ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
Season 2 (Eps.35)


__ADS_3

Saat ini Sherly dan Alex sedang berada di sebuah Villa milik Alex.Mereka berdua sedang berlibur sesuai dengan permintaan Sherly.


Di dalam kolam renang.


“Lexi lepas!”kesal Sherly sedikit berteriak.


“Yakin jika kamu ingin aku lepas begitu saja?,kamu nggak takut tenggelam?” ucap Alex yang terdengar seolah sedang meledek Sherly.


Sherly yang mendengar itu,ia sedikit kesal.


“Bukan itu maksudku,tapi tolong lepaskan aku di sisi kolam”ucap Sherly yang terdengar jika ia ingin naik ke atas kolam,seolah takut berada di dalam kolam renang itu.


Mungkin dari jauh posisi Alex dan Sherly terlihat romantis dengan Sherly yang memeluk Alex di dalam kolam,tapi nyatanya itu hanya karena kecerobohan dan ketakutan Sherly hingga ia bisa berpose seperti itu.


Flashback.


Saat itu,Sherly yang terlihat sangat senang,ia hari ini baru selesai jalan-jalan bersama Fani di sebuah taman buatan milik Alex.


“Habis ini kemana lagi ya Fani?”tanya Sherly pada Fani yang ada di sampingnya.


“Lebih baik anda kembali ke Villa lebih dulu,mungkin tuan Alex sedang khawatir dan mencari anda saat ini”ucap Fani memberi usul.


Sebenarnya Fani mengatakan itu karena hampir seharian mereka berjalan-jalan,tapi Sherly tidak juga merasa letih dan justru terlihat masih semangat.


“Nggak mungkin,aku kan sudah bilang jika aku akan berjalan-jalan sebentar bersama kamu,walau aku tidak mengatakan akan ke mana,tapi dia tidak akan mungkin merasa khawatir begitu,kan aku sudah izin”jawab Sherly menenangkan.


“Tapi nona,gimana kalau anda kembali terlebih dahulu,nanti besok kita lanjut perjalanan lagi”bujuk Fani yang sepertinya sudah mulai kelelahan.


“Nggak”jawab Sherly yang entah kenapa sedikit bertingkah aneh,ia akhir-akhir ini sering sekali berbuat semaunya,dan tentu Alex pun harus menuruti kemauannya itu.


“Gimana jika besok saya akan bercerita tentang kehidupan saya.Tapi jelas ada syaratnya”ucap Fani yang langsung membuat Sherly penasaran.


Dan tanpa berfikir panjang Sherly pun langsung mengangguk.


“Syarat apa?”tanya Sherly langsung.


“Saya ingin agar nona tidak mengatakan masa lalu saya pada siapapun,karena ini sangat rahasia”ucap Fani entah kenapa ia bisa berkata seperti itu,padahal jelas ia tidak ingin orang lain tahu akan kehidupan pribadinya,kecuali Alex dan Santi.Karena Fani hanya mengatakan masa lalunya pada Alex dan Santi yang merupakan ibu dari Alex.

__ADS_1


“Oke aku setuju”jawab Sherly sumringah.


Sherly sudah lama penasaran dengan kehidupan Fani,kalau bisa sekalian dengan Doni,tapi apa boleh ia tahu itu?,karena Sherly sempat bertanya tentang kehidupan mereka melalui Alex,tapi Alex menolak untuk bercerita,dan alasannya Alex mengatakan jika Sherly ingin tahu maka ia harus bertanya langsung pada orangnya.Jadi tentu saja saat mendengar tawaran dari Fani,ia langsung setuju.


“Tapi bukan sekarang nona,karena saya butuh istirahat,jadi lebih baik anda kembali dulu”ucap Fani yang masih dalam mode membujuk Sherly.


“Baiklah”jawab Sherly yang akhirnya dengan sedikit pasrah menyetujui bujukan Fani.


Sherly pun dengan sedikit enggan kembali ke Villa,dan saat Sherly hendak memasuki kamarnya,tanpa sengaja matanya melihat Alex yang sedang berenang di kolam renang yang ada di Villa,Sherly melihat itu melalui kaca Villa yang transparan.Ia pun menjadi sedikit terpaku saat melihat Alex yang terlihat pandai berenang.Dan tanpa sadar kakinya melangkah mendekati Alex yang ada di kolam renang.


Saat Sherly melihat Alex berdiri dengan posisi membelakanginya,ia masih saja terpaku,alasannya karena semakin hari tubuh dan otot Alex semakin gagah dan terlihat indah,mungkin itu karena Alex rutin olahraga walau sibuk akan pekerjaannya.


