Masteng

Masteng
Epilog


__ADS_3

Cinta memang misteri, yang tidak dapat di cegah atau pun menghindarinya. Cinta datang begitu saja, tanpa bisa memilih dengan siapa cinta itu berlabuh. Pertemuan Topan dan Bella, saat Topan menjalankan tugasnya, adalah sebuah takdir yang diberikan untuk dua anak manusia itu bertemu dan saling jatuh cinta. Pun dengan cinta Pongki dan Berta kepada Topan, yang juga Topan rasakan sebaliknya pada mereka.


Perjuangan Topan untuk menyelesaikan misi dan mendapatkan cinta, sangat luar biasa. Tanggung jawabnya kepada profesi membuat dirinya semakin di hargai. Perjuangan nya meyakinkan Bella bila dirinya pantas untuk Bella adalah sikap Pria yang sesungguhnya. Tidak ada kata menyerah, bila dirinya menginginkan sesuatu, ia harus mewujudkan hal itu, walaupun banyak kerikil yang harus ia lewati. Termasuk harus mengemis restu kepada ibundanya.


Pun dengan sosok Bella, walaupun dirinya manja, tetapi ia mampu belajar dengan cepat tentang keikhlasan, kebaikan dan penerimaan. Sebenarnya ada alasan untuk Bella membenci Topan. Tetapi, kembali lagi dengan The power of love. Cinta menuntun nya untuk melihat dari sisi Topan sendiri. Bila dirinya menjadi Topan. Ia pun pasti akan tersiksa, antara Negara dan cinta. Mau berpikir, bagaimana bila posisi itu di balik, adalah suatu sikap dewasa dari Bella. Apalagi mampu melihat sisi siapa yang bersalah dan yang harus setia pada tugas. Maka, bertemulah dengan satu 3 kata di atas, keikhlasan, kebaikan, dan penerimaan.


Tidak berbeda dengan Berta, yang harus menerima kenyataan sang kekasih hati harus berpisah raga dengan dirinya. Memahami bila siapa pun yang bersalah harus mendapatkan hukuman. Menerima kenyataan bila tidak semua impian harus terpenuhi. Merelakan Pongki di tangkap di depan matanya membuat ia seolah akan menjadi gila. Terutama, saat Pongki memutuskan untuk menerima hukuman mati yang di jatuhkan untuk dirinya.


Ketabahan dan percaya bila semua sudah digariskan adalah tingkat kepercayaan tertinggi dari manusia kepada sang Penciptanya. Memang, menerima hal yang pahit itu sangat berat. Namun, seiring berjalannya waktu, tidak mungkin Tuhan tidak memberikan pelangi setelah badai. Hal itulah yang kini dirasakan oleh Berta. Ia mampu menjalani hidup dengan bahagia, walaupun apa yang ia impikan harus terhenti, saat Pongki terpenjara dan di berikan hukuman mati.


Hadirnya Jagat adalah pelipur lara bagi Berta. Tuhan mengizinkan dirinya merasakan jatuh cinta lagi dengan versi yang jauh lebih baik. Yaitu, mengasihi dan mencintai cucu nya. Cucu yang menjadi teman masa tua yang bahagia dengan versi yang jauh lebih baik dan lebih tenang. Tidak ada konflik, tidak ada drama, tidak ada air mata. Semua tentang kebahagiaan. Melihat cucu tumbuh dengan sehat dan cerdas. Melihat anak dan menantu hidup akur dan tidak meninggalkan dirinya hidup sendiri, sudah menjadi tolak ukur dari rasa syukur nya kepada sang Pencipta.

__ADS_1


Mengenai Pongki, dari kisah nya, dapat di petik pelajaran yang sangat berharga. Tidak semua yang instan itu baik. Karena cinta dan takut kehilangan, ia memilih jalan pintas untuk pantas bersanding dengan Berta. Berusaha dan memantaskan diri dengan sebaik-baiknya tetap pilihan yang terbaik bagi manusia. Tidak perlu mengambil jalan pintas, bila memang seseorang ditakdirkan untuk kita, maka bagaimanapun orang itu akan kembali pada kita. Tidak perlu hidup kaya raya, tetapi merasa tidak tenang sepanjang hidup nya. Pun pada akhirnya, dirinya dapat merasakan ketenangan yang sesungguhnya justru di dalam penjara. Menerima hukuman atas segala kesalahan, kekhilafan dan penyesalan. Hingga ia harus menebus itu semua di tiang eksekusi.


Berusaha dan memantaskan diri dengan sebaik-baiknya, itulah yang dilakukan oleh Galang, lelaki yang setia memegang janjinya. Walaupun ia harus mengikhlaskan terlebih dahulu, walaupun ia harus menjalani hidup tanpa Erna. Namun dirinya tetap berjalan sambil menunggu waktu, dimana ia dapat membuktikan janji yang bukan omong kosong belaka. Tidak ada penantian yang sia-sia, bila hati bertekad untuk setia. Walaupun tidak terjawab dengan cepat, tetapi waktu membuktikan, bila cinta sejati itu ada.


