Menjadi Simpanan CEO

Menjadi Simpanan CEO
MIC (Marah)


__ADS_3

Upacara akhirnya selesai, para siswa membubarkan diri, termasuk anak-anak yang ada di atap gedung. Mereka menghambur untuk turun, agar berbaur dengan mereka yang telah menyelesaikan upacara.


Untung saja tidak ada guru yang mengecek ke atas sana. Kalau iya, sudah dipastikan Beby, Gattan dan yang lainnya akan mendapat hukuman membersihkan halaman sekolah, seperti yang sudah-sudah.


"Heh, playboy cap susu pisang lu mau ke mana?" tanya Beby pada Gattan yang melipir menjauh dari kelas bersama kedua temannya.


"Biasa, gue mau kantin dulu. Cari yang seger kek semangkanya si Ayu," balas Gattan sekenanya.


Beby mengernyitkan keningnya, lalu menggelengkan kepala, tak ambil pusing. Terserah lah Gattan mau apa, lelaki berwajah imut dengan tubuh sempurna itu memang sulit untuk dinasehati. Meski sudah berkali-kali.


Ketika Beby masuk ke dalam kelas, dia langsung disambut oleh Yosi, Ale dan Bambang. Ketiga sahabatnya yang benar-benar membuat Beby merasa jengkel, karena saat dimintai pertolongan, tak ada satu pun dari mereka yang sudi membantunya.


"Weh, abis ke mana lu, atep yah?" tanya Ale, dan dijawab dengusan kasar oleh Beby.


"Lu semua itu tega yah. Mana kesetiakawanan kalian? Pas gue lagi susah bener-bener nggak ada yang mau nolongin!" cetus Beby menggebu-gebu sambil menunjuk ketiga orang itu. Bahkan dia tak sempat duduk, malah bertolak pinggang.


"Beb_"


"Lu juga, Yos," potong Beby cepat, "ya ampun gue nggak tahu yah kenapa kalian tiba-tiba begini sama gue, gue salah apa coba? Kemaren asal kalian tahu, gue kayak gembel." Keluh Beby.


Membuat ketiga temannya kompak menelan ludah bersama.

__ADS_1


Yosi menarik tangan Beby untuk duduk, tetapi gadis itu justru menepisnya, dan melipat tangan di dada.


Padahal mereka berteman sudah cukup lama. Giliran seperti ini, semuanya seolah menghilang begitu saja.


"Ya maap, Beb. Tapi sumpah bukan maksud gue nggak mau nolongin lu, tapi gue, Ale sama Bambang tuh_"


"Bams, Yos. Jangan Bambang," pemuda bernama Bambang itu meralat panggilan Yosi, karena dia lebih suka dengan panggilan, Bams yang terdengar lebih keren.


"Udah si lu ah ribet," cetus Yosi, lalu kembali menatap Beby. "Kita nggak mau dipenjara, Beb!" ujar Yosi dengan wajah memelas, berharap Beby mau memaafkan mereka.


Karena ini semua diluar kehendak, kalau Juna tidak menghubungi mereka. Yosi, Ale dan Bambang tidak mungkin mengabaikan gadis itu. Mereka pasti akan membantu Beby.


"Iya, kalo mau salahin, salahin aja bokap lu, jangan kita!" timpal Ale, yang kala itu benar-benar dibuat takut oleh ancaman Juna. Dia sampai tidak bisa tidur.


Kompak ketiga orang itu mengangguk.


"Dia ngancem bakal penjarain kita, kalo sampe ada yang nampung lu. Karena itu sama aja artinya dengan menculik, itu si kata bokap lu," jelas Bambang apa adanya.


Beby geleng-geleng kepala. "Terus kalian takut?"


"Ya takut lah, Beb. Masa depan kita masih panjang, masa rusak cuma gegara nolongin lu!" timpal Ale lagi, yang langsung mendapat tatapan sinis dari Beby.

__ADS_1


"Otak lu harusnya dipake, lu kan punya nyokap sama bokap kaya raya, tinggal minta tebusan apa salahnya?" cetus Beby dengan entengnya.


"Hadeuh, Neng Beby yang cantik, yang semangkanya imut-imut, dari pada buat nebus gue di penjara, mending gue turutin apa kata bokap lu!" jawab Ale lagi.


Beby kembali mendengus, nasibnya benar-benar sial. Namun, terus memarahi ketiga sahabatnya pun rasanya percuma, karena semuanya sudah terjadi, dia sudah menikah dengan Shaka, bahkan hampir berbuat anu-anu, yang membuat otaknya sedikit koslet.


Ck, kenapa gue jadi kepikiran Tyrexnya si Tua Bangka.


"Kenapa lu, Beb?" tanya Yosi yang melihat Beby malah melamun.


Beby menghela nafas, lalu duduk di samping Yosi. "Tahu ah, gue pusing!"


"Eh, tapi ngomong-ngomong, lu kenapa sampe diusir dari rumah?" tanya Bambang.


"Gue disuruh kawin," cetus Beby tanpa sadar.


Membuat ketiga sahabatnya langsung melongo dan kompak saling pandang. "What, kawin?"


*


*

__ADS_1


*


Udah bacanya? Yuk dilike, dikomen, dikasih hadiah Dede othornya, biar makin semangat, anu dan menganukan anu🤣🤣🤣


__ADS_2