ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 90


__ADS_3

Dan saat Sherly telah duduk dengan wajah yang terlihat linglung.


Tiba-tiba Sherly langsung menyentuh hidungnya yang kecil itu,ia menyentuh hidungnya karena merasakan hidungnya sedikit berdenyut karena sakit.


“Duh sakit banget lagi hidungku ini”ucap Sherly sambil mengusap hidungnya itu.


“Sudah bangun?”ucap Alex dengan sedikit bingung.


Alex benar-benar tak menyangka ternyata Sherly akan langsung bangun,hanya dengan perkataan yang keluar dari mulutnya itu.


Sedangkan Sherly yang awalnya,sedang memegang hidungnya itu,ia pun langsung menoleh dan menatap ke arah suara yang ia dengar.


“Lexi?,kamu disini?,sejak kapan?,kok bisa sih kamu ada di sini?”tanya Sherly secara beruntun.


“Aku sudah ada di sini dari tadi,gimana tidurnya nyenyak kan?”ucap Alex dengan nada yang terdengar meledek di telinga Sherly.


“Maksud kamu apa?,aku kan baru tidur sebentar”ucap Sherly sambil menoleh ke arah jam.


‘Hah,apa?,aku sudah tidur berapa jam sih kok nggak kerasa,perasaan aku baru tidur sebentar deh,tapi ternyata sudah lebih dari tiga jam aku tidur’.batin Sherly saat melihat jam di dinding.


“Eh tunggu,jadi orang yang bangunin aku tidur itu kamu ya?”tanya Sherly sambil menatap Alex dengan mata memicing curiga.


Dan Alex yang mendengar itu,ia pun mulai angkat suara.


“Yah,iya itu aku,lagipula suruh siapa kamu tidurnya kayak kebo aja,aku dari tadi sudah berusaha buat bangunin kamu,


tapi kamu nggak bangun-bangun juga,aku sampai nggak tahu lagi caranya buat bangunin kamu,dan terpaksa deh aku pakai cara yang mengatakan kalau aku...”ucapan Alex yang terhenti karena terpotong dengan pertanyaan Sherly secara tiba-tiba.


“Jadi kamu yah orang yang sudah buat hidung aku sakit dan merah begini?”tanya Sherly langsung keintinya.


Sherly bertanya dengan nada sedikit marah,ia juga berkata sambil terus mengusap hidungnya itu.


Dan Sepertinya Sherly lupa dengan perkataan Alex yang berhasil membangun kan tidurnya itu,di karena kan rasa sakit di hidungnya.


“Ya itu aku,lagian kan sayang banget jika hidung kamu yang kecil dan ramping itu kalau nggak aku cubit,lagipula walau hidung kamu tidak terlalu mancung dan tidak terlalu pesek itu pas kok saat di cubit tangan aku ini”ucap Alex dengan nada sedikit cuek.

__ADS_1


Dan lagi-lagi Sherly yang mendengar ucapan Alex itu,ia hanya dapat menghembuskan nafas sambil menatap ke arah lain,seolah ia merasa sedikit marah dan jengkel akan ucapan Alex yang seperti meledek baginya.


Sedangkan Alex yang melihat itu,ia hanya dapat tertawa secara diam-diam,karena merasa lucu akan kelakuan Sherly yang mudah sekali tersinggung dengan ucapannya, padahal Alex hanya bermaksud candaan,tapi Sherly seperti mudah marah hanya karena ucapannya itu.


“Sudah,sekarang kamu mandi dulu sana!,ada acara penting yang harus kita hadiri”ucap Alex mengalihkan topik.


“Memangnya ada acara apa?”tanya Sherly penasaran.


“Sudah kamu mandi dulu aja,di sofa sudah di sediakan baju yang nanti akan kamu pakai”ucap Alex dengan nada terdengar seperti sebuah perintah di telinga Sherly.


Dan Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung mengangguk.


Setelah itu,Sherly pun berjalan menuju kamar mandi,dan setelah sampai ia pun langsung masuk.


Alex yang melihat itu,ia pun hanya diam untuk sesaat,tak lama setelah hanya diam saja,Alex pun berjalan keluar dari kamarnya itu.


Saat Alex keluar ia melihat ada seorang perempuan yang sedang berdiri di hadapannya itu,perempuan tersebut seperti patung yang hanya diam sambil menatap kearahnya saat pintu kamarnya ia buka.