“Walau sering melihat itu,tapi tetap saja aku sering terpaku saat melihat Lexi bertelanjang dada”ucap Sherly sedikit mengeluh, harusnya ia sudah terbiasa dengan pemandangan itu,tapi tetap saja ia masih terpaku dan belum terbiasa akan hal itu,entah apa alasannya,mungkin karena Alex terlalu spesial baginya.


Tanpa sadar Sherly yang kini sudah berada di tepi kolam itu,ia terus saja melangkah hingga...


"Byurrr"akhirnya Sherly pun tercebur di kolam karena terlalu fokus memandangi Alex.


Saat tecebur,Sherly sempat mengutuk kebodohannya itu,ia benar-benar merasa bodoh dan ceroboh karena tidak memperhatikan sekitarnya.


Apalagi Sherly yang tidak terlalu pandai berenang itu,ia akhirnya tenggelam karena kolam renang itu melebihi kepalanya sendiri.


Cup.


Alex mencium Sherly seolah ia sedang memberikan nafas buatan untuk Sherly.Dan baru setelah itu,Alex pun mengangkat tubuh Sherly dan memeluknya.


Sherly yang di perlakukan seperti itu,tentu ia malu.Dan secara refleks Sherly langsung memeluk Alex dengan sangat erat.Kedua kakinya melingkar di pinggang Alex,


sedangkan kedua tangannya melingkar indah di leher Alex.


‘Sial!!,malu banget lagi’pikir Sherly sedikit menggerutu.


Sherly merasa malu akan kecerobohan nya itu,ia terlalu larut dalam pesona Alex hingga lupa jika di depannya ada kolam renang.


“Kamu kenapa bisa masuk ke kolam renang?”tanya Alex pada Sherly,ia memang berada cukup jauh dari tempat Sherly berenang,apalagi saat itu posisi Alex sedang membelakanginya.Tapi karena sempat mendengar suara orang yang tercebur,ia tentu tahu jika itu Sherly,karena hanya Sherly dan Alex yang tinggal di Villa itu,sedangkan Fani berada di tempat lain.


Sherly yang sedang malu,ia bertambah malu saat mendengar pertanyaan dari Alex,hingga akhirnya ia hanya bisa diam.

__ADS_1


“Kenapa diam?”tanya Alex lagi


“Emm..”sherly merasa bingung untuk berkata seperti apa.


“Lexi lepaskan!”akhirnya Sherly berusaha mencari alasan,ia juga merasa semakin malu saat posisi mereka yang terlihat intim.Seolah kedua sejoli itu terlihat sangat mesra.


Flashback end.


Bukannya melepaskan,Alex malah semakin memeluk Sherly dengan cukup erat.


“Sesak”keluh Sherly sedikit menggerutu.


Sontak Alex yang mendengar itu,ia pun melonggarkan pelukannya,hingga Sherly hampir terjatuh.Tapi untunglah Sherly masih memeluk leher Alex erat-erat,kedua kakinya juga semakin erat melingkar di kaki Alex.


“Lexi!”kesal Sherly,ia hampir saja tenggelam jika kedua kaki dan tangannya tidak memeluk Alex dengan erat.


Biasanya Sherly memang sering berada di kolam renang yang ada di mansion,tapi kolam renang itu hanya memiliki tinggi air sebatas dadanya,jadi ia tidak takut tenggelam,tapi ini jelas sangat dalam bagi Sherly.


“Tadi kamu bilang suruh aku untuk lepasin kamu,tapi giliran aku berusaha melepaskan kamu,kamu malah marah begini.Atau jangan-jangan kamu memang ingin selalu dekat denganku,kayak monkey aja”ucap Alex di sertai ledekan.


Sherly yang mendengar itu,tentu ia merasa kesal karena Alex berniat meledeknya,tapi yang membuat Sherly tambah kesal adalah kalimat terakhir Alex.


‘Monkey?,berarti aku kayak monyet dong,enak aja aku disamain kayak monyet!’pikir Sherly terlihat sangat kesal hingga bibirnya tertutup rapat.


Cup


Alex langsung mencium Sherly saat tahu jika Sherly merasa kesal,ia tidak ingin rasa kesal sherly terus beralut hingga sulit di bujuk.Baru setelah itu Alex meletakan tubuh Sherly di tepi kolam.


“Kamu duduk di sini,perhatikan aku berenang,mungkin dengan begitu kamu akan bisa berenang”ucap Alex saat telah memposisikan Sherly dengan benar.


Setelah itu Alex pun kembali berenang,


dengan Sherly yang hanya diam memperhatikan Alex sedang berenang.


*****


Maaf bila ada salah kata.

__ADS_1


Mohon dukungannya


__ADS_2