ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 52


__ADS_3

Saat ini Alex telah sampai di depan mansion miliknya.


“Tuan saya pamit,karena masih ada hal yang harus saya urus”ucap Doni kepada Alex.


Alex pun hanya mengangguk sebagai jawabannya.


Setelah itu,Doni pun langsung pergi dan meninggalkan mansion milik Alex.


Sedangkan Alex langsung berjalan masuk ke dalam mansion,saat Rani telah membukakan pintu mansion.


Alex pun berjalan menaiki beberapa anak tangga,dan tak lama Alex pun sampai di depan kamar miliknya.


Alex langsung membuka pintu kamarnya itu,ia pun masuk ke dalam kamarnya.


Dan saat Alex telah masuk ke dalam kamar miliknya,ia melihat Sherly yang sedang asyik menonton televisi.


Alex yang melihat itu,ia pun berjalan menghampiri sofa di mana Sherly duduk.


“Kamu sedang nonton apa?”tanya Alex setelah ia duduk di samping Sherly.


“Aku sedang nonton televisi,oh ya kamu tau gak, tadi ada berita muncul di televisi?”ucap Sherly tanpa mengalihkan pandangan matanya dari televisi.


“Ya terus kenapa,bukannya wajar ya kalau ada berita di televisi”jawab Alex cuek.


“Bukan! bukan itu masalahnya,tapi berita itu membahas tentang tempat di mana kita kencan tadi”ucap Sherly langsung menatap kearah Alex.


“Jangan di tonton kalau seram dan akan membuat kamu takut!”ucap Alex dengan tegas.


“Nggak serem kok,cuman kasihan banget katanya ada korban tertembak sama pistol”ucap Sherly menjelaskan.

__ADS_1


“Ya sudah gak usah bahas itu lagi,kamu sudah makan belum?,kalau belum kita makan bersama yuk!”ajak Alex.


“Nggak deh,aku sudah merasa kenyang,kamu gak lihat ini, aku lagi makan cemilan yang di buat Rani tadi”ucap Sherly sambil menunjukkan kue bolu yang ia pegang.


“Ya sudah kalau begitu,aku makan dulu,kalau ada apa-apa kamu tinggal bilang ke aku”ucap Alex sambil mengusap rambut Sherly pelan.


“Oke”jawab Sherly singkat.


Setelah itu,Alex pun langsung keluar dari kamar miliknya.


Sedangkan Sherly saat ini masih asyik menonton televisi sambil memakan bolu yang di buat oleh Rani.


Tiba-tiba handphone Sherly pun berbunyi,


Sherly melihat siapa yang meneleponnya,dan ternyata adalah citra yang merupakan sahabat Sherly.


“Hallo Sherly,kamu sudah lihat belum di berita katanya ada korban tertembak”ucap sebuah suara,yang merupakan suara citra yang keluar dari ponsel Sherly.


“Ya nggak kenapa-napa,tapi aku penasaran sama berita itu benar atau tidak,mana tempatnya di tempat di mana kita sering jalan-jalan lagi”ucap citra lagi.


“Maksud kamu apa?,kita harus lihat ke tempatnya langsung gitu?”tanya Sherly.


“Iya kita ke sana yuk!,aku ingin tahu,


barangkali kita masuk tv dan jadi artis”celetuk citra.


“Kamu apa-apaan sih cit,kamu gak tahu apa kalau itu bahaya,memangnya itu tempat apa?,


sampai kamu ingin tahu”ucap Sherly

__ADS_1


“Ya itu tempat di mana kita sering jalan-jalan,memangnya kenapa?”tanya citra polos.


Sherly yang mendengar itu,ia hanya bisa memijat jidatnya dengan pelan,ia tak tahu harus berkata apa.


“Sudahlah cit, kita jangan ngobrol lagi,sinyal di sini jelek halo.. halo”ucap Sherly beralasan jika sinyal sambungan teleponnya jelek,ia juga mengerjakan ponselnya,agar suaranya terdengar terputus-putus.


Setelah itu Sherly pun langsung mematikan ponsel miliknya.


‘ Memangnya Lexi akan mengijinkan aku keluar gitu?,jangan kan untuk keluar, saat ini saja aku di suruh tetap di rumah,entah karena apa dia seperti sangat melindungiku ’ . batin Sherly.


Sherly pun langsung bangkit dari duduknya,ia pun mematikan televisi,dan Sherly pun langsung berjalan menuju kasur miliknya


Kemudian Sherly pun langsung membaringkan tubuhnya,dan tak lama Sherly pun tertidur karena kelelahan.


Tak lama setelah itu,pintu kamar pun terbuka,dan masuk lah Alex,setelah menutup pintu kamarnya,Alex berjalan mendekati kasur di mana Sherly tidur


Setelah sampai di samping kasur tersebut,Alex pun berhenti sejenak,ia hanya diam sambil berdiri dan menatap Sherly dengan tatapan dalam,dan sulit diartikan.


Setelah cukup lama hanya diam,Alex pun langsung berjalan mendekati kasur dimana Sherly tertidur,ia pun langsung duduk di samping Sherly.


Kemudian Alex pun langsung membaringkan tubuhnya dan menghadap langsung ke arah Sherly.


Alex mengusap rambut Sherly pelan sambil menatap ke arah Sherly.


“Tahukah kamu, kenapa aku langsung membawa kamu lari tanpa menjelaskan apa pun pada mu,sebenarnya tadi aku melihat orang suruhan dari musuhku sedang menatap kearah kita berdua,aku menduga mereka ingin memata-matai kita,awalnya aku ingin secepatnya membawa kamu lari,tapi sayangnya kamu menolak itu, karena kamu tak tahu bahwa kita tadi sedang dalam bahaya,jadi aku hanya bisa diam karena merasa tak tega jika sampai memaksa kamu untuk pergi”ucap Alex dengan pelan,ia menjeda sejenak ucapannya, dan menatap ke arah Sherly yang tertidur pulas.


“Tapi sepertinya mereka sudah tahu tentang kamu,tapi meski begitu aku pasti gak akan pernah biarkan mereka menyakiti kamu,dan kamu tenang saja,aku pasti akan melindungi kamu sekuat tenaga”ucap Alex yakin,ia akan melindungi Sherly seperti ia melindungi nyawanya sendiri.


*****

__ADS_1


Maaf semuanya bila update nya lama, nanti author bakal usahakan buat update setiap hari,tapi gak bisa janji, tapi akan author usahakan.


__ADS_2