ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 105


__ADS_3

Sontak orang yang sedang mengawasi layar monitor itu,ia pun langsung berbalik dan menatap kearah Amel.


“Tawaran apa yang kamu berikan?”tanya orang itu.


“Kamu pasti sudah melihat aku yang sedang mengambil dokumen penting yang ada di ruangan Alex itu iya kan?”ucap Amel dengan nada bertanya.


“Iya terus?”tanya orang itu singkat.


“Aku akan kasih kamu uang berapa pun yang kamu mau asalkan kamu turuti perintah aku”ucap Amel melakukan penawaran.


“Ha..ha...,memangnya kamu bisa kasih aku uang yang lebih besar dari yang tuan Alex berikan kepadaku?”tanya orang itu sambil berjalan mendekati Amel.


“Iya aku akan kasih uang seberapa pun yang kamu mau,ini aku serahkan cek kosong untuk kamu,silahkan kamu tulis nominal yang kamu inginkan,terserah berapapun itu”ucap Amel sambil menyerahkan selembar cek kosong yang ia ambil dari tasnya.


“Yakin berapapun itu kan?”tanya orang itu memastikan,ia bertanya setelah menerima cek dari kosong Amel.


“Iya dan siapa nama kamu?”tanya Amel.


Arjun yang mendengar itu,ia hanya diam dan fokus sambil menulis nominal yang ia inginka,setelah menulis nominal yang ia inginkan Arjun pun angkat suara.


“Nama saya Arjun,dan ini nominal yang aku inginkan”ucap Arjun sambil menyerahkan cek yang telah ia isi dengan angka.


‘Sial!!,ternyata ia adalah orang yang matre,aku tak menyangka jika ia akan menginginkan uang sebanyak ini,tapi tidak apa-apa lah nanti saat rencana kamu berjalan dengan lancar,aku juga pasti akan mendapatkan lebih banyak dari ini ’.batin Amel sedikit kesal saat melihat jumlah uang yang harus ia keluarkan.


“Oke Arjun aku setuju,aku akan memberikan uang sesuai yang kamu inginkan ini ingin, tapi kamu menghapus rekaman CCTV pada saat aku sedang mengambil dokumen,dan kalau bisa kamu rubah rekaman CCTV itu hingga Sherly lah yang terlihat sedang mengambil dokumen itu”ucap Amel dengan nada perintah.


“Tenang saja itu adalah hal yang gampang,kamu tidak usah khawatir soal itu”jawab Arjun enteng.


Setelah mendapatkan kesepakan yang diinginkan,Amel pun langsung pergi tanpa menemui Sherly terlebih dahulu,ia pergi dengan membawa dokumen yang telah ia simpan di dalam tas yang ia bawa.


Keesokan harinya.


Saat ini di dalam perusahaan telah banyak orang yang sedang berkumpul di depan perusahaan.


Sherly dan Amel pun sudah ada di sana.


“Bagaimana ini katanya ada satu dokumen penting yang hilang”ucap salah satu karyawan secara pelan.


“Walaupun hanya satu dokumen tapi bernilai paling besar diantar yang lainnya”timpal karyawan lainnya.


Dan masih banyak lagi bisik-bisik yang terdengar,tetapi pada saat Alex dan Doni datang tiba-tiba bisik-bisik itu pun berhenti.

__ADS_1


“Kalian pasti tahu kenapa kalian semua bisa berkumpul di sini,iya kalian di kumpulkan di sini karena kita akan mencari orang yang telah berani mencuri dokumen yang sangat penting di perusahaan ini”ucap Doni dengan keras.


“Dan apakah kalian ada yang mengetahui jika siapa pelaku yang bisa mengambil dokumen yang ada di perusahaan ini?”lanjut Doni dengan nada bertanya.


Sontak Amel yang mendengar itu,ia pun langsung mengangkat tangannya.


“Saya tahu”ucap Amel lantang.


Sontak sikap Amel itu pun menjadi pusat perhatian semua orang yang berkumpul di sana.


“Siapa?”tanya doni langsung.


Amel pun diam untuk beberapa saat,


kemudian ia pun menatap kearah Sherly.


“Sherly,dialah orang yang telah berani mengambil dokumen penting itu”ucap Amel yang sontak membuat orang-orang yang ada di sana terkejut.


Tapi meskipun semua karyawan yang ada di sana merasa terkejut,mereka tetap hanya diam tak ada yang berani bersuara.


“Anda jangan berani asal menuduh”ucap Doni penuh peringatan.


Semua orang yang ada di sana itu pun hanya diam saja mendengar ucapan Amel itu.


