ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 86


__ADS_3

Sherly yang mendengar ucapan Risma itu,ia


pun langsung menoleh dan menatap kearah Risma.


Sherly hanya diam,tanpa menjawab ucapan


Risma itu.


“Kamu?!,ternyata kamu sudah mulai kuliah lagi,aku kira kamu sudah pindah tempat kuliah karena tak mampu untuk membayar


biaya kuliah”ucap Bella dengan nada meledek.


“Maksud kamu apa?,aku nggak berangkat kuliah karena aku memang sedang liburan


bersama kedua orang tua aku ya,dan bukan berarti pinda tempat kuliah ya”ucap Risma dengan marah.


“Oh liburan?,masa sih,sudahlah jangan sombong,memangnya apa sih yang bisa kamu sombongin”ucap Bella lagi dengan nada meledek miliknya.


“Kamu!!,berani-beraninya kamu ngomong kayak gitu ke saya,kamu tahu kan kalau saya orang kaya,jadi saya bisa melakukan apa saja yang saya mau,memangnya kamu mau saya keluarkan dari sekolah ini”ucap Risma marah disertai dengan ancaman.


Sherly yang awalnya hanya diam saja,ia pun akhirnya angkat suara.


“Sudahlah bel,jangan di ladeni orang kayak gitu,kalau kamu terus meladeni dia ngomong nanti kamu bisa jadi gila,memangnya kamu mau jadi gila,jadi kita sebagai orang yang waras nggak usah ladenin dia,nanti juga dia capek sendiri”ucap Sherly dengan nada menyindir.


Risma yang mendengar itu,ia pun diam,sambil menggenggam kedua tangannya dengan arat.


Sherly dan kedua sahabatnya yang melihat itu,mereka pun langsung bangkit dari kursi mereka masing-masing.


“Makanya jangan cari masalah sama kita,nggak bisa jawabkan jadinya setelah dengar ucapan Sherly tadi”ucap Bella dengan nada meledek,ia berkata tepat di telinga Risma saat ia hendak melewati Risma dan kedua temannya itu.


“Kalian!”ucap Risma dengan nada tertahan karena marah.


Risma hanya dapat diam,sambil mengepalkan tangannya saat melihat Sherly dan kedua sahabatnya keluar dari ruangan tersebut.


‘Sial!,awas kamu sher,aku nggak akan biarin kamu hidup dengan tenang di **s**ini,kita lihat saja nanti’.batin Risma marah.


Sherly memang sering diam jika ada orang yang seperti risma menggangu dirinya dan kedua sahabatnya,tapi dia diam bukan karena takut,ia diam hanya karena merasa malas untuk meladeni orang-orang seperti Risma.


Dan sekalipun ia bicara,maka lawan bicaranya akan diam dan tak berkutik.


Dan sekarang Sherly dan kedua sahabatnya sedang duduk di taman,seperti biasa mereka duduk sambil mengobrol.


“Heran deh gue sama si Risma,kenapa juga setiap kali lihat kita,dia selalu berusaha untuk bisa menghina dan merendahkan kita”ucap Bella dengan nada kesalnya.

__ADS_1


“Iya aku juga kesel sama dia,emang dasar tuh anak,perasaan pas ia tidak berangkat kuliah,kita selalu tenang dan adem ayem aja,tapi sekarang ada dia kita jadi nggak tenang lagi”ucap citra ikut menimpali dengan nada yang terdengar menggerutu.


“Tapi kamu keren sher,sekalinya kamu ngomong dia langsung nggak berkutik,


kenapa kamu nggak ngomong aja dari tadi,kan kalau kamu ngomong duluan,pasti dia nggak akan berani lagi bicara”Lanjut citra.


“Males buat apa ladenin orang kayak gitu,nggak ada untungnya juga,tadi aku awalnya diam aja karena aku pikir nggak akan panjang masalahnya,tapi lama kelamaan aku hanya diam,mereka malah lebih gencar untuk mencari cela buat ngehina dan rendahin kita”ucap Sherly dengan nada yang sedikit kesal.


“Oh iya,kalian merasa haus nggak?,kalau aku sih iya”ucap citra mengalihkan topik,saat merasakan tenggorokan kering karena haus.


“Iya aku juga,Sherly juga pasti haus,iya kan sher?”jawab Bella,dengan nada bertanya kepada Sherly.


Sherly yang mendengar itu,ia hanya mengangguk sebagai jawaban.


“ya sudah kalian mau minum apa?,biar nanti aku beli”tanya citra lagi.


