Jatuh Cinta Dengan Paribanku

Jatuh Cinta Dengan Paribanku
Family


__ADS_3

Setahun kemudian...


Roi dan Silvi dianugerai sepasang anak kembar, sebagai yang paling tua Leo dan Karissa diberi kehormatan untuk memberikan nama, putra Roi diberi nama Alvino, sedangkan yang putri diberi nama Elvina, kedua cicit Leo dan Karissa terlihat sangat menggemaskan.


Roi dan Silvi sepakat mengasuh kedua anaknya tanpa bantuan baby sister, mereka berbagi tugas, lucunya Alvino dengan Silvi, Elvina dengan Roi. Nita dan Michel juga ikut mengasuh kedua cucunya itu bila sedang berada di rumah.


" Sayang, Elvina sudah mau minum susu nih." Roi menggendong baby El yang sedari tadi menangis, sedangkan baby Al masih dengan lahap meyedot ASI di pangkuan Silvi.


" Aduh...gimana dong, Al masih belum kenyang nih. Kalau dilepas pasti nangis juga." Silvi bingung harus memberi siapa dulu ASI nya.


Nita dan Michel yang melihat kerepotan Roi dan Silvi tersenyum, setiap pagi mereka disuguhin pemandangan seperti itu, makanya Roi selalu siang berangkatnya untuk bekerja.


"ASI nya disedot pakai ini saja, sementara Al sedang menyusui, El nanti bisa pakai dodot." Nita memberikan alat penyedot ASI yang dipesannya melalui online.


"Gimana caranya ? Mami, bantu pakaikan alatnya. El sudah tidak tahan nih mau mimik. " Roi meminta mamihnya membantu memasang alat penyedot susu di dada Silvi.


"Kalau terus begini, habis Al terus El. Ck..kapan bagian papanya dong." decik Roi sambil menciumi pipi gembul El sangking gemesnya ada sisa air mata di pipinya karena menangis terlambat diberi susu.


Silvi mencubit pinggang Roi malu ada Nita yang sedang membereskan ASI Silvi ke wadah plastik kemudian akan dimasukkan ke kulkas.

__ADS_1


" Apa ?"


" Ngomong sembarangan. Ada mamih tahu."


Roi malah mendekat kepada Silvi, Al masih terus mengenyot ASI Silvi. El sudah tenang karena sebotol susu habis disikat dalam tempo sepuluh menit.


Roi merangkul tubuh istrinya dari belakang, diberinya ciuman di pundak Silvi, pakaian Silvi yang terbuka di bagian pundaknya membuat Roi leluasa mengecup berulang kali.


"Sudah siang. Kerja sana !" Silvi kegelian dengan ulah Roi.


" Mau kamu dulu. Biar semangat kerjanya." goda Roi di telinga Silvi.


" Buktinya tambah berisi nih." Roi menoel buah dada Silvi.


" Dasar mesum." decik Silvi.


Hmm. Suara deheman Nita membuat keduanya terkejut. "Jangan diganggu ! Nanti Al rewel lho." Nita mengingatkan Roi yang ketahuan memegang buah dada Silvi. Wajah Silvi merona tanda malu, berulang kali ia mengutuki dalam hati perbuatan Roi yang tidak kenal situasi.


"Adnan sudah datang tuh. Gih sana kerja !" Roi kesal karena waktu untuk bermesraan dengan istrinya ada saja yang mengganggu. Nita menyuruhnya pergi bekerja karena gemas melihat Silvi di ganggu terus.

__ADS_1


*


*


Togar dan Indah sudah menikah dua bulan yang lalu, mereka berdua pun sedang mesra-mesranya.


O, ya..pernikahan Togar dan Indah dilakukan berbeda dengan pernikahan Roi dan Silvi. Dikarenakan Togar yang tidak mempunyai nama keluarga ( marga ) maka dengan upacara adat khusus kini Togar sah diberi nama keluarga Manik. Michel yang meminta, meskipun bukan darah dagingnya, sosok Togar sudah dianggap anak oleh keluarga besar, yaitu Manik dan Sinaga.


Togar dan Indah memilih Samosir tempat untuk berbulan madu, tempat itu menjadi sejarah membaiknya hubungan mereka pasca berantem karena kehadiran Bram, orang yang disukai Indah sejak duduk di bangku SMA. Seiring berjalannya waktu Indah baru menyadari bahwa cintanya hanya untuk Togar.


$$$$$


Kisah Roi dan Togar serta kehidupan keluarganya kita sudahin di sini ya....tak kala seru ada kisah tentang Rey lho....


Baca terus ya...jangan lupa like, vote dan koment.


Baca juga novelku


" LOLA MY LOVE."

__ADS_1


🙏🏻🙏🏻😂😂


__ADS_2