ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 25


__ADS_3

Keesokan harinya.


Sherly terbangun dari tidurnya,ia pun duduk sejenak.


“Kok aku tidur disini?!,perasaan aku tidur di sofa deh?”ucap Sherly berusaha mengingat-ingat,tetapi ia tidak bisa mengingatnya.


“Ya sudah lah,mungkin aku tidur sambil berjalan ke arah kasur,tetapi memang tuan Alex tidak pulang ke rumah ?”ucap Sherly ia bertanya pada dirinya sendiri,saat ia tidak melihat alex.


Sherly bangkit dari kasurnya,ia berjalan menuju ke kamar mandi,setelah beberapa menit ia telah selesai mandi dengan memakai pakaian lengkap.


Sherly keluar dari kamar,ia berjalan menuruni tangga,ia sedang berjalan menuju dapur,


saat telah sampai,Sherly yang melihat tidak ada siapapun di dapur,ia pun berusaha tak peduli.


Sherly melihat bahan makanan yang ada di kulkas,ia mengambil bahan-bahan itu dan mulai memasak,hari ini merupakan hari Minggu dan hari ini,Sherly tidak memiliki jadwal kuliah


Sherly mengikat rambutnya yang panjang,agar tidak menyusahkan dirinya saat memasak,ia pun mengikat Cepol rambutnya.


Sherly memasak ayam goreng,sambal,dan tak lupa dengan nasi putihnya.


Setelah semuanya siap,dan tertata rapi di meja makan,Sherly menggeser kursi dan duduk, ia pun mengambil piring,dan mengisi piring tersebut dengan nasi dan lauk pauknya.


‘Gini nih banget yah kalau makan sendirian, gak enak banget’ batin Sherly.


Sherly pun mengambil handpone miliknya,dan menonton drama Korea kesukaannya,Sherly memakan makanannya tetapi matanya fokus terhadap arah handpone.


“Jangan-jangan!!!”ucap Sherly,saat ia melihat adegan ciuman,Sherly pun menutupkan matanya rapat-rapat,takut melihat adegan tersebut.


Sherly menutup matanya,tetapi ia juga merasa penasaran dengan drama tersebut,sherly pun menimang-nimang sejenak,antara harus nonton adegan itu atau melewatkannya.


“Dikit ajalah lihatnya”ucap Sherly lagi karena ia merasa rasa penasarannya yang lebih besar,Sherly pun membuka sedikit demi sedikit matanya,ia tak sadar jika matanya sudah terbuka lebar saat asik melihat adegan tersebut.


Tetapi sebelum Sherly selesai melihat drama tersebut,ada sebuah tangan yang menghalangi matanya untuk melihat adegan tersebut.


“Kok gelap sih?”ucap Sherly pada dirinya sendiri.

__ADS_1


“Jangan di tonton!!,kamu itu masih kecil”ucap sebuah suara.


Sherly yang mendengar itu,penasaran siapa orang yang berkata kepadanya itu,ia pun melepaskan tangan orang itu,yang menutupi matanya,saat Sherly menepis tangan tersebut,dan nampaklah siapa orang itu,yang ternyata adalah Alex.


“Tuan”ucap Sherly kaget,ia pun segera mematikan handpone nya dan menyimpan handpone itu di saku celananya,Sherly hanya diam berusaha menahan malu,walaupun itu hanya adegan ciuman,tetapi Sherly tidak pernah melihatnya,dan baru pertama kali,karena rasa penasarannya.


Sedangkan Alex,ia berjalan ke arah kursi yang tepat di samping Sherly,ia pun mengambil piring makan milik Sherly yang masih banyak,karena Sherly hanya memakan sedikit.


‘Makanan ku ’ batin Sherly sambil mendrama,saat ia melihat Alex memakan makanan miliknya sendiri.


“Tuan"panggil Sherly.


“Iya”ucap Alex tetap fokus terhadap


makanannya.


“Itu makanan saya!”ucap Sherly menatap Alex.


“Lalu?”tanya Alex singkat sambil menatap Sherly sejenak,dan melanjutkan makanannya.


“Saya hanya berniat menyadarkan anda tuan,kalau itu makanan saya,kenapa anda tidak mengambil piring yang lain,lagipula masih banyak nasi dan lauknya di atas meja”


ucap Sherly panjang lebar.