“Aku jus jeruk aja”jawab Bella


“Kalau aku jus alpukat”jawab Sherly ikut menimpali.


“Oke,aku beli dulu ya pesanan kalian,kalain juga tetap tunggu di sini,dan jangan kemana-mana”ucap citra sambil bangkit dari duduknya.


Setelah itu,citra pun berjalan pergi meninggalkan taman itu.


“Gimana ya?,aku sebenarnya nggak tahu harus jawab apa,aku takut lexi larang aku”ucap Sherly dengan nada tak enak.


“Yah gimana dong,masa langsung di tolak aja,gini aja kamu bilang aja sama tuan Alex kalau kamu ingin main bentar sama aku gitu”ucap Bella dengan nada memelas.


“Oh ok,aku telepon dia dulu”jawab Sherly,menyetujui saran Bella karena tak tega untuk langsung menolak permintaan Bella.


Setelah itu,Sherly pun langsung mengambil handphone miliknya itu,Sherly pun mulai mengutak-atik handphone miliknya.


Dan pada saat nada panggilan tersambung,


tapi belum diangkat oleh Alex, tiba-tiba Bella angkat suara.


“Enak banget ya yang sudah punya suami,sekarang apa-apa harus minta izin sama suami,dan tidur kamu juga pasti ada yang nemenin juga iya kan sher?”ucap Bella dengan nada menggoda,ia berusaha untuk menjahili Sherly.


" Syutt " Ucap Sherly sambil meletakkan jari telunjuk di depan bibirnya,seakan menuyuruh Bella untuk diam.


Dan tak lama Alex pun mengangkat sambungan teleponnya itu.


“Iya ada apa Li?”ucap Alex melalui telepon.

__ADS_1


“Oh nggak,ini sebenarnya aku ingin minta izin ke kamu,karena aku ingin jalan-jalan sebentar bersama teman-teman aku”jawab Sherly memberi tahu melalui telepon.


“Jalan-jalan ke mana?”tanya Alex dengan nada posesif.


“Ke..”ucap Sherly menjeda ucapanya.


Kemudian Sherly pun menatap ke arah Bella,untuk bertanya tempat tujuan mereka.


“Ke tempat yang dekat-dekat sini nggak jauh juga kok”jawab Sherly,ia mengikuti saran Bella yang berkata dengan nada pelan kepadanya.


“Lama enggak?”tanya Alex lagi.


“Enggak kok sebentar aja”jawab Sherly langsung.


“Kalau kamu nggak izinin juga nggak apa-apa kok”lanjut Sherly dengan nada pelan,ia berfikir Alex tidak akan mengizinkan ia keluar


“Ya sudah kamu hati-hati di jalan ya?”jawab Alex yang langsung memberi izin kepada Sherly.


“Jadi kamu izinin kan?”tanya Sherly memastikan,ia tidak menyangka jika Alex langsung memberinya izin


“Iya”jawab Alex singkat.


Setelah itu,sambungan telepon di putus oleh Alex dan Sherly secara bersamaan.


Tak lama setelah Sherly menelepon Alex, Citra datang dengan membawa minuman di tangannya itu.


““Lagi pada ngomongin apa nih?”tanya Citra saat telah sampai di hadapan Sherly dan Bella.


Setelah mengatakan itu, Citra pun menyerahkan minuman yang ia bawa kepada Sherly dan Bella.


“Enggak kita ingin jalan-jalan,beli baju yang lagi diskon atau apalah,kan udah lumayan lama kita juga nggak kumpul-kumpul,itung-itung kita kumpul bareng aja”ucap bella menjelaskan.


“Dih memangnya kamu punya uang gitu”ucap citra dengan nada meledek,ia berkata seperti itu hanya bermaksud candaan.


“Ya punyalah kan sekarang aku sudah kerja,memangnya kamu yang hanya tinggal minta sama orang tua”balas Bella meledek.


“Sudah-sudah kalian ini,gimana sih ribut aja,ayo masuk ke tempat kita,sebentar lagi dosen datang”ucap Sherly mengingatkan.


“Tapi kamu di izinin kan Sher?”tanya Bella memastikan.


“Iya aku diizinin”jawab Sherly sambil tersenyum.


“Asyik,berarti kita bisa kumpul-kumpul bareng,Gimana kalau setelah pulang kuliah aja,kita langsung berangkat?”usul citra.

__ADS_1


Sherly dan Bella yang mendengar itu,ia pun hanya bisa mengangguk setuju atas usul Citra itu.


__ADS_2