ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 66


__ADS_3

Saat ini Sherly hanya diam dengan wajah yang sedikit tegang.


‘Habislah aku ini,dia pasti akan salah paham padaku,gimana ini?’. batin Sherly sedikit cemas.


“Lili ada apa ini?,siapa laki-laki itu?,apa kamu mengenalnya?”tanya Alex,setelah itu Alex berjalan ke arah Sherly.


“Bukan! aku juga gak tahu siapa dia,tapi tiba-tiba dia datang ke sini”ucap Sherly menjelaskan.


“Lili?,bukan nya nama dia itu Sherly ya?,kenapa kamu Panggi dia Lili?”tanya Tama.


“Lili dia kenal kamu,buktinya dia tahu nama kamu,terus kenapa kamu bilang tidak kenal sama dia”tanya Alex sambil menatap ke arah Tama dengan tatapan tak suka.


‘ Matilah,ini orang nggak bisa diam ya,dari tadi bicaranya sok kenal banget sih’. batin Sherly.


”Itu...,dia itu...”ucap Sherly sedikit gagu,ia merasa bingung harus mulai menjelaskan dari mana.


“Itu kami kenal barusan”bukan Sherly yang menjawab,melainkan Tama.


”Barusan?,maksud kamu apa?,kamu kenal dengan istri saya barusan gitu?”tanya Alex datar.


Meski pun wajahnya terlihat tenang,tapi Alex saat ini sedang menahan rasa marahnya yang seakan bergejolak,di karena kan ia merasa cemburu saat melihat Sherly sedang bersama dengan Tama tadi.


“Dih gimana sih kamu ini,saya kan sudah bilang kalau saya itu kenal dengan Sherly itu barusan,berarti saya mengenal Sherly masih baru belum lama,masa gitu aja gak tahu,tapi tunggu..., katanya Sherly itu istri kamu?,jadi apa yang Sherly katakan itu benar gitu?”ucap Tama sambil menatap ke arah Alex dan Sherly secara bergantian,nyalinya juga seakan menciut saat melihat penampilan Alex.


Meskipun Alex menutup setengah wajahnya,


tetapi ia yakin jika Alex itu orang yang benar-benar tampan,belum lagi pakaian yang Sherly beli mungkin harga nya lumayan murah,


karena Sherly membeli dengan menggunakan uangnya sendiri,tapi pakaian itu terlihat berkelas saat Alex memakainya.


“Memangnya apa yang Lili katakan kepadamu?”tanya Alex seakan menyadarkan Tama dari lamunannya.


“Eh,Sherly kata dia sudah menikah dengan kamu,tapi saya nggak percaya akan hal itu”ucap Tama panjang lebar.


“Lili memang istri ku,lalu kenapa jika dia istriku?,apakah kamu berniat merebutnya dari saya gitu?”tanya Alex dengan mata memicing ke arah Tama.


“He..he...,enggak saya nggak tahu kalau dia istri kamu,kalau begitu saya pergi dulu ya”ucap Tama yang langsung berbalik,karena merasa takut saat melihat tatapan Alex.


Tapi kemudian Tama pun berbalik lagi.

__ADS_1


“Saya minta maaf ya?”ucap Tama cengengesan,setelah mengatakan itu,Tama pun berbalik lagi dan berjalan pergi.


‘ Nasib-nasib,niatnya mau cari pacar,eh malah istri orang yang gue dapat,untung belum gue rebut ’. batin Tama.


Sedangkan saat ini Alex hanya diam,dan menatap ke arah Sherly.


“Kenapa?,kok kamu menatap aku seperti itu,dia kan udah bilang kalau aku udah mengaku punya suami ke dia,jadi jangan salah paham ke aku ya?,harusnya kamu jangan salahkan aku,harusnya kamu salah kan dia,siapa suruh dianya nggak percaya kalau aku telah punya suami”ucap Sherly menjelaskan.


Sedangkan Alex hanya diam,dan menatap ke arah Sherly dengan tatapan dalam.


‘Harusnya aku tidak meninggalkan dia sendirian tadi,andai saja aku bisa tahan agar tidak ke toilet,pasti akan aku lakukan ’. batin Alex merasa menyesal telah meninggalkan Sherly tadi.


