ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 14


__ADS_3

Keesokan harinya


Saat ini Sherly berjalan keluar dari kamarnya,seperti biasa,hari


ini Sherly memiliki jadwal kuliah pagi.


Saat telah berjalan cukup lama,akhirnya Sherly sampai diruang makan.


“Duh apa aku datang kepagian ya,kok Yang lain belum pada datang”ucap Sherly pada dirinya sendiri.


Sherly pun menggeser salah satu kursi kosong,lalu setelah itu,ia pun duduk.


Sherly pun melihat keatas meja,di sana makanan sudah siap dan tertata rapi,hanya tinggal menunggu anggota keluarga lainnya,karena hanya ada dirinya seorang yang telah sampai di ruang makan.


‘Kemarin aku tidak sarapan bersama keluarga, karena aku sedang menghindar


dari seseorang,yaitu kak Dafa.Dan kemarin juga kak Dafa menginap di rumah ini,mungkin karena kak dafa sedang membahas masalah rencana pernikahan yang akan berlangsung bulan depan,dan bulan depan itu,hanya tinggal beberapa hari lagi dari sekarang,tapi ya sudahlah jangan pikirkan itu lagi,dan semoga aja pernikahan kakak nanti berjalan lancar’pikir Sherly sedikit termenung.


Sherly memang menghindar dari dafa agar kakaknya tidak salah paham terhadap dirinya,tetapi sepertinya Sherly salah, karena meski pun ia telah berusaha untuk menghindar dari Dafa,tetap saja kakaknya salah paham terhadap dirinya.


Meski pun begitu,Sherly tidak terlalu peduli,karena memang ia tidak berniat untuk merebut dafa dari kakaknya.


Tak lama,Mira pun datang dan menggeser kursi di samping Sherly.


Kemudian disusul dengan kedatangan Dewi dan Roy.


Dan saat sampai di meja makan,Roy pun menggeser kursi dan mempersilahkan Dewi duduk.


“Silahkan duduk”ucap Roy berusaha untuk lembut.


“Terima kasih mas”jawab Dewi


Lalu Dewi pun duduk,dan di susul oleh Roy yang ikut duduk.


Sherly yang melihat ayahnya memperlakukan ibunya dengan lembut itu,ia pun tersenyum senang dalam hati.


Sherly tahu jika Roy sedang berusaha untuk menepati janjinya kepada dirinya,dan memperlakukan ibunya dengan baik,sesuai yang ayahnya janjikan kepada dirinya.


Sedangkan Mira yang melihat hal itu,ia langsung menatap heran ke arah Sherly.


Dan Sherly yang ditatap seperti itu,ia pun hanya menjawab tatapan Mira dengan sebuah senyuman.


‘Walaupun aku harus rela berkorban demi kebahagiaan ibu,aku rela kok untuk melakukan itu,asalkan ibu bahagia,aku juga pasti akan ikut bahagia’batin Sherly Yang merasa terharu akan perlakuan ayahnya kepada ibunya itu.


Saat semua keluarga Sherly telah berkumpul,mereka pun memulai acara sarapan,dengan keadaan hening.


Tapi tiba-tiba di saat mereka sedang sarapan,bel rumah berbunyi.


Mereka berempat yang mendengar itu,


langsung menatap saling menatap satu sama lain,seolah sedang bertanya.


“Biar Sherly yang buka pintunya.”ucap Sherly tiba-tiba yang berinsiatif untuk membukakan pintu.


Sontak ucapan Sherly itu,langsung mendapat anggukan tanda setuju.


Sherly pun bangkit dari kursi,kemudian ia berjalan melewati ruang tamu,setelah lama berjalan akhirnya Sherly pun sampai di depan pintu.


Tanpa menunggu lama Sherly pun membukakan pintu,dan betapa kagetnya dirinya saat ia melihat siapa yang bertamu.

__ADS_1


‘Tuan Alex dan tuan Doni,kenapa mereka berdua ada di sini?’pikir Sherly kaget.


Ya!orang yang bertamu itu adalah Alex dan Doni.


“Nona maaf kami datang tanpa memberitahu”ucap Doni menyadarkan Sherly dari lamunannya.


Sontak Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menjawab ucapan Doni dengan sedikit terbata-bata.


“Ah iya nggak apa-apa,silahkan masuk tuan-tuan”ucap Sherly sopan.


Alex dan Doni pun langsung masuk setelah Doni memberikan sekeranjang buah kepada Sherly.


Sherly pun langsung membawa mereka


ke ruang makan,karena ia tidak tahu harus membawa mereka kemana.


Setibanya mereka diruang makan.


“Ayah,tuan Alex datang bertamu”ucap Sherly pada Roy.


“Kalau begitu saya pamit kebelakang dulu tuan”lanjut Sherly yang berkata dengan sopan.


Alex yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk.


Selepas kepergian Sherly,Roy yang melihat kedatangan Alex dan Doni itu,ia pun sempat kaget untuk sesaat.


“Tuan alex,apa yang membuat anda kemari? apakah anda memliki hal penting sehingga datang kemari?”tanya Roy,sambil bangkit dari kursi tempat ia duduk,ia berusaha untuk berkata dengan sopan.


Alex yang mendengar pertanyaan dari Roy pun hanya diam.


Doni yang melihat tuannya hanya diam pun tahu bahwa Alex tidak berniat untuk menjawab pertanyaan dari Roy.


“Maaf tuan,ini salah saya,silahkan duduk! mohon maaf atas kelancangan tadi,saya harap anda tidak memasukannya ke dalam hati.”ucap Roy,seakan sadar atas maksud ucapan doni yang seperti sebuah sindiran untuknya.


