
Dan Alex yang mendengar gerutuan Sherly itu,ia hanya diam sambil tersenyum.
“Sekarang apalagi ini, bukannya dia jawab pertanyaan aku,tapi dia malah tersenyum seperti itu,dasar!”gerutu Sherly dengan sangat pelan.
“Maksud kamu apa bilang aku orang seperti itu?,apakah aku seperti orang tidak waras gitu?”ucap Alex dengan nada bertanya.
“Eh apa dia dengar ucapan aku tadi ya,tapi nggak mungkin kan aku kan berkata dengan sangat pelan”ucap Sherly dengan sangat pelan.
“Eh nggak,memangnya siapa yang berani bilang kamu tidak waras,nggak ada yang bilang gitu kok”ucap Sherly dengan sedikit cengengesan.
“Tidak,saya tadi mendengar ada seseorang yang memggerutu dan saya mendengar itu dengan jelas”ucap Alex yakin.
‘****** aku,padahal aku menggerutu dengan sangat pelan,tapi kok dia bisa dengar,sudahlah mulai sekarang mungkin aku harusnya tidak menggerutu di depannya,kamu kan tahu sher,dia itu memiliki pendengaran yang sangat jelas dan tajam,jadi berhentilah menggerutu yang tak jelas,entah semarah dan sejengkel apa pun kamu tolong jangan menggerutu'.batin Sherly sambil menggigit ujung kuku jempolnya itu.
“Kenapa kamu menggigit jempol kamu”ucap Alex,ia pun menarik tangan Sherly pelan agar Sherly tidak menggigit jempolnya lagi.
“Jika kamu sedang berfikir jangan sampai menyakiti diri kamu sendiri”ucap Alex memperingati.
Alex seakan tidak mengizinkan Sherly untuk menyakiti dirinya sendiri,ia seakan tidak terima jika Sherly terluka,dan meskipun orang itu adalah Sherly sendiri,ia seperti tetap tak terima akan hal itu.
“Oh iya tadi kan kita sedang bahas tentang hari ini hari spesial,memang ini hari apa?”tanya Sherly mengalihkan topik.
Alex yang mendengar ucapan Sherly itu,ia pun menggelengkan kepalanya sesaat.
“Dasar kamu ini pintar banget mengalihkan topik”ucap Alex sambil mengusap pipi Sherly dengan sayang.
Setelah mengatakan itu,Alex pun menepuk kembali kedua tangannya.
Dan tak lama datang robot beruang dengan membawa sebuah kue ulang tahun,dan dibelakangnya juga ada kedua robot kelinci yang mengikuti robot beruang dari belakang.
__ADS_1
Sherly yang melihat itu,ia pun sempat tertegun sejenak.
Bukan karena kedatangan robot itu yang membuat Sherly tertegun,tapi kue yang di bawa oleh robot itu
‘Itu kan..kue buatan ibu'.batin Sherly sedikit terperangah.
“Selamat ulang tahun Sherly,aku sengaja memilih hari ini sebagai hari kencan kita sekaligus untuk merayakan hari ulang tahun kamu”ucap Alex yang berhasil menyadarkan lamunan Sherly.
Dan Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menatap ke arah Alex.
“Alex ini...”ucap Sherly menjeda sejenak ucapannya itu.
Sherly merasa terharu akan kejutan Alex itu,ia benar-benar tak menyangka jika Alex tahu hari ini adalah hari ulang tahunnya,sedangkan dirinya sendiri malah lupa akan hari ulang tahunnya sendiri.
“Terima kasih,terima kasih banyak aku benar-benar nggak tahu lagi harus berkata seperti apa lagi ke kamu”ucap Sherly dengan mata sedikit berkaca-kaca.
Setelah itu,Alex pun langsung bangkit dan menerima kue ulang tahun dari robot itu.
Sedangkan robot beruang itu,ia yang telah menyerahkan kue ulang tahun kepada Alex itu,para robot itu pun mereka bertiga hanya diam,seperti menunggu aba-aba dari Alex.