“Ya sudah sekarang kamu makan!,dan habiskan baksonya!,karena setelah itu kita akan pulang”ucap Alex dengan nada perintah.


Sherly yang mendengar itu hanya mengangguk,karena ia tidak berani menolak perintah Alex.


Sedangkan Alex saat ini,ia sedang berjalan sedikit menjauh dari Sherly,kemudian Alex pun menelepon salah satu bawahannya.


Tak lama sambungan telepon pun tersambung.


“Hallo tuan ada apa?”ucap pengawal yang saat ini sedang mengawasi mereka berdua.


“Maafkan saya tuan,bukannya anda waktu itu pernah bilang,jika tidak ada bahaya kami tidak bisa keluar,lagipula lelaki itu tidak membahayakan nyonya,dan anda juga bilang jika ada masalah kecil yang semacam ini, anda sendirilah yang akan menyelesaikannya, bukan kami”jawab pengawal itu berusaha mengelak,ia berlindung di balik kata-kata yang pernah Alex ucapkan dulu.


“Sial,harusnya aku tidak mengatakan itu dulu”ucap Alex dengan nada menggerutu,


setelah itu Alex pun langsung memutuskan sambungan teleponnya.


‘ Selamat-selamat,untungnya tuan Alex pernah mengatakan itu,huh akhirnya tidak kena hukum deh,terima kasih tuan Alex, karena anda sendiri lah yang telah menyelamatkan saya dari hukuman anda’.


batin pengawal itu,yang saat ini sedang mengawasi Alex dan Sherly dari balik pohon.


Sedangkan Alex yang telah selesai menelepon itu,ia pun kemudian berjalan ke arah Sherly.


“Apakah kamu telah selesai memakan baksonya?”tanya Alex,saat ia telah sampai tepat di samping Sherly.


Sedangkan Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menoleh dan menatap ke arah Alex.


“Sudah,eh tapi aku bayar dulu makanannya”jawab Sherly,setelah itu Sherly pun berjalan menghampiri pak Jojo.

__ADS_1


“Pak jadi berapa semuanya?”tanya Sherly.


“Seperti biasa,semuanya jadi dua puluh ribu”jawab pak Jojo.


“Ini pak,kembaliannya buat pak Jojo,kalau begitu saya duluan,mari pak!”pamit Sherly.


“Terima kasih neng”ucap Pak Jojo.


Sedangkan Sherly hanya mengangguk,setelah itu Sherly pun berjalan ke arah Alex.


“Ya sudah ayo kita pulang!”ajak Sherly.


Sedangkan Alex hanya mengangguk,setelah itu mereka pun berjalan mendekati jalan raya,dan saat mereka berada di tepi jalan raya,secara tiba-tiba mobil yang di kendarai Doni itu berhenti tepat di samping Alex.


Doni pun turun dari dalam mobil,dan mempersilahkan Alex masuk melalui pintu mobil yang telah ia buka.


Alex yang melihat itu,ia pun langsung masuk,


dan di susul oleh Sherly yang juga ikut masuk melalui pintu yang sama dengan di mana pintu Alex masuk.


Dan tak lama setelah itu,mobil tersebut pun berjalan.


Di dalam mobil.


Alex mengambil dompet yang ada di saku celananya,kemudian ia menyerahkan kedua kartu ATM miliknya kepada Sherly.


“Ini untuk kamu”ucap Alex menyerahkan kedua kartu,yang salah satunya berwarna hitam atau black card,dan satunya lagi yang berwarna emas atau gold card.


“Maksudnya apa ini?”tanya Sherly heran.


“Ini untuk kamu beli sesuatu”ucap Alex menjelaskan.


“Kenapa dua?,bukannya satu sudah cukup?,lalu apa bedanya kartu ini,bukannya ini sama saja ya?”tanya Sherly heran.


“Tentu beda,karena kartu black card khusus untuk tamu VVIP,sedangkan gold card untuk tamu VIP”ucap Alex menjelaskan.


“Nomor pin nya adalah tanggal pernikahan kita”lanjut Alex.


Sedangkan Sherly hanya menerima itu,tanpa membantah.

__ADS_1


__ADS_2