
Tak lama mobil tersebut berhenti setelah sampai di sebuah mall yang cukup besar.
Mereka bertiga pun turun dari dalam mobil dan langsung berjalan masuk ke dalam mall,tak lama mereka berjalan cukup jauh,mereka bertiga pun berhenti di depan sebuah toko pakaian.
Kemudian mereka pun masuk ke dalam toko pakaian yang menyediakan berbagai macam pakaian.
“Sherly,Bella kalian mau beli apa?,aku yang bayar deh”ucap citra setelah mereka menghampiri sebuah rak pakaian.
“Tumben kamu yang bayarin,biasanya kamu yang selalu minta traktiran dari kita tuh”ucap Bella dengan nada menyindir,tapi hanya bermaksud sebagai sebuah candaan.
“Hehe...gak apa-apa kan, lagian sekarang kan lagi diskon,yah gak apa-apalah buat traktir kalian”jawab citra cengengesan.
“Enggak ah,aku masih banyak baju yang belum aku pakai,lagian buat apa banyak-banyak beli pakaian?”tolak Sherly dengan halus.
“Gak apa-apalah sher,mumpung citra yang bayar,jarang-jarang loh citra traktir kita”ucap Bella menimpali.
“Ini baju buat kamu,sama celananya udah aku pilihan cocok buat kamu,pasti kamu bakalan cantik jika pakai ini,jangan lupa untuk di pakai ya!”ucap citra menyerahkan sebuah pakaian yang berlengan panjang,dengan sebuah celana panjang.
Setelah mereka memegang sebuah baju untuk mereka masing-masing,mereka pun berjalan bersama-sama menuju kearah kasir.
Dan tak lama,mereka pun keluar setelah membayar belanjaan yang mereka bawa,yang di bayarin langsung oleh citra.
“Ke restoran yuk,lapar pengen makan”ucap citra.
“Iya nih aku juga lapar,ya udah yuk ke restoran dulu,tapi kamu tahu di mana makanan yang enakan cit?”tanya Bella menimpali
“Taulah aku kan lumayan sering ke sini,ayo jalan ikuti aku”ajak citra
Mereka pun kembali berjalan menuju sebuah restoran langganan Citra,tak lama mereka pun sampai.Sherly dan yang lainnya langsung berjalan ke sebuah meja yang melingkar,mereka mengambil tempat duduk yang akan mereka tempati.
“Maaf yah,bukan restoran mahal, tapi walau begitu restoran di sini makanannya enak-enak loh”ucap citra.
“Yaelah cit,gak usah begitu kali,lagian kita juga sering makan jajanan di pinggir jalan”ucap Bella menimpali
“Hehe...iya juga ya,kita kan lebih sering makannya di pinggir jalan, dari pada di restoran”ucap citra cengengesan.
__ADS_1
Citra pun mengambil buku menu yang ada di meja,ia juga memanggil pelayan restoran,setelah memesan cukup banyak, pelayan tersebut pun pergi untuk mengambil pesanan yang mereka minta.
Tak lama pesanan itu pun datang,dan mereka pun mulai memakan makanan tersebut.
“Gimana enak kan makanan yang kalian makan?,pasti setelah ini kalian bakal ketagihan untuk makan di sini”ucap citra dengan mulut yang penuh makanan
Bella pun menelan makanannya itu,setelah itu ia pun meneguk minuman yang ada di dihadapannya itu.
“Udah lah cit,jangan ngomong kalau lagi makan, kalau tersedak baru tau rasa,iya kan sher?”tanya Bella kepada Sherly.
Sedangkan Sherly hanya mengangguk sebagai tanda jawaban,karena mulutnya tengah mengunyah makanan.
“Ya biarin lah, mulut mulut aku ini,emang kenapa kalau aku tersedak”jawab citra dengan mulut yang tengah mengunyah makanan.
