
Dan saat ini Sherly dan Fani sedang berada di depan pintu ruangan milik Doni.
Fani pun maju,dan ia pun mengetuk pintu hingga beberapa kali.
" Tok tok tok " Ketukan yang terdengar nyaring dari Fani.
Tak lama pintu pun di buka,dan terlihatlah Doni yang membuka kan pintu itu.
“Fani kenapa kamu bisa ada di sini?”tanya Doni kepada Fani.
“Sepertinya hal tak terduga telah terjadi,jadi masalah ini harus diketahui juga oleh tuan Alex”Jawab Fani memberi tahu.
Dan Doni yang melihat Fani datang bersama dengan Sherly itu,ia pun langsung mengerti dengan apa yang telah terjadi.
“Ayo silahkan masuk!”ucap Doni kepada Sherly.
Dan Fani yang berada di depan Sherly itu,ia pun berbalik dan menatap kearah Sherly seakan mempersilahkan Sherly masuk terlebih dahulu.
Sherly yang melihat itu,ia pun langsung masuk ke dalam ruangan Doni itu.
Dan pada saat Sherly masuk,ia melihat Alex yang sedang memijat kepalanya menggunakan tangannya itu,pandangan Alex juga ia layangkan kebawah,jadi ia tidak sadar akan kehadiran Sherly.
“Lexi”panggil Sherly.
Ucapan Sherly itu,membuat Alex langsung menatap kearahnya.
“Lili,kenapa kamu bisa ada di sini?”ucap Alex kaget.
Fani yang melihat Alex terlihat terkejut itu,ia pun mulai angkat suara.
“Tuan nyonya Sherly telah tahu sifat asli dari nona Amel”ucap Fani memberi tahu.
“Apa?,dari mana?”ucap Alex kaget.
Setelah itu,Alex pun langsung menyalakan kembali layar komputer miliknya yang telah ia matikan di data saat ia mendengar jika Doni mengatakan telah memberi Sherly obat pencahar,alasannya adalah karena Alex tak tega jika harus melihat wajah Sherly yang kesakitan.
__ADS_1
Dan setelah menyalakan layar komputernya itu,ia pun langsung melihat kamera pengawas yang ada di depan pintu ruang pengawas,atau lebih tepatnya koridor,dan setelah melihat itu, Alex pun akhirnya tahu jika Sherly telah mendengar sendiri dan melihat bagaiman sifat asli Amel.
“Kalau begitu kami berdua pamit keluar dulu tuan”ucap Doni meminta izin.
Doni tahu jika ini bukan waktunya untuk ada diruangan miliknya,karena ia tahu jika tuannya harus menjelaskan kepada Sherly apa yang telah mereka rencanakan.
Alex yang mendengar itu ia hanya mengangguk,dan setelah itu Fani dan Doni pun keluar dari ruangan itu.
Alex pun mengajak Sherly untuk duduk.
“Sebenernya apa yang kalian rencanakan?,dan sepertinya aku melihat jika kalian sedang melakukan suatu rencana yang besar”ucap Sherly dengan nada bertanya.
“Aku ingin membuktikan jika Amel itu adalah orang yang cukup berbahaya,karena aku sudah mengenal dia sejak kecil,dia itu orang yang tidak akan menyerah sebelum mendapatkan sesuatu yang dia ingin,dan semenjak kamu bilang jika Amel itu sudah berubah aku ingin sekali mengatakan kepadamu jika dia itu belum berubah,tapi pada saat itu aku tidak memiliki bukti,maka dari itu aku tidak bisa mengatakan yang sebenarnya karena aku tau jika kamu tidak akan percaya dengan omongan yang tidak ada bukti ity”ucap Alex menjelaskan,ia menjeda sejenak ucapannya itu.
“Lalu sebenarnya apa yang sedang kamu rencanakan?”tanya Sherly langsung.
Tanpa menjawab ucapan Sherly,Alex pun memanggil Doni,dan tak lama Doni pun datang.
Setelah Doni datang,Alex pun membisikkan sesuatu kepada Doni,dan setelah itu Doni pun keluar.
Sherly yang tidak tahan akan keheningan itu,ia pun hendak angkat suara,tapi tiba-tiba kedatangan Arjun dan Doni membuat Sherly mengurungkan niatnya itu.
”Tuan ada apa anda memanggil saya?”tanya Arjun kepada Alex.