“Memang masalah buat kamu?,ini makan bahan-bahanya kan punya saya,kamu masak di rumah saya,kenapa kamu tidak ambil lagi makananya!,lagi pula kata kamu masih banyak lauk dan nasi kan?,kalau begitu kamu ambil aja yang lain!,ini buat saya aja,karena saya udah lapar banget”jawab Alex panjang lebar.


“Baik tuan”ucap Sherly singkat.


Sherly pun mengambil piring dan mengisi dengan nasi dan lauk pauk,saat ia akan menyuapkan nasi ke dalam mulutnya,tetapi sebelum itu,perkataan Alex menghentikannya.


“Kamu jangan nonton film kayak gitu!,kamu tuh masih kecil,harusnya kamu fokus kuliah!”ucap Alex sambil melirik ke arah Sherly,tetapi tetap melanjutkan makanannya.


Sherly pun menghentikan suapannya,dan menganggukkan kepalanya,saat Sherly ingin melanjutkan suapannya tadi,tiba-tiba suara Alex,lagi-lagi menghentikan suapannya yang hampir mengenai mulutnya.


“Kamu dengar enggak sih?,di tanya diam aja jawab dong!,punya mulut enggak sih?”ucap Alex lagi.

__ADS_1


Sherly pun menaruh sendoknya, yang telah berisi makanan itu,padahal hanya tinggal menyuapkan kearah mulutnya saja,tetapi karena perkataan Alex itu, yang membuat dirinya tidak jadi untuk memakannya.


“Iya tuan saya mengerti,saya juga tidak akan menonton film itu lagi,sesuai perintah anda”ucap Sherly sambil tersenyum walau di di paksakan.


‘Kalau terus-terusan di tanyain,kapan aku makannya?,mana tadi aku makan dikit banget lagi.’ batin Sherly,sambil mengepalkan tangannya menahan amarah.


“Kenapa diam,ayo dimakan makanan nya,nanti dingin gak enak”ucap Alex menyadarkan Sherly dari lamunannya.


Sherly pun buru-buru mengambil sendoknya,dan menyuapkan ke arah mulutnya dengan sedikit kasar,karena takut Alex menyela lagi.


‘Dia memangnya gak sadar apa? kalau dia itu penyebab aku gak bisa makan,karena di tanyain terus sama dia ’batin Sherly, sambil mengunyah dengan kasar


“Kamu kenapa?,kok makan nya kayak gitu banget,kelaparan ya!,maka nya kalau lagi makan itu, jangan sambil nonton drama!,


makan ya makan aja ,gak usah sambil nonton drama!”ucap Alex menasehati panjang lebar.


“Iya tuan”ucap Sherly,ia menjawab setelah menelan makanan, yang ada di dalam mulutnya,dengan kasar.


“Makan nya pelan-pelan dong!,jangan langsung di telan!,nanti kamu tersedak,kalau udah samapi tersedak,baru tau rasa!”ucap Alex, seperti seseorang ayah,yang sedang menasehati anak-anaknya.


“Iya tuan,sekali lagi terima kasih atas kepedulian anda kepada saya”ucap Sherly lagi-lagi hanya bisa senyum terpaksa.


‘Gak di jawab salah,di jawab tambah salah’


batin Sherly.


Mereka pun memakan sarapan dengan hening,tak lama mereka pun selesai memakan makanan tersebut.


“Kamu gak usah cuci piring,biar nanti pelayan yang bereskan”ucap Alex,yang tahu niat akan Sherly,Alex pun bangkit dari duduknya.


“Aku kerja dulu,kamu di rumah aja jangan kemana-mana,tapi kalau kamu butuh sesuatu,


nanti siang Fani bakal datang ke sini,kamu minta aja ke fani apa yang kamu butuhkan”ucap Alex kepada Sherly,sambil mengusap pelan rambutnya,setelah itu Alex pergi meninggalkan Sherly yang mematung atas perlakuan Alex.


‘Demi apa,tadi dia usap pelan rambutku’ batin Sherly kaget atas perlakuan alex,ia membatin sambil menyentuh pucuk kepalanya,tepat di mana Alex mengusap rambutnya pelan.

__ADS_1


‘Apa aku salah lihat ya?,kok aku merasa perlakuan dia ke aku lembut banget,dia juga berkata tapi tidak terlalu dingin seperti biasanya.’ batin Sherly bertanya-tanya atas perubahan sikap Alex yang berubah,setelah sadar dari lamunannya Sherly pun berjalan kamar milik Alex.


__ADS_2