“Dih,dibilangin malah ngeyel,kalau tersedak baru tau rasa”ucap Bella,ia pun hendak melanjutkan makannya,tapi tiba-tiba citra benar-benar tersedak,bella pun langsung menatap ke arah citra.
"Uhkkk"citra pun tersedak.
“Tuh kan ngeyel kalau di bilangin,makanya kalau ada yang nasehatin, jangan suka ngeyel”ucap Sherly,yang duduk di samping citra, ia pun menepuk-nepuk punggung citra pelan.
“Ini sih,gara-gara Bella yang nyumpahin aku biar tersedak,kamu jahat banget sih bel,nyumpahin teman kamu sendiri”ucap citra setelah selesai minum,ia hanya menyalahkan Bella karena tak terima dengan ucapan Bella tadi.
“Enak aja,aku yang di salahin, kamu tuh yang salah,malah nyalahin orang lain,gak jelas banget sih”ucap Bella sambil mengangkat sebelah alisnya.
“Udahlah, kalian ini dimana-mana pasti ribut,gak malu apa?”ucap Sherly menengahi pertengkaran mereka.
“Walaupun begitu aku tetap sayang kok sama dia”ucap Bella dan citra dengan kompak.
“Cie barengan jangan-jangan jodoh kali”ucap Sherly meledek.
“Enggak ya aku masih normal”lagi-lagi citra dan Bella berkata bersamaan sambil berteriak.
“Tuh kan barengan lagi”ucap Sherly tersenyum meledek.
“Sherly!!!”citra dan Bella berteriak bersama-sama tidak terima akan ledekan Sherly.
__ADS_1
“Oke, oke, oke,kalian jangan marah, aku kan cuman becanda, lagian kalian suka banget adu mulut sih,kalau udah saling berjauhan aja,kalian pasti akan kangen”ucap Sherly,sambil melirik kearah Bella dan Citra yang hanya diam.
Akhirnya mereka pun melanjutkan acara makannya dengan hening.
Saat acara makan telah selesai,Citra pun bangkit untuk membayar makanan mereka.
Tak lama setelah itu Citra pun kembali setelah membayar makanan yang mereka makan.
“Yuk pulang!”ajak citra.
“Kalian pulang aja duluan,aku mau ke toilet dulu”ucap Sherly menolak halus ajakan citra.
“Kenapa?, kalau mau aku bakal tungguin kamu aja,agar kita bisa pulang bareng”jawab citra.
“Aku masih ada urusan,setelah ini”jawab Sherly lagi.
Dan kedua sahabatnya itu hanya dapat mengangguk tanda mengerti, kemudian kedua sahabatnya itu pun berjalan pergi meninggalkan Sherly sendirian di restoran tersebut.
Sherly pun kemudian berjalan kearah toilet,karena Sherly memang benar-benar ingin ke toilet.
Tak lama setelah itu sherly pun keluar dari toilet,dan berjalan menuju ke luar restoran,tapi sebelum itu,tiba-tiba sebuah suara menghentikan langkahnya.
“Sherly”ucap sebuah suara
‘Suara itu kayaknya aku pernah dengar, tapi di mana ya?,kok aku merasa suara itu memang gak asing di telingaku’ batin Sherly sambil mengingat-ingat akan suara itu.
‘Ha.. itu kayaknya suara dia,tapi gak mungkin kan?,kalau itu suara dia,bukannya dia gak ada di sini,mungkin aku cuman berhalusinasi’ batin Sherly sambil mengepal erat kedua tangannya.
“Sherly”kembali terdengar sebuah suara,bersamaan dengan terdengarnya suara sepatu yang berjalan mendekat kearah Sherly
Sherly yang awalnya hanya diam itu,ia pun berbalik untuk melihat siapa orang yang memanggil namanya tadi.
Saat Sherly berbalik,dan melihat siapa orang yang memanggil namanya tadi,betapa kagetnya Sherly saat melihat orang tersebut.
Sherly hanya diam dan tertegun, saat melihat orang tersebut,dengan kedua tangan yang mengepal semakin erat.
__ADS_1