ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
Season 2 (Eps.22)


__ADS_3

Sementara itu di tempat Sherly saat ini.


Sherly dan Alex yang baru saja keluar dari dalam mobil,mereka pun langsung berjalan dengan langkah beriringan.


“Fani akan memesan ruangan private untuk kita berempat”ucap Alex pada Sherly.


Alex tahu jika Bara dan Bella pasti sedang makan di sebuah restoran ternama dengan nuansa terbuka.Tapi ia tidak ingin itu,karena ia ingin berada di ruangan tertutup dan hanya ada mereka berempat tanpa ada suara bising yang mengganggu.


“Aku sih terserah kamu.Lagipula mereka pasti akan mengerti”jawab Sherly yang telah menjelaskan akan janji temunya dengan Bella.


Tiba-tiba di saat mereka sedang berjalan sambil tertawa.


“Brukk”seseorang menubruk Sherly dengan keras.


Sherly yang tidak siap pun langsung terhuyung ke belakang,tapi untung saja Alex menahannya.


“Awwww”ucap seseorang merintih karena sakit,dan orang itu pastinya bukan Sherly.


Alex yang berhasil menahan tubuh Sherly agar tidak terjatuh itu,ia pun langsung memposisikan tubuh Sherly dengan benar.


“Kamu tidak kenapa-napa kan?”ucap Alex dengan nada khawatir.


Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung tersenyum.


“Aku tidak kenapa-napa,malahan aku berterima kasih sama kamu yang sudah nolongin aku”ungkap Sherly dengan sedikit merona.Di saat Alex tahu jika ia telah berusaha untuk membuat Sherly tetap aman,tapi ia masih tetap menanyakan keadaan Sherly karena khawatir.


“Shhh”ucap wanita yang tadi merintih,ia berkata sambil bangkit dari duduknya.


“Maaf aku nggak sengaja”ucap wanita itu sambil membersihkan pakaian nya yang kotor karena terkena debu.


“Lain kali ha...”ucap Alex dengan nada dingin dan datar,tapi Alex langsung menghentikan ucapannya saat melihat seorang wanita yang ada di hadapannya.


Alex hanya diam,seolah ia merasa terkejut.Tapi sayangnya wajah Alex tetap datar dan dingin hingga Sherly tidak tahu jika Alex sedang merasa terkejut.


Sherly yang melihat Alex hanya diam saja.Ia pun langsung menatap ke arah perempuan yang tadi jatuh sekaligus perempuan yang sedang di tatap oleh Alex.


“Kenapa Alex hanya diam,apa dia terpesona karena wanita itu sangat cantik”gumam Sherly sangat pelan sambil menatap ke arah wanita yang terlihat sangat cantik dengan pakaian yang lumayan terbuka tapi terlihat feminim di tubuhnya.


“Clarisa”ucap Alex sedikit keras karena kaget sekaligus tidak percaya,tapi walau begitu,nada suaranya tetap terdengar datar.

__ADS_1


“Alex”ucap orang yang bernama Clarisa itu terdengar kaget sekaligus gembira.


Mereka mengatakan itu secara bersamaan dengan nada kompak.


Sherly yang mendengar itu,ia terlihat heran sekaligus penasaran.


“Kalias saling kenal?”tanya Sherly pada Alex.


Belum sempat Alex menjelaskan,Clarisa lebih dulu menyela.


“Alex apa kabar?,aku senang banget bisa ketemu kamu”ucap Clarisa yang langsung mendekat ke arah Alex.


“Aku baik”jawab Alex singkat.


“Kebetulan kita ketemu disini.Aku ingin kita bisa ngobrol bareng sambil makan walau hanya sebentar”ucap Clarisa sambil menatap ke arah Alex.


“Tidak bisa karena aku ada janji”jawab Alex langsung menolak ajakan Clarisa.


“Yah,masa tidak bisa sih,please sebentar aja,palingan cuman beberapa menit doang”ucap Clarisa semakin mendekat hingga ia menyenggol Sherly yang berada di samping Alex.