‘Gila tampan banget’.batin perempuan itu sambil melamun dan menatap ke arah Alex dengan tak berkutik.


“Kamu siapa?,kenapa bisa ada di sini?”tanya Alex yang berhasil menyadarkan perempuan itu.


‘Gila,siapa itu,kok tampan banget,eh tuan Doni bilang kalau saya akan merias istri majikannya,jangan-jangan laki-laki yang ada di hadapan aku ini adalah majikannya tuan Doni’.batin Manda dengan menunduk karena merasa takut sekaligus bersalah.


Dan Alex yang mendengar itu,ia pun diam untuk beberapa saat,Alex menatap Manda dan memperhatikan gerak-gerik mana yang memang tidak mencurigakan.


‘Sepertinya benar dia orang suruhan Doni’.batin Alex yakin.


Dan Amel yang melihat Alex hanya diam sambil menatap kearahnya itu,ia pun hanya bisa menunduk.


‘Duh gimana ini,atau jangan-jangan majikan dari tuan Doni marah,karena perilaku tidak sopan aku tadi ya,eh tunggu sepertinya aku ingat siapa yang ada dihadapan aku ini,dia kan tuan Alex,dia juga sering masuk televisi,koran,dan majalah karena kesuksesan nya itu,duh gimana kamu bisa jadi bodoh sih saat melihat penampilan tuan Alex secara langsung untuk pertama kalinya ini,dan kenapa juga kamu bisa lupa kalau tuan Doni adalah bawahan tuan Alex dasar kamu ini pelupa,tapi kenapa harus lupa disaat seperti ini sih,jadi gimana ini nasib ku,apa aku harus memohon atau bagaimana’.batin Amel yang terus mengutuk dirinya sendiri.


Amel hanya bisa diam,dengan pikiran tak karuan.


“Oh kamu yang akan merias lili,kalau gitu kamu bisa masuk ke dalam”ucap Alex secara tiba-tiba.

__ADS_1


Dan Amel yang mendengar itu,ia pun akhirnya dapat menghembuskan nafas lega.


“Baik tuan,maaf atas kelancangan saya tadi tuan”ucap Manda dengan nada sedikit takut.


“Tidak masalah untuk hari ini saya maafkan,tapi tidak untuk lain kali,oh iya sepertinya Sherly telah selesai mandinya,jadi kamu bisa langsung merias dia”ucap Alex lagi.


Setelah mengatakan itu,Alex pun berjalan pergi melewati Manda.


Dan Manda yang melihat kepergian Alex itu,ia pun langsung masuk ke dalam kamar Alex itu.


Saat Manda telah masuk,ia melihat Sherly yang telah memakai pakaian yang di katakan Alex tadi.


“Benarkan baju ini,tapi kalau bukan baju ini terus yang mana lagi,kan hanya baju ini yang ada di sofa,tapi tunggu kenapa bajunya seperti untuk acara pesta ya?”ucap Sherly pada dirinya sendiri.


Sherly hanya diam sambil menatap ke arah bawah,ia melihat baju yang ia kenakan berwarna biru laut,dengan pernak-pernik yang sangat indah melekat pas di gaun tersebut.


“Nyonya maaf bila saya menganggu anda”ucap Manda secara tiba-tiba.


Sherly yang awalnya sedang menatap bajunya itu,ia pun langsung menatap ke arah Manda.


“Kamu siapa?”tanya Sherly kaget.


Sherly benar-benar tak sadar akan kehadiran Manda.


“Saya adalah perias yang akan menghias anda”ucap Manda memberi tahu.


“Perias?,untuk apa saya dirias?”tanya Sherly heran.


“Saya juga tidak tahu nyonya,saya hanya diperintahkan untuk merias anda saja nyonya,jadi saya tidak tahu akan ada acara apa ini”jawab Manda jujur.


“Ya sudahlah kalau begitu,kamu bisa merias saya”ucap Sherly setuju untuk dirias.


Setelah mengatakan itu,Sherly pun berjalan menuju meja rias,setelah sampai Sherly pun duduk sambil menatap ke arah cermin rias.


***

__ADS_1


Maaf bila ada salah kata.


Dan Mohon dukungannya 🤗


__ADS_2