kita ke sana yuk!”ajak Sherly.


“Oke”jawab Alex.


Setelah itu mereka pun menghampiri kerumunan itu,dan saat sampai di sana akhirnya mereka tau apa yang sedang orang-orang lihat.


“Lili kita pulang aja yuk!”ucap Alex secara tiba-tiba.


“Nanti dulu tanggung,acaranya sebentar lagi selesai”jawab Sherly.


“Ayolah,nanti aku ganti dengan kencan yang lebih bagus dari hari ini”ucap Alex lagi,ia sedikit menarik lengan Sherly,agar ikut dengannya pulang.


“Sebentar,itu sebentar lagi juga acaranya selesai”ucap Sherly kekeh.


Alex yang tidak tega untuk memaksa Sherly yang tengah asik menonton acara dihadapan mereka itu,ia pun tepaksa harus mengalah.


Sedangkan Sherly yang awalnya hanya diam saja,ia pun menoleh menatap kearah Alex yang sedang memeluk lengannya dengan erat.


Dan saat Sherly sudah menatap kearah Alex,betapa kagetnya Sherly saat melihat jidat Alex terdapat banyak keringat yang bercucuran.


“Kamu kenapa Lexi,kamu gak apa-apa?,kok kamu keringatan banyak banget”ucap Sherly.


Dan tanpa menjawab tiba-tiba Alex menarik tangan Sherly dan mereka pun langsung berlari.

__ADS_1


__ADS_2