Sherly yang di senggol,ia secara spontan langsung bergeser ke sisi lain.


“Ini anak apaan sih,senggol-senggol mulu,kesalkan aku jadinya”gumam Sherly sedikit menggerutu.


Sementara Clarisa langsung menatap ke arah Sherly.


“Maaf aku nggak sengaja”ucap Clarisa tulus seolah ia tidak mendengar gumaman Sherly.


Padahal Sherly merasa yakin jika Clarisa mendengar gumaman nya itu.Walau sebenarnya ia merasa sedikit bersalah karena bergumam seperti itu.


“Iya tidak masalah”balas Sherly sedikit canggung karena tidak tahu harus berkata apa.


“Ayolah Alex,kita makan sebentar saja,sambil mengobrol.Lagipula papa aku sudah kembali ke negara ini”ucap Clarisa sambil menatap ke arah Alex dengan tatapan memohon.


“Om Adam ada di negara ini?”tanya Alex pada Clarisa,ada sedikit rasa senang di nada suara Alex.


“Iya,papa ada di sini,dia pasti sangat senang jika ketemu sama kamu”ucap Clarisa dengan nada semangat.


Alex yang mendengar itu,ia tiba-tiba teringat akan Sherly yang sudah ia abaikan.Alex pun langsung menatap ke arah Sherly.

__ADS_1


“Oh iya Clarisa kenalin dia Sherly istriku”ucap Alex yang lupa untuk memperkenalkan Sherly.


Sherly yang dari tadi hanya diam.Ia hanya bisa tersenyum seramah mungkin walau sedikit kesal karena di abaikan.


“Sherly”ucap Sherly mengenalkan dirinya.


“Clarisa”jawab Clarisa dengan rasa kesalnya yang ia tahan.


“Ayolah Alex,kamu bisa kan?”ucap Clarisa yang rupanya tidak menyerah untuk bisa mengobrol dengan Alex.


“Aku harus minta pendapat istri ku dulu.Bagaimana menurutmu honey?”ucap Alex dengan nada bertanya pada Sherly.


Sherly yang mendengar itu,ia hanya diam.Ia ingin agar Alex menolak ajakan Clarisa,tapi ia juga tidak ingin di sebut egois,apalagi saat ia mendengar nada senang Alex tadi saat menyebutkan nama'om Adam'.


“Terserah kamu saja”akhirnya Sherly memilih untuk memberikan keputusan kepada Alex.


Sherly berfikir jika Alex setuju dengan keinginan Clarisa,maka Sherly menganggap jika Alex tidak peka akan perasaannya,tapi jika Alex peka akan perasaannya ia langsung menolak itu.


“Tapi bukankah kita masih memiliki janji dengan teman kamu itu?”ucap Alex terdengar mengingat.


“Biar aku kabarin”ucap Sherly yang tiba-tiba keceplosan saat melihat Clarisa menatap kearahnya dengan tatapan yang rumit.


“Sialan mulut ini,niatnya ingin agar Lexi menolak ajakan itu,tapi kenapa malah aku yang langsung setuju jika Alex pergi dan mengobrol dengan Clarisa”gumam Sherly sangat pelan,ia terpaksa mengambil ponselnya,seolah ingin mengabari Bella.


“Tuh kan sudah diizinkan,ya sudah ayo!”ajak Clarisa sambil menarik tangan Alex.


Tapi Alex langsung menarik tangannya.


“Sepertinya ini tidak sopan,apalagi ada istri aku di sini”ucap Alex menjelaskan.


Setelah itu,mereka pun masuk ke dalam restoran.


Sedangkan Sherly yang sudah selesai mengabari Bella pun ikut masuk ke dalam restoran yang berbeda dengan tempat janjian Sherly dan Bella.


*****


Maafkan author yang sering telat up.


karena yang membuat author telat itu kadang karena ada halangan,atau kadang karena mood author,juga sering karena masalah internet.

__ADS_1


untuk saat ini author up hanya tiga bab.


Mohon pengertiannya.


__ADS_2