“Selamat ulang tahun Sherly,aku sengaja berikan kue ulang tahun hasil dari buatan ibu kamu sendiri,katanya dia meminta maaf kepada kamu karena tidak bisa merayakan hari bahagia ini dengan kamu”ucap Alex memberi tahu.
“Bagaiman kamu bisa tahu hari ini hari ulang tahun aku?”tanya Sherly.
“Aku tahu dari informasi yang sudah aku dapatkan,kamu kan tahu kalau aku benar-benar tulus mencintai kamu,jadi aku melakukan semua ini demi kamu,dan kebetulan saat aku berniat merayakan kencan sekaligus hari ulang tahun kamu,aku sempat bertemu ibu kamu”ucap Alex menjelaskan kepada Sherly.
“Lalu kenapa ibu tidak ikut merayakan ulang tahun aku,biasanya ibulah orang yang selalu mengingatkan hari ulang tahunku ini”tanya Sherly dengan nada sedikit sedih.
“awalnya ibu kamu ingin merayakan ulang tahun bersama kita,tapi sepertinya ada urusan mendesak yang harus ibu kamu urus,hingga ia tidak bisa hadir,Tapi meski begitu,ibu kamu itu sempat menitipkan sebuah kue ulang tahun untuk kamu”jawab Alex pelan.
__ADS_1
Alex benar-benar tidak tega saat melihat Sherly sedih,tapi ia harus mengatakan yang sebenarnya terjadi,dan ia juga tidak ingin berbohong kepada Sherly,jadi ia mengatakan yang sebenarnya.
“Tidak apa-apa lah,asalkan ada kue buatan ibu aku sudah bahagia,mungkin dengan begini aku bisa merasakan keberadaan ibu”ucap Sherly sambil tersenyum,ia berusaha untuk menepis rasa sedihnya itu.
Tapi meski begitu Sherly sempat menitikkan air mata antara terharu sekaligus sedih.
Sherly merasa terharu karena Alex sangat peduli padanya,tapi ia juga merasa sedih karena tahun ini ia tidak bisa merayakan hari ulang tahunnya bersama dengan ibunya itu.
Alex yang melihat itu,ia pun langsung berjalan mendekat ke arah Sherly,kemudian setelah berada tepat di samping Sherly,Alex mengulurkan tangannya,ia menghapus air mata yang ada di pelupuk mata Sherly dengan pelan dan lembut.
“Jangan menangis,masih ada aku di sini,dan selama ada aku,aku pasti akan menjaga dan selalu melindungi kamu,jadi kamu tidak usah sedih karena kamu tidak sendirian”ucap Alex sambil tersenyum.
Sherly yang mendengar itu,ia pun secara refleks langsung berdiri dan memeluk Alex dengan erat,Alex yang di perlakukan seperti itu,ia sempat kaget dan hampir saja kue ulang tahun yang ia pegang hampir jatuh,tapi untungnya tidak jadi terjadi,karena ia memegang kue itu dengan erat.
Setelah itu,Alex pun menaruh kue yang sedang ia pegang di atas meja.
Kemudian Alex pun membalas pelukan Sherly dengan erat.
Mereka hanya diam dengan saling memeluk erat.
Sementara itu saat ini,Bagas yang sedang berada di depan restoran yang di tempati Alex.
Bagas sedang menjaga ke amanan restoran itu dari arah depan,tiba-tiba ia melihat Nana datang menghampiri restoran itu sendirian.
Bagas yang melihat itu,ia pun langsung berjalan menghampiri Nana.
“Nana,kamu lagi apa di sini?”tanya Bagas saat ia berada di hadapan Nana.
“Aku lagi cari ibu,tadi aku ingin makan di restoran ini,tapi kataknya restoran ini sedang tutup,dan makannya ibu cari makanan di restoran lain,tapi aku sama ibu terpisah dan aku nggak tahu sekarang ibu ada di mana”ucap Nana menjelaskan dengan nada sedih.
__ADS_1