
Saat ini Sherly tengah berdiri di depan gerbang kampusnya, yang sudah sangat sepi,dan hanya beberapa mahasiswa dan mahasiswi yang belum pulang.
Tak lama setelah itu sebuah mobil berwarna putih berhenti tepat di hadapannya.
“Sher,kamu kok belum pulang?”ucap citra dari dalam mobil.
Dan ternyata mobil yang berhenti di hadapan Sherly adalah mobil citra.
Sherly yang mendengar itu,ia pun berjalan mendekat kearah mobil citra.
“Iya aku belum pulang,karena aku sedang menunggu jemputan,dan mulai sekarang aku gak bawa motor lagi”ucap Sherly
“Kalau begitu kamu ikut mobil kita aja sher,kita bakal antar kamu pulang”ucap citra lagi, dari dalam mobil
“Iya sher,kalau kamu gak bawa motor kamu bisa bareng kita aja”ucap Bella menimpali,ia juga duduk di samping citra yang sedang mengemudi,dan ia berbicara sambil menatap kearah Sherly melalui kaca mobil yang sedikit terbuka.
“Gak ah,udah ada yang akan jemput aku”tolak Sherly.
“Siapa memangnya?,terus gimana kalau yang jemput kamu itu datangnya bakal lama gimana?”tanya citra lagi.
“Gak apa-apa kalian duluan aja”ucap Sherly kekeh.
“Ya udah kalau begitu kami pulang dulu,kamu hati-hati ya sher”ucap citra yang akhirnya menyerah untuk mengajak Sherly ikut dengannya.
“Oke kalian juga hati-hati,jangan kebut-kebutan”nasihat Sherly.
Lalu mobil yang Citra kendarai itu pun berjalan pergi,melewati Sherly yang hanya diam sambil berdiri.
__ADS_1
Setelah mobil Citra telah pergi,datanglah mobil Alex yang berhenti tepat di hadapan Sherly.
Sherly yang melihat itu,ia pun langsung berjalan mendekati mobil Alex,setelah itu Sherly langsung membuka pintu mobil, tanpa menunggu doni membukakan pintu mobil untuknya.
Sherly pun langsung duduk dan menutup pintu mobilnya dengan cepat.
“Kenapa?,kamu kayaknya terburu-buru banget,kamu takut ya jika orang-orang tahu tentang hubungan kita”tanya Alex setelah Sherly duduk di sampingnya, ia bertanya dengan wajah tak suka,Alex berfikir Sherly tak mau mengakui hubungan mereka,entah karena apa,Alex juga tak tahu.
”Bukan maksud aku menyinggung kamu ,aku cuman takut jika orang-orang kampus tahu aku itu istri kamu,bukan karena aku malu,atau tak ingin untuk aku mengakui kamu sebagai suami aku,tapi karena aku belum siap jika harus melihat tatapan mereka,yang memandang kearahku dengan tatapan iri,benci,cemburu dan lainnya itu,aku belum siap”ucap Sherly dengan sedikit takut,ia takut jika Alex marah terhadapnya.
“Oh gitu,kalau gitu kamu bisa tenang,kan waktu itu pas kita menikah,kita hanya mengundang beberapa pejabat dan artis papan atas yang terpilih saja,dan mereka semua juga tidak akan berani untuk menyebarkan berita pernikahan kita tanpa seijin ku,dan karena kamu belum siap untuk mengungkap kan pernikahan kita karena takut dengan tatapan dan tanggapan buruk orang-orang, aku juga gak akan langsung mengumumkan pernikahan kita ke publik sebelum kamu siap”ucap Alex.
“Yah meski begitu,aku merasa bersyukur karena meski pernikahan kita waktu itu belum di dasari cinta,tapi pernikahan itu adalah pernikahan yang indah yang pernah aku lihat”ucap Sherly mengungkap kan kekagumannya,saat ia teringat pesta pernikahannya waktu itu,karena walau hanya mengundang sedikit orang,tapi pernikahan itu adalah pernikahan yang paling indah yang pernah Sherly lihat.
