ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 61


__ADS_3

Keesokan harinya.


Hari ini Sherly sedang makan di sebuah restoran bersama dengan Fani.


Mereka terlihat sangat menikmati acara makannya itu.


“Sherly,sepertinya saya akan ke toilet dulu,silahkan kamu lanjutkan saja acara makannya,kalau begitu saya permisi”ucap Fani.


Setelah itu,Fani pun berjalan pergi menuju toilet dan meninggalkan Sherly sendirian.


Dan saat Sherly sedang asik memakan,tiba-tiba ada seseorang yang datang dan menghampiri ke arahnya.


“Kamu yang bernama Sherly itu kan?,yang Alex sebut istrinya itu,iya kan?”tanya perempuan itu dengan sinis.


Sherly yang awalnya hanya fokus menatap ke arah makanan yang sedang ia makan itu,ia pun menoleh dan menatap ke arah perempuan itu.


Dan saat Sherly menoleh,akhirnya ia tahu siapa perempuan itu,yang ternyata adalah Amel.


“Kamu itu,teman masa kecilnya Lexi,iya kan?”ucap Sherly yang menghentikan acara makannya itu dan menatap ke arah Amel yang duduk di hadapannya.


Amel yang mendengar nama panggilan Sherly kepada Alex itu,ia hanya dapat mengepalkan tangannya erat.


‘ Lexi,tadi dia menyebut nama Alex dengan sebutan Lexi,dulu saat aku masih berteman dengan Alex,aku pernah memanggil namanya dengan nama Lexi yang merupakan panggilan sayang keluarganya,tapi Alex marah akan hal itu,karena nama itu hanya boleh di sebut oleh ketiga orang penting di hidupnya,dan hanya ayah,ibu,serta kakaknya saja yang dapat memanggil namanya seperti itu,memangnya seberapa dekat hubungan mereka itu,ini tidak bisa di biarkan aku harus segera menyingkirkan dia’. Batin Amel.


Amel terlihat sangat marah,tapi ia tetap menahan emosinya agar tidak meluap,dan ia hanya dapat mengepal erat kedua tangannya yang saat ini berada di bawah meja.


“Kamu!,beraninya kamu menyebut nama Alex dengan panggilan sayang yang di berikan keluarganya untuk alex”ucap Amel tak terima.


“Memangnya kenapa?,aku menyebut nama Lexi atas permintaan Alex sendiri”ucap Sherly seolah tanpa beban.

__ADS_1


Dan Amel yang mendengar ucapan Sherly itu, lagi-lagi ia mengepalkan kedua tangannya lebih erat.


“Kamu! tahukah kamu,bahwa nama itu hanya boleh di sebutkan oleh anggota keluarganya saja,dan atas hak apa kamu dapat memanggil nama Alex dengan sebutan seperti itu”ucap Amel dengan sedikit berteriak,karena rasa marahnya,tapi meski begitu dengan sekuat tenaga ia tahan,agar tidak membuat keributan di restoran tersebut


“Ya,aku tau itu,tapi memangnya kenapa?,


bukankah aku ini istrinya,dan otomatis aku ini juga keluarganya”jawab Sherly.


“Memangnya seberapa dekat hubungan kalian,hingga Alex membiarkan kamu memanggil panggilan sayang itu untuk Alex”ucap Amel dengan menatap tajam kearah Sherly.


“Mbak mbak,kenapa pertanyaan mbak aneh banget,bukannya sudah seharusnya hubungan antara suami istri itu sangat dekat,iya kan mbak?,dan apa hubungannya dengan mbak,tentang hubungan kami ini”ucap Sherly sambil menggelengkan kepala,seakan pertanyaan Amel merupakan pertanyaan yang tak masuk akal yang pernah ia dengar.


“Karena saya mencintainya,bukan kah kamu sudah tahu jika saya mencintai Alex,jadi tolong kamu tinggalkan Alex dan biarkan kami hidup bahagia,dan kamu juga jangan panggil saya dengan sebutan Mbak,karena saya gak Sudi dengarnya”ucap Amel sambil menatap ke arah Sherly.


