ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 49


__ADS_3

Alex dan Sherly hanya duduk untuk sejenak,menikmati suasana pagi hari yang terasa sejuk.


Terdengar pula suara burung berkicau yang indah,sedang bertengger di dahan pohon.


“Kamu sekarang sudah merasa lebih baik kan?,gak letih lagi?”tanya Alex menatap kearah Sherly


“Enggak,aku udah mendingan,gak merasa capek juga,kita lanjut aja jalan-jalannya”ajak Sherly


Setelah mengatakan itu Sherly pun bangkit


“Ayo katanya mau lanjut jalan-jalannya,kok kamu malah diam aja,bangun dong!”ucap Sherly saat melihat Alex hanya diam,dan menatap kearahnya.


“Bantuin aku bangun,aku gak bisa bangun nih”ucap Alex yang berniat menggoda sherly.


Setelah mengatakan itu,Alex pun langsung mengulurkan kedua tangannya kearah Sherly


“Mana bisa,badan kamu kan lebih besar dari pada aku,mana kuat aku tarik kamu”jawab Sherly.


“Coba dulu,kamu pasti bisa,mungkin aja kan tenaga kamu kuat,jadi gampang buat tarik aku”ucap Alex lagi,berharap Sherly percaya akan ucapannya.


Sherly yang mendengar ucapan Alex itu,ia pun langsung meraih kedua tangan Alex,dan menarik tangan alex dengan sekuat tenaga.


Awalnya Sherly sedikit percaya akan ucapan Alex tadi,karena ia pikir Alex akan langsung bangkit jika ia menarik tangan Alex,tapi nyatanya Alex tak bergerak sama sekali.


Dan karena Sherly sudah mengeluarkan sekuat tenaga untuk menarik tangan Alex,tetapi tidak bisa,Sherly pun memilih menyerah.


“Sudahlah aku jalan-jalan sendiri aja,karena aku tau kamu juga pasti sengaja buat bohongin aku”ucap Sherly sambil mengatur nafasnya yang yang memburu karena kelelahan.


“Ya oke deh kalau begitu,ayo kita lanjut saja jalan-jalan nya”ucap Alex,setelah mengatakan itu,Alex langsung bangkit dan berjalan melewati Sherly.


Sedangkan Sherly yang sedang mengatur nafasnya,ia yang melihat Alex yang pergi meninggalkannya ,ia pun langsung berlari mengejar Alex.


“Hei, tunggu!!,jangan tinggalin, aku hey”ucap Sherly yang langsung berlari mengejar Alex.


Dan Alex yang tahu akan hal itu,ia pun langsung mempercepat langkahnya,ia merasa senang bisa mengerjai Sherly.


Sherly pun tak mau kalah,ia pun berlari sekuat tenaga,tapi karena langkah Alex yang besar dan cepat,ia menjadi sedikit kesulitan.

__ADS_1


Alex pun langsung berhenti, saat ia merasa telah cukup mengerjai sherly,ia pun berbalik dan menatap kearah Sherly yang sedikit jauh dari nya,ia melihat Sherly sedang berlari mendekat kearahnya.


“Kamu itu dari tadi aku bilang tungguin,eh kamu malah terus berjalan”ucap Sherly mencebik tak suka,saat ia telah sampai di hadapan Alex.


“Maaf aku gak dengar,aku kira kamu bilang suruh aku lari”ucap Alex yang terkekeh tanpa suara setelah mengatakan hal itu.


“Enak aja,aku tadi bilang supaya kamu itu tungguin aku,bukan suruh lari”ucap Sherly dengan nada tak suka.


Sebenarnya Sherly sedikit curiga kalau tebakannya itu benar,bahwa Alex tengah berbuat jahil kepadanya.


“Ya udah lah ayo lanjutin lagi, jalan-jalan nya”ajak Alex.


“Enggak ah,aku sepertinya merasa ingin beli sesuatu yang manis-manis”ucap Sherly tiba-tiba.


“Yang manis-manis ya?,kamu yakin ingin yang manis-manis?”tanya Alex meyakinkan,ia juga sedikit menggoda Sherly.