Roy pun mempersilahkan Alex dan Doni untuk duduk.


Doni yang mendengarkan itu,ia pun melangkah mendekati salah satu kursi,dan menggeser kursi itu.


“Silahkan tuan anda duduk”ucap Doni sopan .


Alex yang melihat itu,ia langsung duduk di tempat yang Doni siapkan.


Melihat Alex yang sudah duduk,Doni pun ikut duduk di kursi lain yang masih kosong.


Beberapa saat kemudian,Sherly pun kembali


ke ruang makan,ia melihat suasana berubah


mencekam karena kedatangan Alex dan Doni.


Sherly pun langsung duduk di kursi tempat ia duduk tadi.


“Silahkan di makan tuan!,mohon maaf jika makanan kami tidak sesuai dengan selera anda”ucap Roy setelah kedatangan Sherly,ia mempersilahkan Alex dan Doni untuk makan,dan berharap dengan begitu dapat menghilangkan suasana yang mencekam ini.


Mereka semua pun memulai sarapan dengan hening,dan tak ada yang berani untuk berbicara.


‘*K*enapa suasananya menjadi seperti ini?,dan kenapa mereka bisa datang kesini? apa tujuan mereka’ batin Dewi yang hanya dapat bertanya dalam hatinya.


Sebenarnya Dewi penasaran,akan kedatangan alex,karena Alex merupakan orang yang sangat terkenal di negara ini, dan tentu saja sangat di hormati dan di takuti di negara ini,jadi Dewi hanya diam tidak berani untuk berbicara takut menyinggung Alex.

__ADS_1


Karena Dewi tidak ingin membuat keluarganya dalam bahaya,Dewi pun hanya berusaha untuk fokus terhadap makanannya.


Sedangkan Mira hanya diam,tetapi sesekali ia akan mencuri-curi pandang ke arah Alex.


‘*T*ampan sekali,bahkan dafa gak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan dia.Tapi sayangnya aku cuma suka dan cinta sama Dafa,apalagi kami akan segera menikah,’batin Mira,meskipun begitu dirinya hanya mencintai dafa,yang menurutnya adalah malaikat penyelamat baginya.


Tak lama sarapan pun selesai,Roy mengajak


mereka semua keruang tamu,dan mereka pun duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


“Maaf tuan,apa maksud tujuan anda kemari? apakah ada hal yang sangat penting sehingga anda datang secara langsung kemari?”


ucap Roy memulai pembicaraan setelah mereka semua duduk.


“Kami datang kesini untuk membahas acara


pernikahan antara tuan Alex dan Nona Sherly”


ucap Doni,ia mewakili Alex untuk berbicara.


Roy yang mendengar itu seketika tegang.


Bukan! Roy tegang bukan karena ucapan


Doni,tetapi karena perjodohan itu hanya Roy,Alex, Doni,dan Sherly yang tahu akan hal


itu,sedangkan Mira dan Dewi mereka tidak mengetahui akan hal itu.


“Maksud tuan apa? saya nggak ngerti dengan perkataan anda?”ucap Dewi yang memberanikan diri untuk bertanya.


“Oh,tuan Alex ini adalah pacar Sherly,


dan kami berencana akan menikah Bu,maaf ya jika Sherly tidak memberi tahu ibu dulu”ucap Sherly yang telah paham akan situasi yang terjadi,sekarang ia tahu bahwa ayahnya tidak memberi tahu ibunya tentang perjodohan antara dirinya dan Alex.


‘*M*aafin Sherly bu,Sherly terpaksa berbohong ke ibu,mungkin ini yang terbaik,Sherly nggak ingin keluarga ini menderita,jika memang Sherly harus berkorban,Sherly akan berusaha untuk menerima kenyataan ini,asal keluarga kita bahagia’ batin Sherly.


Sherly tahu berbohong itu salah,tetapi tidak


ada cara lain,karena Sherly tahu ibunya tidak


akan terima jika mengetahui bahwa ia akan di jodohkan.


karena jika ibunya tahu akan hal itu,ia pasti akan sangat marah,dan mungkin saja ibunya juga akan meninggalkan ayahnya.


Dan Sherly tidak ingin hal itu terjadi,karena ia pasti akan merasa bersalah jika sampai hubungan antara ibu dan ayahnya menjadi renggang karena dirinya.


Dewi yang mendengar itu,ia pun akhirnya bungkam,ia berusaha untuk percaya perkataan anaknya,meskipun di dalam hati


kecilnya mengatakan bahwa anaknya sedang


menyembunyikan sesuatu darinya.


Alex yang mendengar itu pun hanya diam,


tetapi didalam hati ia seakan tersenyum sinis.


Mereka pun kembali membahas acara pernikahan antara Alex dan Sherly,Alex sepakat untuk membuat pesta pernikahan, yang akan di rayakan sehari setelah pernikahan Mira dan Dafa,dan Sherly pun terpaksa harus menerima itu,karena waktu dimana pesta pernikahan antara dirinya dan Alex sesuai dengan janji Alex kepada dirinya,yang telah memberikan ia waktu seminggu.


Dan setelah kesepakatan itu tercapai,Alex dan doni pun pergi dari rumah Sherly,.

__ADS_1


Sedangkan Sherly dan Mira pun pamit kuliah,karena pembicaraan tersebut tidak lama,jadi mereka masih sempat kuliah,dan tentunya dengan kendaraan mereka masing-masing.


__ADS_2