Jatuh Cinta Dengan Paribanku

Jatuh Cinta Dengan Paribanku
Ku gigit kau


__ADS_3

Menjelang malam kediaman Morin dan Uli sudah ramai kembali, sepasang suami istri itu baru saja pulang dari undangan sahabatnya sesama pengusaha.


Togar, Indah, dan putrinya Stefani juga sudah berada di rumah hampir seharian mereka menghabiskan waktu berenang dan berburu kuliner, tentunya Alina ikut bersama mereka.


Rey kelihatan uring-uringan pasalnya Alina tidak mengurusi makan siangnya, bik Mira yang menggantikannya, menyiapkan makan siang untuknya.


"Rey ! Kau sudah makan malam ?" Alina menghampiri Rey yang sedang membaca buku di balkon kamarnya.


Rey melirik Alina sebentar kemudian mengalihkan pandangannya kepada buku yang dibacanya.


"Rey ! Aku sudah siapkan di meja makan. Ayo ! makan dulu nanti lanjutkan membacanya." Alina mengambil buku yang dipegang Rey kemudian meletakkannya di nakas.


Alina menarik Rey agar bangkit dari duduknya, Rey menurut saja apa yang dilakukan Alina. Hatinya sangat senang diperlakukan Alina seperti itu.


"Duduklah ! Aku siapkan makananmu. Tante dan om tidak makan malam karena baru pulang dari undangan. Kak Togar dan kak Indah juga tidak makan malam, tadi kami sudah makan selesai berenang." jelas Alina panjang lebar setelah mereka berada di hadapan meja makan.


"Apa pergi dengan mereka membuatmu senang ?" Rey bertanya kepada Alina yang sedang menyendok nasi dan menaruh lauk di piringnya.


"Makanlah." Alina duduk di kursi yang berhadapan dengan Rey, ia menatap Rey yang masih diam dan terus menatapnya dengan wajah cemberut.

__ADS_1


Alina bangkit dari duduknya kemudian berpindah tempat ke sebelah Rey, setelah duduk diambilnya piring Rey, kemudian disendoknya makanan.


"Buka mulutmu." tangan yang sedang memegang sendok masih mengantung di udara menunggu Rey membuka mulutnya.


" Kau ingin menyuapiku ?"


" Lantas, kau kira aku mau apa? jelas-jelas aku ingin menyuapimu ?"


Rey menarik Alina agar duduk di pangkuannya.


" Rey ! Apa-apaan, ihhh...ada om dan tante." Alina malu dengan apa yang dilakukan Rey.


" Mereka semua di kamar kok, enggak ada yang lihat."


"nghaakkk....suapi aku sekarang." Rey memeluk erat pinggang Alina sambil membuka mulutnya meminta Alina menyuapinya.


" Rey ! Kalau seperti ini aku enggak mau menyuapimu."


Alina meletakkan piring yang berisi makanannya di meja kemudian berusaha melepaskan tangan Rey dari pinggangnya.

__ADS_1


"Kalau kau bergerak terus seperti ini membuat juniorku menjadi bangun di bawah sana." Rey menggoda Alina. Bibirnya terangkat ke atas melihat Alina yang gugup dan wajahnya merona.


"Sudah sekian lama kita tidak melakukannya. Apa kau mau kita mengulanginya?" Rey berbisik di telinga Rey.


"Rey !"


"Berteriak lagi ku gigit bibirmu itu." Rey mendekatkan wajahnya ke wajah Alina. Spontan saja Alina memundurkan wajahnya.


" Kau ini ya." Alina mencubit pinggang Rey berharap Rey melepaskan tanggannya dari pinggang Alina.


"Apa urat malumu sudah tidak ada lagi. Kalau ada yang lihat bagaimana ?"


Rey hanya nyengir Alina sudah beranjak dari pangkuannya.


" Ingat, ya ! Lain kali kalau kau seperti ini aku tidak mau menyiapkan makanan untukmu lagi."


"Kau berani ? " Rey bangkit dari tempat duduknya dengan gerakan cepat ditariknya Alina ke pelukkannya kemudian di kuncinya tubuh Alina dengan kedua tangan yang merangkulnya. Alina menatap Rey, melalui pandangannya Alina mengirim signal tanda keberatan kepada Rey, tetapi tatapan mata Rey yang begitu sendu membuat Alina malah tertunduk.


Rey menempatkan tangannya di dagu Alina dengan gerakan perlahan diangkatnya ke atas hingga wajah cantik Alina terpampang di hadapannya.

__ADS_1


" Rey ! Kau mau apa?" bukan jawaban yang di dapat Alina. Rey menempelkan bibirnya di bibir Alina, dengan lembut ia menyesap benda kenyal itu, perasaan cinta di hatinya begitu meluap. Sama halnya dengan Alina, ciuman Rey membuat jantungnya berdebar begitu kencang, tanpa ia sadari tangannya merangkul Rey dengan erat, hingga tubuh mereka begitu dekat, saling merangkul, saling memagut, dan saling menyesap, mereka lupa kalau mereka sedang di ruang makan.


Bersambung


__ADS_2