
Saat ini Sherly yang cukup lama berbaring karena pingsan,ia pun mulai membuka matanya secara perlahan.
Dan saat Sherly telah membuka matanya,ia melihat Dewi,Mira,dan dafa,beserta Fani ada di ruangan yang sama dengannya.
“Ibu apa yang kak Mira katakan itu nggak benarkan”ucap Sherly sambil memeluk,Dewi yang duduk di pinggir kasur.
“Sherly tenangkan dirimu dulu nak,kamu jangan seperti ini,kita semua sedih tapi kita nggak bisa melakukan apa-apa,jadi tolong tenangkan diri kamu dulu”ucap Dewi dengan nada lembut miliknya.
Sherly yang mendengar itu,ia pun berusaha untuk menenangkan dirinya.
Dan setelah Sherly mulai tenang,Mira berjalan mendekat kearah Sherly.
“Sherly,ayah menitipkan surat ini padaku,dia mengatakan jika aku harus menyerahkan surat ini padamu”ucap Mira sambil menyerahkan sepucuk surat kepada Sherly..
Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menerimanya.
Setelah menerima ini,Sherly hanya diam sambil menatap surat itu,karena Sherly tak tahu harus berkata seperti apa.
Sherly merasa semua itu terasa seperti mimpi yang menyakitkan baginya.
“Biarkan Sherly untuk sendiri,lebih baik kita semua tinggal dia sendiri,mungkin dengan begitu Sherly dapat menenangkan dirinya”.ucap Mira pada yang lainnya.
Sontak mereka yang mendengar itu,mereka pun setuju untuk pergi bersama Mira meninggal kamar Sherly,kecuali Fani yang hanya diam tak bergeming,karena Sherly belum memberikan perintah apapun padanya.
Sedangkan Sherly melihat Fani hanya diam,ia pun mulai angkat suara.
“Pergilah,tinggalkan aku sendiri,karena aku butuh waktu untuk sendiri”ucap Sherly kepada fani.
Fani yang mendengar itu,ia pun langsung pergi meninggalkan Sherly sendirian di kamar miliknya.
Sementara saat ini Alex yangsedang duduk di kursi kebesaran milik itu,ia hanya diam sambil menatap kearah Doni dan ingin mendengarkan informasi apa yang akan Doni katakan.
“Jadi informasi apa yang kamu dapatkan?”tanya Alex dengan nada bertanya.
“Dari informasi yang saya dengar langsung dari Mira yang merupakan kakak dari nyonya Sherly,ia menceritakan seperti ini..
Ucap Doni yang mulai bercerita tentang apa yang kita ceritakan kepadanya..
__ADS_1
Flasback.
Saat itu Roy yang telah memasuki rumahnya itu,ia melihat Mira yang sedang duduk di sofa.
Tapi saat Mira melihat kedatangannya,Mira pun bangkit dan berjalan kearahnya.
“Ayah dari mana saja?”tanya Mira saat ia telah berada di hadapan Roy.
“Ayah tadi sudah datang ke perusahaan tuan Alex”ucap Roy memberi tahu.
“Untuk apa ayah datang ke sana?”tanya Mira langsung dengan nada herannya.
“Ayah kesana karena ada beberapa urusan yang harus ayah urus,dan awalnya ayah berniat untuk bertemu Sherly,tapi sayangnya tuan Alex melarang ayah”ucap Roy memberi tahu.
“Untuk apa ayah ke sana?,bukannya dulu kita telah bersikap jahat pada Sherly,jadi pantas saja untuk tuan Alex membenci kita”ucap Mira sambil menatap ayahnya yang terlihat sedih.
Tiba-tiba ditengah obrolan mereka,Roy mendapatkan telepon dari seseorang,ia pun langsung mengangkat telepon itu.
“Hallo”ucap Roy saat mengangkat telponnya itu.
Tapi setelah itu,pandangan Roy mengeras saat tahu siapa yang meneleponnya.
“Untuk apa kamu menelepon saya,dan saya juga tidak ingin datang ke perusahaan kamu”ucap Roy dengan marah.
