
“Bagaimana? Siapa pelakunya”tanya Alex langsung saat melihat doni dan yang lainnya telah keluar dari ruang pengawas.
Alex bertanya dengan ucapan yang datar,ia berkata dengan posisi yang telah duduk di kursi yang telah di siapkan khusus untuknya.
Dan mereka yang telah keluar dari pengawas itu hanya diam saja di saat Alex menatap kearah mereka.
Bersamaan dengan itu ribuan pasang mata juga ikut menatap kearah mereka.
‘Ha..ha...,sudah jelas mereka hanya diam saja karena mereka tidak berani mengatakan jika apa yang aku katakan itu benar,padahal aku tahu jika itu semua hanya karangan,tapi aku juga merasa senang saat melihat wajah mereka yang terkejut,tunggu saja Sherly, setelah ini,semua milik mu pasti akan menjadi milikku’.batin Amel sambil tersenyum puas.
“Kenapa kalian hanya diam saja,memangnya apa yang kalian lihat?”tanya Alex lagi.
Lagi-lagi mereka hanya diam saja.
Amel yang melihat Doni dan lainnya hanya diam saja,ia pun mulia angkat suara.
“Tentu saja apa yang aku katakan itu benar,karena Sherly lah orang yang telah melakukan semua itu”jawab Amel dengan angkuh.
Dan saat mendengar ucapan Amel itu,suasana pun menjadi hening.
Sedangkan Sherly yang mendengar itu,ia pun hanya diam dengan tangan yang terkepal erat.
“Kenapa kamu hanya diam saja Sherly?,apakah kamu mengakui kalau yang aku katakan itu benar?”tanya Amel sinis
Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menatap kearah Amel dengan tatapan tak suka.
“Kenapa kamu berbohong Amel?,kenapa kamu bilang jika aku yang mengambil dokumen itu?,apakah kamu benar-benar melihat jika aku yang melakukan itu?”ucap Sherly sambil menatap kearah Amel dengan tatapan tak terima karena telah dituduh oleh Amel.
“Ya aku sudah melihatnya,dan apa yang ada di kamera pengawas itu pun menunjukkan kamu yang melakukan itu,lalu apakah kamu bisa membuktikan jika bukan kamu yang melakukan itu?”ucap Amel sambil menatap kearah Sherly dengan angkuh.
‘Aku ingin melihat apa yang bisa kamu lakukan sekarang?,dan apakah kamu bisa lolos dari tuduhan ini?,tapi aku yakin kamu tidak bisa lolos dari tuduhan ini’.batin Amel tersenyum puas.
“Kamu berbohong Amel!,aku tahu kamu bukan orang jahat jadi tolong jangan berkata sebuah kebohongan karena itu tidak akan berakhir baik”ucap Sherly sambil menatap kearah Amel.
“Kebohongan?,kamu pikir yang aku katakan itu sebuah kebohongan?”tanya Amel tersenyum sinis.
Dan disaat Amel dan Sherly sedang berdebat, tiba-tiba Arjun keluar dari ruang pengawas.
__ADS_1
Dan keluarnya Arjun dari ruang pengawas itu membuat semua orang yang ada di sana langsung menatap kearahnya.
“Oh kebetulan sekali,apa kamu lihat ini siapa yang keluar ini?,dia adalah orang yang bertugas mengawasi kamera pengawas yang ada di ruangan,jadi kalau kamu nggak percaya dengan apa yang aku katakan,coba saja kamu tanya langsung kepadanya”ucap Amel sambil menatap Arjun dengan tersenyum diam-diam.
“Aku nggak mau!”ucap Sherly langsung.
“Kenapa?,kamu takut jika yang aku katakan itu benar iya kan?”tanya Amel dengan tersenyum lebar.
‘Bagus Sherly,reaksi mu ini justru akan membuat Alex percaya dengan apa yang aku katakan’.batin Amel.
“Coba kamu lihat Alex!,kamu lihat baik-baik orang seperti apa Sherly itu!,dia bukan orang baik seperti yang kamu pikirkan,dan apakah pantas orang seperti dia untuk kamu perjuangkan?”lanjut Amel sambil menatap kearah Alex yang hanya diam,dengan kedua tangan yang ia lipatkan di depan dada.
“Aku hanya percaya dengan apa yang Liliku katakan,jadi apapun yang kamu katakan tidak akan aku percaya”ucap Alex dengan datar.
Sontak Doni yang mendengar itu,ia pun hanya dapat menghela nafas,bukan karena ia tidak percaya dengan apa yang Alex katakan,tapi ia menghela nafas karena hal lain.
“Alex kamu!...”ucapan Amel dengan sangat marah,tapi perkataannya langsung terhenti di saat Doni yang langsung berjalan mendekat kearahnya.
