ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 88


__ADS_3

Saat Amel mendengar ucapan Sherly yang langsung menolak ajakannya itu,ia merasa kesal,tapi sebisa mungkin ia mengatur emosinya itu.


“Ya sudah nggak apa-apa sher,aku bisa ngerti kok”ucap Amel dengan nada lemah,berharap Sherly akan merasa bersalah.


“Maaf ya Mel,sekali lagi aku minta maaf,aku benar-benar nggak bisa”ucap Sherly lagi.


Meski pun Sherly sedikit merasa bersalah,tetapi ia tetap pada pendiriannya.


Sedangkan Amel awalnya berfikir jika ia bersikap lemah,Sherly akan iba dan merubah keputusannya.


‘Sial!!,aku kira dia akan iba dan merubah keputusannya itu,tapi ternyata dia tidak juga merubah keputusannya itu'.batin Amel dengan kesal.


Sementara itu,Fani yang memang fokus tapi tetap saja,ia diam-diam memerhatikan Sherly yang sedang berbicara dengan Amel lewat telepon.


“Nyonya kita sudah sampai,ayo kita turun!”ucap Fani dengan suara yang agak keras seperti di sengaja.


“Amel maaf ya sepertinya kita akhiri dulu sambungan teleponnya ini”ucap Sherly memberitahu.


Setelah itu Sherly pun langsung mematikan sambungan telepon tersebut.


“Sudah sampai?,kok cepat banget sih,perasaan kita baru jalan ya”ucap Sherly sambil menatap ke arah Fani.


“Maaf,saya hanya ingin membantu anda saja,karena anda pasti akan kesulitan untuk menjawab ucapanya nanti,karena dia orang yang sangat ambisius menurut saya,dia tidak akan berhenti sebelum tujuannya


tercapai,jadi saya berkata seperti itu agar anda tidak kesusahan dalam menjawab ucapan itu”ucap Fani menjelaskan.


“Oh iya terima kasih”ucap Sherly yang merasa tertolong.


Dan tak lama mereka pun sampai di tempat tujuan mereka.


Sherly dan kedua sahabatnya turun dari dalam mobil.


Sedangkan Fani yang melihat Sherly dan kedua sahabatnya masuk ketempat tujuan mereka,ia hanya diam sambil menunggu Sherly dari dalam mobil.


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat berlalu,Sherly dan kedua sahabatnya telah keluar dengan membawa belanjaan yang mereka bawa.


“Terima kasih ya sher udah traktir makan dan belanjaan kita semua”ucap Bella yang berbicara mewakili dirinya dan citra.


“Hmm,sama-sama ya sudah yuk kita masuk,kasihan Fani sudah tungguin kita dari tadi”ajak Sherly.


Setelah itu,mereka bertiga langsung berjalan masuk.


Dan tak lama mobil itu pun berjalan pergi meninggalkan tempat tersebut.


Didalam mobil

__ADS_1


“Kita akan kemana lagi?”tanya Fani yang terlihat fokus mengemudi.


“Sepertinya kita langsung pulang aja,oh ya antar Citra dan Bella pulang saja terlebih dulu”ucap Sherly memberi usul.


“Iya nih sher,aku juga sudah merasa capek banget”ucap Citra ikut menimpali.


Tak lama mereka berhenti di depan gerbang rumah yang cukup besar.


“Terimakasih ya sher,kak Fani dan kalau begitu saya duluan,dah Bella,kalau begitu aku masuk duluan ya semuanya”ucap citra pamit.


Mereka bertiga yang mendengar itu,hanya mengangguk


Tak lama setelah itu,mobil itu pun berjalan pergi meninggalkan rumah Citra.


Citra yang melihat kepergian mobil itu,ia pun langsung berjalan masuk ke dalam rumah.


Sementara saat ini Sherly yang hanya diam,dan Bella juga ikut diam di dalam mobil untu beberapa saat.


“kosan yang kamu tempatin jauh ya bel?”ucap Sherly yang memulai pembicaraan.


“Enggak Deket kok,sebentar lagi juga sampai”ucap Bella sambil tersenyum


“Kenapa sih bel kamu nggak tinggal sama aku,atau nggak sama kakak kamu aja”ucap Sherly lagi.