“Kenapa kalian hanya diam,ayo kita keruang pengawas”ajak Amel.


Setelah mengatakan itu,Amel pun berjalan terlebih dahulu menuju ruang pengawas.


Dan lagi-lagi para karyawan yang ada di sana hanya diam,seoalah mereka takut jika mereka bergerak sedikit saja,maka Alex akan marah.


Amel yang telah melangkah itu,ia pun langsung menghentikan langkahnya saat matanya tak sengaja melihat seorang karyawan yang hanya diam saja.


“Kenapa hanya diam,bukannya kalian penasaran dengan siapa sebenarnya pelaku yang telah mencuri dokumen penting yang ada di perusahaan ini”tanya Amel pada salah satu karyawan yang ia lihat


Kemudian ia melihat sekeliling dan ternyata semua karyawan hanya diam tak bergeming.


Sedangkan para karyawan lain yang mendengar itu mereka pun hanya diam sambil menunduk.


‘Lebih baik kita merasa penasaran dari pada harus menanggung kemarahan dari tuan Alex’.begitulah batin para karyawan hampir sama.


“Oh iya aku hampir lupa kalau para karyawan ini hanya akan mengikuti apa yang Alex katakan,karena selain Alex dan orang-orang kepercayaan Alex kalian nggak akan mau menuruti perintah orang itu,benarkan?”ucap Amel sambil menatap kearah para karyawan yang hanya diam saja.

__ADS_1


“Jadi Alex tolong kamu perintahkan karyawan lain untuk melakukan seperti apa yang aku katakan tadi”ucap Amel dengan nada memohon.


Dan Alex yang melihat itu,ia hanya diam tak bergeming sambil menatap kearah Amel.


“Kenapa hanya diam?,kamu takut jika yang aku katakan itu benar ya?”tanya Amel dengan nada menantang.


Sontak Alex yang mendengar itu,ia pun langsung angkat suara.


“Oke aku percaya jika Liliku ini nggak akan pernah melakukan ini,jadi ayo kita ke ruang pengawas dan melihat siapa yang sebenarnya mencuri dokumen itu”ucap Alex sambil menatap kearah Sherly yang hanya diam saja.


Setelah itu,Alex,Sherly dan yang lainnya pun langsung berjalan menuju ruang pengawas.


Tak lama mereka semua pun sampai di depan ruang pengawas.


“Tunggu sepertinya ruang pengawas tidak akan bisa menampung kita semua,jadi gimana jika hanya orang-orang yang memiliki jabatan tinggi yang bisa masuk”usul Amel.


Alex yang mendengar itu,ia pun mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan Amel.


Kemudian Alex pun menatap kearah ribuan pekerja yang hanya diam berdiri di koridor yang ada di depan ruang pengawas.


Setelah itu,Alex pun memilih lima orang yang memiliki jabatan tinggi untuk masuk termasuk Doni.


“Alex apakah kamu tidak ingin ikut masuk,cobalah lihat seberapa jahat dan licik orang yang kamu cintai ini”ucap Amel dengan sombong.


“Tidak aku hanya akan di sini menemani Liliku”jawab Alex langsung.


“Oke jangan menyesal jika kenyataan tidak sebaik yang kamu pikirkan”ucap Amel sambil tersenyum sinis kearah Sherly.


Dan setelah itu,Lima orang termasuk Doni pun masuk ke dalam ruang pengawas,dengan Amel yang juga ikut masuk ruangan.


“Tunjukan CCTV yang ada di ruangan tuan Alex kemarin Siang”perintah Alex pada Arjun.


Arjun yang mendengar itu,ia pun langsung menayangkan CCTV yang ada di ruangan Alex sesuai dengan yang dikatakan oleh Doni.


Dan di saat mereka berlima dan juga amel melihat di layar monitor,mereka melihat jika apa yang amek katakan itu benar, karena Sherlylah yang terlihat di sana.


‘He...he...,entah apa yang ia lakukan sehingga bisa merubah rekaman CCTV itu,ternyata dia orang yang jenius,tidak sia-sia juga aku membayarnya mahal-mahal’.batin Amel tersenyum puas sambil menatap Arjun yang juga menatap kearahnya.


Dan mereka berlima yang termasuk Doni yang ada di sana itu pun hanya diam tanpa mengatakan satu kata pun saat melihat itu.


Setelah cukup melihat layar monitor Doni dan keempat orang lainnya keluar bersama dengan Amel yang tersenyum secara diam-diam.

__ADS_1


__ADS_2