“Mungkin tuan Alex hanya ingin berkata jika ia tidak percaya jika hanya kamu yang mengatakan itu,karena tuan Alex hanya akan percaya jika orang lain yang mengatakannya ,mungkin seperti itu maksudnya”ucap Doni menerangkan.
Amel yang awalnya sangat marah itu,ia pun langsung menghela nafas lega.
Doni yang mendengar itu,ia pun langsung menggelengkan kepalanya.
“Oh kenapa?,kamu tidak berani bicara karena takut tuan kamu kecewa jika orang yang sangat ia sayangi telah berani menghianatinya”ucap Amel dengan muka polosnya yang langsung menatap kearah Sherly.
Sebenarnya Amel ingin menunjukan muka polosnya itu karena ia bermaksud untuk menghina dan meledek Sherly.
Sedangkan Sherly yang melihat itu,ia pun langsung menatap kearah lain.
‘Licik,sangat licik,aku tak menyangka jika ia bisa menunjukkan berbagai ekspresi hanya dengan sekejap saja’.batin Sherly.
Sherly pun hanya diam dengan tangan terkepal erat.
Sementara Amel yang sangat puas melihat ekspresi Sherly itu,ia pun langsung menatap kearah Arjun.
”Arjun sekarang kamu katakan apa yang sebenarnya kamu lihat di dalam ruang pengawas tadi!”Ucap Amel dengan nada perintah.
__ADS_1
Dan Arjun yang mendengar ucapan Amel itu,ia pun hanya diam dengan kepala tertunduk.
“Oh iya pastinya Arjun tidak akan mau mengatakan apapun tanpa persetujuan Alex,maka dari itu aku ingin agar kamu memberi perintah padanya Alex”ucap Amel sambil menatap kearah Alex.
‘Aku telah membantu mu Arjun agar kamu tetap terlihat sangat patuh kepada Alex,dan aku juga telah memberi kamu uang yang banyak,jadi kamu tidak akan menyesal telah bekerja sama denganku’.batin Amel
Alex yang ditatap oleh Amel itu,ia pun hanya diam sambil menatap kearah Doni.
Dan Doni yang juga menatap kearah Alex,ia pun langsung menunjukkan ekspresi yang menandakan sebuah kode.
“Baiklah katakan apa yang kamu lihat dari layar pengawas itu” Ucap Alex datar.
Arjun yang mendengar perintah dari Alex itu,ia pun langsung mengangkat kepalanya.
“Semua yang dikatakan oleh nona Amel itu benar tuan”.Ucap Arjun yang langsung membuat Amel tersenyum lebar.
“Kamu yakin dengan apa yang kamu katakan itu?”tanya Alex lagi.
“Iya tuan yang saya sudah lihat layar pengawas,dan apa yang dikatakan nona Amel itu memang benar”jawab Arjun lagi.
Alex yang awalnya ingin buka suara,tetapi sebelum itu,Amel sudah lebih dulu menyelanya.
“Dengarkan?!, kamu sudah dengar itu dengan jelaskan?;,jadi buat apalagi kamu percaya dengan Sherly lagi,dia itu penipu,penipu yang sudah sangat ahli,jadi Alex tolong kamu jangan percaya dengan apa yang akan dia katakan lagi”.ucap Amel sambil menatap Alex.
“Bohong!,itu semua bohong!,ini tidak benar!”ucap Sherly dengan nada keras.
Amel yang melihat itu,ia tertawa dengan sangat keras.
“Memangnya kamu punya bukti apa jika yang aku katakan itu bohong!”tanya Amel meledek.
‘Senangnya aku bisa melihat wajah Sherly yang seperti merasa dikhianati,juga aku dapat menangkap nada amarah dari perkataannya tadi,ha...ha... mungkin ini adalah hari bahagia milikku’.batin Amel dengan sedikit terkekeh tanpa sadar.
Amel seperti telah berada di atas awan itu,ia seperti merasa sangat senang akan kebohongannya itu,apalagi melihat wajah dan perilaku Sherly yang tidak terima dengan tuduhannya itu membuatnya serasa sangat bahagia.
‘Meskipun nanti kebohonganku telah terbongkar,yang jelas sebelum kebohonganku terbongkar aku akan lebih dulu membuat Alex jatuh cinta padaku,senangnya hati ini...mungkin ini adalah hari terbaik dalam hidupku’. batin Amel lagi sambil membayangkan rencana yang akan ia lakukan.
Sherly yang melihat ekspresi Amel itu,ia pun ikut tersenyum secara diam-diam.
__ADS_1
‘Sudah saatnya'.batin Sherly.
“Aku punya bukti yang membuktikan jika aku tidak bersalah”ucap Sherly yang langsung membuat Amel langsung menatap kearah Sherly.