“Datang ke perusahaan ini,atau nyawa keluarga kamu akan terancam”ucap orang itu dengan nada penuh ancaman.
Roy yang mendengar ucapan orang itu,ia pun langsung mematikan telepon itu.
Kemudian Roy berjalan dan masuk kedalam kamarnya,dan setelah cukup lama berada di kamarnya,Roy pun keluar dari kamarnya itu.
“Ayah ada apa?,kenapa ayah terlihat seperti sedang terburu-buru”ucap Mira yang sedang berdiri di luar kamar Roy.
“Mira jika sesuatu buruk terjadi pada ayah,maka ayah ingin agar kamu menyerahkan surat ini kepada Sherly”ucap Roy sambil menyerahkan surat itu kepada Mira.
Dan Mira pun langsung menerima surat itu.
“Ayah ada apa?,kenapa ayah bersikap aneh seperti ini?,dan maaf ayah tadi Mira sempat mendengar ucapan orang yang tadi berbicara dengan ayah melalui telepon,dia berkata kepada ayah dengan nada mengancam,
__ADS_1
sebaiknya ayah jangan dengarkan ucapan orang itu,biarkan saja yang penting ayah jangan ke sana,Mira takut orang itu berniat jahat pada ayah”ucap Mira disertai dengan nada khawatir miliknya.
“Ayah harus ke sana,kalau tidak ayah takut keluarga ini akan berada dalam bahaya,dan ayah berpesan kepada kamu agar kamu dan Sherly akur,ayah ingin agar kamu juga meminta maaf kepada Sherly atas apa yang kamu lakukan dulu”ucap Roy dengan nada penuh harap.
Setelah mengatak itu,Roy pun pergi tanpa menunggu jawaban dari Mira.
Dan tak terasa waktu pun terus berjalan,Mira yang sangat khawatir akan keadaannya ayahnya yang belum pulang itu,ia pun hanya bisa menunggu dengan cemas.
Pada keesokannya harinya.
Mira yang hendak keluar dari rumahnya itu,ia melihat ada sosok ayahnya yang terbaring di lantai.
Mira pun segera menghampiri itu.
“Ayah kenapa ayah ada di sini,ayo kita masuk ke dalam agar ayah bisa tidur di dalam”ucap Mira sambil menggoyang-goyangkan tubuh ayahnya.
Tapi Roy tak juga bergeming,kemudian Mira pun mengecek hidung Roy yang ternyata tidak bernafas.
“Tidak!,ini pasti tidak benar”ucap Mira dengan tak percaya sambil berjalan mundur.
Flashback end.
Alex yang mendengar cerita dari Doni itu,ia pun akhirnya menarik kesimpulan jika orang yang membunuh Roy memang benar adalah Rendi
“Tuan sebetulnya setelah saya mengantar anda ke villa milik anda,saya langsung kembali ke perusahaan karena takut sesuatu yang tak terduga terjadi,tapi saat saya berada di depan perusahaan saya melihat Mira yang sepertinya ingin bertemu nyonya Sherly,dia juga terlihat kesulitan saat bercerita kepada saya”ucap Doni menjelaskan secara detail.
Alex yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk mengerti.
“Menurut kamu siapa yang telah berani membunuh Roy”tanya Alex yang langsung menatap kearah Doni.
“Rendi"ucap Doni yang juga menarik kesimpulan jika Rendilah yang telah membunuh Roy.
“Benar,saya juga berfikir seperti itu”jawab Alex.
“Berarti kita juga harus cari bukti kejahatan dia yang telah membunuh Roy”ucap Alex lagi dengan wajah terlihat sedang berfikir.
“Baik tuan,dan untuk informasi yang saya dapat,ternyata Mark yang merupakan sekutu dari Rendi itu,ia merupakan seorang mafia besar tuan”ucap Doni memberi tahu.
__ADS_1
“Berarti kita harus lebih hati-hati lagi untuk menghadapi mereka”ucap Alex lagi.
“Tunggu,bukannya tadi saat kamu cerita,saya dengar jika Roy memberikan surat kepada Mira untuk Sherly,apa isi surat itu?”tanya Alex penasaran.