Mobil itu pun berjalan membelah jalanan.
“Kamu lihat apa?”tanya Alex saat melihat Sherly hanya diam.
“Enggak itu aku cuman lihat para pasangan kekasih yang sedang jalan-jalan sambil bergandengan tangan”ucap Sherly jujur dengan apa yang ia lihat saat ini.
“Aku sebenarnya ingin berniat mengajak kamu kencan di restoran yang mewah dan bagus,tapi sepertinya kamu ingin kencan dengan suasana yang berbeda”ucap Alex jujur akan rencananya yang ingin mengajak kencan Sherly, hitung-hitung sebagai sebuah pendekatan.
“Kencan?”tanya Sherly sambil menatap Alex.
“Iya aku awalnya ingin ajak kamu kencan,tapi aku ingin tanya kamu ingin kencan yang seperti apa?”tanya Alex.
“Menurutku sih gak usah yang terlalu mewah,aku gak terlalu suka,aku sih sukanya jalan-jalan seperti pasangan pada umumnya”ucap Sherly memberikan saran.
__ADS_1
“Oke kalau begitu,sesuai dengan apa yang kamu inginkan,nanti doni bakal atur semuanya”ucap Alex sambil tersenyum.
“Oh ya,ngomong-ngomong bagaimana kalau kencan pertama kita itu di laksanakan besok,karena aku tahu kamu besok gak ada jadwal kuliah,iya kan?” ucap Alex.
“Iya sih,aku besok gak ada kuliah,tapi apa gak terlalu mendadak kalau kayak gini?”tanya Sherly meyakinkan.
“Kalau itu kamu gak usah pikirin,biar doni yang akan urus”ucap Alex pada Sherly
Mereka pun hanya diam dengan pikiran mereka masing-masing,Sherly yang sudah sedikit mengenal Alex,ternyata Alex itu adalah orang yang baik,tapi meski begitu Alex masih saja bersikap dingin dan datar pada orang lain.Kecuali pada ibunya dan Sherly,
karena Alex akan bersikap baik dan lembut pada mereka berdua.
Setelah lama mobil itu berjalan,akhirnya mereka pun sampai di depan mansion milik Alex,dan seperti biasa Doni turun terlebih dahulu dari dalam mobil,ia pun membuka pintu mobil untuk Alex.
Alex pun turun,dan tak lama Sherly pun ikut turun dari pintu mobil yang sama dimana Alex keluar.
“Kamu dengarkan apa yang tadi kita bicarakan?”tanya Alex datar dan dingin
“Iya tuan saya mendengarnya,dan saya pasti akan lakukan sesuai yang anda inginkan”ucap Doni,setelah mengatakan itu, Doni pun pamit kepada Alex .
Dan Alex hanya mengangguk tanda setuju,setelah mendapat persetujuan dari Alex, Doni pun masuk ke dalam mobilnya,dan mobil tersebut itu pun langsung berjalan pergi meninggalkan mansion milik Alex.
Sedangkan Alex dan Sherly yang melihat Doni telah pergi dari mansion,mereka pun berjalan masuk ke dalam mansion sambil bergandengan tangan.
*********
Sebelumnya author ingin minta maaf jika kalian nunggu up-nya lama,karena di sini author juga sibuk dengan urusan dunia nyata,tapi tenang aja,mulai sekarang author akan up setiap hari Minggu sekali agar kalian merasa jelas kapan author upnya,dan mungkin setiap minggu author akan up empat atau lima bab sekali
__ADS_1
Dan untuk yang nanya kapan malam pertama itu,author belum bisa jawab,karena di sini author ingin menceritakan tentang perjuangan Alex mendapatkan cinta Sherly,jadi author harap kalian bersabar.