“Maaf sher,aku nggak bisa ceritain ini sama kamu”ucap Bella menunduk.


Bella yang mendengar itu,ia langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat,seakan berkata jika ucapan Sherly itu salah.


“Kamu kan tahu kalau kakak aku sayang banget sama aku,dan justru ia akan senang jika aku tinggal bersamanya”ucap Bella menjelaskan.


“Lalu kenapa kamu nggak mau tinggal dengannya?,apa karena Kaka ipar mu?,atau karena apa?,maaf mungkin kamu berfikir jika aku terlalu ikut campur,tapi aku benar-benar peduli sama kamu bel”ucap Sherly lagi.


Dan Bella yang mendengar Sherly menyebutkan sebutan 'kakak ipar',ia pun hanya diam.


Sherly yang melihat itu,ia pun hanya bisa ikut diam.


“Maaf ya jika aku telah kelewatan,aku nggak bermaksud menyinggung kamu”ucap Sherly lagi.


Setelah itu,Sherly pun langsung memeluk Bella dengan erat.


“Kita sudah sampai di tempat yang di katakan nona Bella tadi”ucap Fani memberi tahu.


Sherly dan Bella yang mendengar itu,mereka pun langsung melepaskan pelukannya itu.


“Kamu hati-hati ya bel,kalau nanti ada apa-apa kamu bisa telepon aku”ucap Sherly sambil tersenyum.

__ADS_1


Bella yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk sambil tersenyum.


Kemudian setelah itu Bella pun keluar dari mobil tersebut.


Sedangkan Sherly hanya diam untuk beberapa saat,sambil melihat kosan Bella yang sederhana.


“Apa kah kita akan langsung pulang?”tanya Fani yang berhasil menyadarkan Sherly dari lamunannya itu.


“Oh iya kita langsung pulang saja”jawab Sherly,saat ia telah sadar dari lamunannya itu.


Fani yang mendengar itu,ia pun langsung melajukan mobilnya menuju mansion Alex.


Dan Sherly yang ada di dalam mobil hanya diam,sambil menatap ke arah tangannya,


Sherly terlihat sedang melamun dan memikirkan sesuatu.


Tak lama mereka pun sampai di depan mansio Alex,Fani yang melihat Sherly diam saja,ia pun keluar dan berjalan menuju pintu belakang


“Kita sudah sampai”ucap Fani setelah membuka pintu untuk Sherly keluar.


Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menoleh ke arah Fani.


“Eh maaf sepertinya aku tadi sedang melamun,terima kasih ya Fani sudah mengantar saya dan kedua sahabatnya saya sampai ketujuan dengan selamat”ucap Sherly saat ia telah turun dari dalam mobil.


“Iya sama-sama,kalau begitu saya permisi dulu”ucap Fani sambil menunduk,tanda pamit.


Sherly yang mendengar itu,ia hanya menanggapinya dengan anggukan.


Setelah itu,Fani pun langsung masuk ke dalam mobil,dan meninggalkan mansion Alex.


Sedangkan Sherly yang saat ini sedang berjalan masuk ke dalam mansion,setelah Rani membukakan pintu untuknya.


“Apa anda sudah makan nona?”tanya Rani kepada Sherly.


“Iya sudah,kalau begitu saya ke kamar duluan ya”ucap Sherly sambil tersenyum.


Setelah itu,Sherly pun berjalan melewati Rani,ia juga berjalan melewati beberapa anak tangga.


Dan tak lama Sherly sampai di kamarnya, tanpa menuggu lama Sherly pun langsung masuk ke dalam kamarnya itu.


“Huh gerah banget,mandi dulu ajalah”ucap Sherly pada dirinya sendiri,saat ia telah berada di kamarnya itu.


Setelah mengatakan itu,Sherly pun menaruh tas yang ia bawa,dan ia pun berjalan ke kamar mandi.


Tak lama Sherly keluar dengan pakaian yang telah melekat di tubuhnya.

__ADS_1


“Duh ngantuk banget lagi,tidur aja lah”ucap Sherly sambil menguap karena mengantuk.


Setelah itu,Sherly pun langsung berjalan menuju kasurnya,kemudian setelah sampai,ia pun membaringkan tubuhnya,dan tak lama Sherly pun tertidur karena kelelahan.


__ADS_2