‘Apa maksudnya itu tatapannya, jangan-jangan dia ingin jahilin aku’ batin Sherly,saat melihat tatapan Alex itu.


“He...he enggak jadi deh,aku sekarang gak ingin makan yang manis-manis lagi”ucap Sherly,ia takut jika tebakannya ternyata benar,bahwa Alex berniat menjahilinya.


“Kenapa?,takut aku berbuat usil sama kamu lagi,ha..ha... tenang aja aku cuman bercanda kok,oke kalau gitu kita beli es krim aja”ucap Alex


Tak lama setelah cukup jauh mereka berjalan,


mereka pun berhenti di sebuah kedai es krim.


“Kamu duduk dulu,biar aku pesenin es krim buat kamu”ucap Alex,dan saat Alex hendak berbalik,tapi sebelum itu,Sherly sudah menahan Alex terlebih dahulu,dengan tangannya memegang tangan Alex seakan melarang Alex untuk berbalik.


“Kamu gak bakal berbuat jahil lagi kan? aku sekarang tahu, dari tadi itu kamu sengaja kan ingin berbuat jahil sama aku”ucap Sherly langsung,saat Alex menatap kearahnya.


“Memang aku bakal lakuin apa?”tanya Alex.


Sedangkan Sherly yang mendengar itu hanya diam,karena ia tidak tahu harus berkata apa.


“Kamu tenang aja,aku gak bakal berbuat jahil lagi”ucap Alex menenangkan.


Setelah mengatakan itu,Alex langsung berjalan masuk ke dalam kedai eskrim.

__ADS_1


Tak lama setelah itu Alex keluar dengan membawa cukup banyak es krim,yang ia bawa di dalam sebuah tas plastik,ia pun menghampiri kerah Sherly yang tengah duduk menunggu kedatangannya.


“Nih,es krim Pesenan kamu,di makan ya?”ucap Alex sambil menyerahkan semua es krim yang ia bawa.


“Beneran ini buat aku semua,ini mah kebanyakan,memangnya aku apaan bisa makan eskrim segini banyaknya”tanya Sherly menatap heran kearah Alex.


“Ya terus gimana,aku udah beli banyak buat kamu,aku kira kamu bakal senang karena aku beli eskrim banyak”ucap Alex jujur.


Alex memang tak berniat mengerjai Sherly lagi,karena ia pikir dengan membeli banyak es krim untuk Sherly,Sherly akan senang akan hal itu.


“Ya sudahlah biar aku makan sedikit-sedikit,nanti juga bakal abis”ucap Sherly.


Sherly pun menerima semua es krim yang ada di dalam tas plastik itu,kemudian Sherly pun bangkit dari duduknya.


“Tunggu dulu,sepertinya aku berlebihan sama kamu,biar nanti kamu kasih ke orang lain aja sebagiannya,jangan kamu makan semua,


nanti kamu sakit perut”ucap Alex.


“Oke”ucap Sherly sambil menganggukkan kepala,seakan setuju dengan usulan Alex,lagipula Alex melakukan itu, demi kebaikannya juga.


Dan saat mereka hendak berjalan Sherly melihat seorang anak kecil lewat di hadapannya.


“Dek tunggu!”ucap Sherly.


sedangkan anak kecil itu pun langsung berhenti, saat mendengar ucapan Sherly.


“Iya kak,kenapa?”tanya anak kecil berkepang dua setelah sampai di hadapan Sherly.


“Kamu mau es krim?,kalau mau nanti kakak kasih buat kamu”tanya Sherly.


“Enggak,Riri gak mau”ucap anak kecil yang ternyata bernama Riri.


“Kenapa?,bukannya anak kecil itu suka banget sama es krim ya?”tanya Sherly penasaran.


“Kata mamah Riri,Riri gak boleh terima pemberian dari orang yang gak kenal,takut orang itu berbuat jahat sama Riri ”jawab Riri dengan nada menggemaskan.


Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung berjongkok di hadapan anak kecil itu.

__ADS_1


“Kamu ada benarnya juga,tapi kakak gak bermaksud jahat kok”ucap Sherly.


__ADS_2