Pun dengan Erna, yang lebih memilih hidup dengan Amoroso, setelah segala kesalahan yang ia lakukan. Kembali untuk fokus dengan pilihan adalah jalan terbaik. Memilih berbakti kepada orang tua yang memilihkan Amoroso untuk dirinya. Memilih jalan untuk kebahagiaan anak-anak nya Pinky dan Guntur adalah jalan terbaik. Walaupun ia harus berdusta dengan dirinya sendiri. Bayangkan bila ia memilih Galang saat itu. Mungkin segala keburukan akan dia pikul seumur hidup nya. Pertama, perselingkuhan yang tak termaafkan. Kedua, nama baik orang tua yang hancur dan akan menjadi sasaran kesalahan seumur hidup. Yang ketiga, hancur nya rumah tangga, karena kesalahan sendiri, membuat dirinya akan hidup dalam penyesalan bila anak-anak nya ikut menyalahkan dirinya.


Tetapi, dengan begini, Erna dapat mendapatkan kebahagiaan dan bukti kesungguhan dari Galang. Tanpa mencetak kesalahan yang tidak termaafkan. Kini, hidupnya sangat bahagia dengan cinta yang dia mau. Hidup berdua dengan Galang yang memang bercita-cita untuk hidup untuk Erna dan membahagiakan Erna hingga akhir usia.


Amoroso, lelaki yang memiliki cinta tak terbatas. Mencintai tanpa syarat. Walaupun sedikit egois dengan memaksa Erna untuk tetap bersama dengan nya. Tidak berbeda hal dengan apa yang Erna lakukan. Ia terus mengusir rasa curiga hingga akhir usianya. Walaupun ia tahu, kecurigaan itu benar adanya. Tetapi cinta, cinta mampu memaafkan. Mendedikasikan diri untuk keutuhan rumah tangga dan kebahagiaan anak-anak nya, merupakan pahala tersendiri bagi Amoroso. Walaupun di akhir usia, ia tahu Erna akan kembali kepada cinta yang sesungguhnya. Setidaknya, ia sudah merelakan Erna dengan Galang lewat surat wasiat yang ia tuliskan untuk Erna.


Pun dengan Antok yang berhasil menikahi Lestari, pujaan hatinya. Terlepas dari segala tingkah konyol nya dan kebiasaan buruknya. Antok adalah sosok yang setia kawan. Sosok yang mengabdi dan mengerti balas budi kepada orang tuanya. Dirinya memutuskan untuk mengabdi dan mensejahterakan orang tuanya terlebih dahulu, sebelum ia memilih satu wanita untuk mendampingi dirinya. Sangat jarang dilakukan oleh anak laki-laki di jaman modern ini.

__ADS_1


Hal itu juga yang membuat Lestari jatuh cinta pada Antok dan mau menerima Antok menjadi suaminya. Ingin mendapatkan lelaki yang bertanggung jawab? Lihatlah tanggungjawab nya terlebih dahulu kepada keluarga. Bila ia mampu bertanggung jawab dengan itu semua, sudah pasti dia adalah lelaki yang baik dan hebat. Lelaki di lihat dari berapa besar rasa tanggung jawabnya. Karena tanggung jawab adalah harga diri, maka dirinya tidak akan menyia-nyiakan wanitanya. Karena berani menikahi wanita, berarti berani memikul tanggung jawab dunia dan akhirat.


Pun dengan Lestari yang berani meminta maaf atas segala kesalahan dirinya dan orang tuanya kepada Topan. Tahu diri adalah salah satu yang harus dimiliki oleh seorang wanita. Bila lelaki tidak menyukai kita, tidak ada gunanya terus mengemis cinta. Karena cinta itu give and take. Memberi terlebih dahulu baru menerima. Bila yang diberikan cinta tidak mau menerima, tidak perlu dipaksakan. Masih banyak cinta diluar sana yang menawarkan kebahagiaan untuk diri kita. Masih banyak yang memberikan cinta untuk diri kita, ambil cinta itu, dan berikan cinta kita juga kepadanya.


.


Akhir kata, saya De'rini, mengucapkan banyak terima kasih kepada para pembaca yang sudah setia mengikuti novel karya saya yang berjudul MASTENG ini. Terima kasih sebanyak-banyaknya atas segala dukungan, baik itu dalam bentuk Favorit, Vote, Gift dan Komentar. Apa pun bentuk nya, saya merasa sangat bersyukur. Karena bagi saya, tidak ada karya tulis yang hebat bila tidak ada yang membaca ataupun mendukung.


Bukan saya yang hebat, tetapi para pembaca lah yang baik kepada saya. Kalian semua lah yang membuat saya terus berkarya. Dari dukungan kalian semua lah, yang membuat saya semakin giat belajar untuk menciptakan sebuah karya dengan lebih baik lagi.


Mohon maaf, bila masih banyak kesalahan (Typo) ataupun lain sebagainya. Saya akan terus belajar dan belajar lagi. Terus teliti dan mencoba merevisi setiap bait dari yang tertulis di novel ini.

__ADS_1


Terima kasih.... Sampai jumpa di karya selanjutnya 🙏 -De'rini-


\*The end\*


__ADS_2