Sherly yang mendengar itu, ia hanya diam untuk sejenak sambil menatap ke arah Amel.


“Oke saya gak akan panggil kamu dengan sebutan mbak lagi,tapi memangnya kenapa jika kamu mencintai suami saya?,apakah saya harus meninggalkan suami saya demi kamu gitu?”tanya Sherly,ia menjeda sejenak ucapannya itu.


“Kamu!”ucap Amel tak mampu melanjutkan perkataannya,karena saking marahnya saat ia mendengar ucapan Sherly tadi.


Setelah itu,Amel pun langsung mengambil kartu ATM miliknya dari dalam tas miliknya itu.


“Ini kartu ATM milik ku dan akan menjadi milikmu,asal kamu meninggalkan Alex” ucap Amel sambil menyerahkan kartu itu kepada Sherly.


Sherly yang melihat hal itu,ia hanya diam sambil memerhatikan kartu ATM yang di berikan Amel kepadanya.


“Kenapa hanya diam?,apakah kamu terkejut karena saya bisa memberikan kamu uang yang banyak ini,dan kamu gak perlu takut di dalam sini terdapat lebih dari 10 milyar,jadi kamu dapat puas dengan uang itu iya kan?”tanya Amel dengan sinis.


“Ini saja,bahkan uang ini hanya akan habis dalam satu Minggu,dan Alex bahkan memberikanku baju-baju yang mahal dan bagus untukku,jadi ini bukan apa-apa bagiku”ucap Sherly,ia merasa tak terima harga dirinya ditukar dengan uang,seberapa banyak uangnya itu,ia tak akan terima akan hal itu.

__ADS_1


“Kamu! oke ternyata kamu lebih matre dari apa yang ku kira”setelah mengatakan itu,Amel pun mengambil satu lagi kartu ATM miliknya.


“Ini,tinggalkan Alex dan kamu dapat mendapatkan semua uang ini”ucap Amel menyerahkan kartu ATM yang berwarna silver sama seperti kartu yang tadi di berikan kepada Sherly tadi


“Ternyata kamu orang cukup kaya,kamu juga rela membayar aku dengan mahal,hanya agar aku meninggalkan alex”ucap Sherly sambil melihat kedua kartu yang berwarna silver itu.


‘ Ha...ha...,pasti kamu akan meninggalkan alex demi uang yang aku berikan itu,dasar bodoh padahal uang itu sangat sedikit bagi Alex,


karena jika aku telah sampai mendapatkan hatinya, ia pasti akan memberiku harta yang lebih banyak lagi’. batin Amel.


Amel hanya diam sambil tersenyum jahat saat melihat Sherly diam dengan memegang kedua kartu ATM miliknya itu.


“Oke aku sudah mengambil keputusan”ucap Sherly menjeda sejenak ucapannya itu.


Kemudian ia menatap kearah Amel yang sedang tersenyum,ia yakin bahwa Amel berpikir jika ia akan menerima uang Amel itu.


“Iya,apa yang kamu pilih”ucap Amel sambil tersenyum sinis.


“Aku menolak uang ini,karena menurut ku harta Alex saja sudah cukup bagiku,kalau begitu saya kembalikan ATM ini padamu”


ucap Sherly sambil menyerahkan kedua kartu ATM itu kepada Amel.


Amel yang mendengar itu,ia menatap Sherly dengan tatapan tak terima.


“Kamu!!”sebelum Amel melanjutkan ucapannya,tiba-tiba Fani datang dan menghampiri Sherly.


“Fani mari kita pulang!”ajak Sherly.


“Baik,kebetulan saat saya ke toilet tadi, saya juga telah membayar makanan kita”jawab Fani.

__ADS_1


Setelah itu,mereka berdua pun langsung keluar dari restoran tersebut.


__ADS_2