“Kerja bagus Arjun,tadi aku sempat lihat di dalam ruangan pengawas semua yang kamu lakukan persis seperti yang aku mau”ucap Alex memuji Arjun.
“Lexi apa maksudnya ini?,bukannya tadi kamu lihat jika Amel telah melakukan penawaran dengan orang itu untuk menghapus rekaman CCTV yang ada di ruangan kamu”ucap Sherly tak mengerti,ia berkata sambil menatap kearah Arjun.
“Jangan menatap kearah Arjun!”ucap Alex dengan nada perintah.
Alex merasa tidak terima jika Sherly menatap kearah laki-laki lain selain dirinya.
Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menatap kearah Alex tak mengerti.
“Jangan menatap kearah laki-laki lain selain aku,karena aku tidak suka itu”ucap Alex dengan wajah tak suka.
__ADS_1
‘Memangnya kenapa jika aku menatap ke arah orang yang bernama Arjun itu,bukannya aku hanya menatap saja,sudahlah jangan memperpanjang masalah ini’.batin Sherly.
“Oke aku tak akan menatap kearah laki-laki lain lagi,jadi sekarang coba kamu jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?”.tanya Sherly langsung.
Alex yang mendengar itu,ia pun langsung menatap kearah Doni,seolah menyuruh Doni menjelaskan semuanya
“Sebenarnya Arjun adalah orang yang bertugas mengawasi setiap ruangan yang ada di perusahaan melalui layar monitor yang di simpan di ruang pengawas,oleh karena itu tuan telah menyuruh saya untuk menaruh sebuah dokumen yang menurut nona Amel penting,tapi sayangnya nona Amel tidak tahu jika dokumen itu palsu,dan pada saat nona Amel mengambil dokumen itu,ia pasti akan sadar jika diruangan itu memiliki kamera pengawas,jadi saya yakin jika nona Amel akan menemui Arjun untuk meminta agar Arjun menghapus rekaman pengawas itu,dan karena itu saya meminta agar Arjun berpura-pura untuk menerima tawaran yang diajukan nona Amel”ucap Doni menjelaskan,ia menjeda ucapannya sambil menatap kearah sherly.
Dan Sherly yang mendengar itu,ia pun hanya diam seolah sedang mencerna ucapan Doni.
Doni pun diam sejenak,ia pun membiarkan Sherly mencerna perkataannya,setelah cukup lama diam,Doni pun kembali angkat suara.
“Dan awalnya tuan Alex dan saya berencana agar Fani yang merekam apa yang Arjun dan nona Amel katakan diruang pengawas,kami ingin agar bukti video itu bisa ditunjukkan langsung kepada anda,agar dengan begitu anda bisa tahu bagaimana sifat nona Amel sebenarnya,dan bahkan tanpa sepengetahuan anda nona Amel sering berniat merencanakan hal jahat kepada anda,tapi tuan Alex berhasil memerintahkan anak buahnya untuk menggagalkan itu”lanjut Doni menjelaskan.
Sherly yang mendengar itu,ia hanya dapat mengepal tangan erat.
‘Apa?,jadi amel adalah orang sejahat itu?,aku benar-benar merasa marah dan kecewa karena telah dibohongi’.batin Sherly dengan wajah terlihat sedih,marah,dan kecewa.
“Sekarang apa yang kamu inginkan?,apa kamu ingin agar aku membongkar semua kejahatan Amel dihadapannya secara langsung?”tanya Alex berhasil menyadarkan Sherly dari lamunannya itu.
“Jangan!”tolak Sherly cepat.
“Kenapa?”tanya Alex penasaran.
“Aku ingin agar Amel bisa merasakan rasa marah sekaligus kecewa karena dibohongi”ucap Sherly dengan sedikit emosi
“Jadi apa yang kamu inginkan?”tanya Alex lagi.
“Aku ingin agar kita berpura-pura tidak tahu akan kebenaran ini”ucap Sherly langsung.
“Jadi kamu ingin agar kita berakting seolah kita tidak tahu apa-apa gitu?”tanya Alex yang langsung mendapatkan anggukan dari Sherly.
“Oke,sesuai yang kamu inginkan,dan untuk kamu Doni,kamu sudah dengarkan apa yang Sherly inginkan,jadi saya ingin agar kamu memastikan ini semua berjalan lancar”ucap Alex.
‘Tapi saya tidak yakin jika anda bisa berakting,tapi saya akan pastikan jika rencana ini tidak akan gagal’.batin Doni yakin.
__ADS_1
Flasback end.