Menjadi Simpanan CEO

Menjadi Simpanan CEO
MIC (Nggak Sekarang)


__ADS_3

"Ah, Abang kenapa Beby ditusuk-tusuk dari belakang?" tanya Beby saat Shaka mencoba memasukkan Tyrex melalui jalur belakang.


Namun, karena milik Beby yang masih terasa sempit, membuatnya tak bisa langsung berhasil dalam satu kali tusukan.


"Sabar, By. Apem kukusnya susah ditembus," ujar Shaka masih berusaha.


Kini mereka berada di dalam kamar mandi, sebelum benar-benar mandi bersama, Shaka kembali menyerang tubuh gemulai nan memabukkan itu.


Hingga tak berapa lama kemudian, Tyrex kembali berhasil mengobrak-abrik apem kukus legit itu. Beby sedikit memekik, dan menumpu tubuhnya dengan berpegangan tembok kamar mandi.


"Abang..." panggil Beby dengan nafas tersengal-sengal.


"Iya, Sayang," balas Shaka dengan terus menggerakkan tubuhnya, maju mundur begitu teratur. Menghentak tubuh Beby yang sudah berhasil dia rasuki.


"Enakhhhh," ucap gadis itu sambil melenguh nikmat.


Mendengar itu, Shaka menyeringai tipis, dan tak berhenti memberi kenikmatan yang tiada habis.


Hingga beberapa saat kemudian, keduanya sudah mendapat pelepasan. Kini, Shaka membuang para kecebongnya ke sembarang arah. Dan setelah itu, baru keduanya benar-benar mandi, dengan saling menyabuni.


Setelah melewati pagi yang panas, dan penuh gelora. Shaka kembali mengantarkan sang istri ke sekolah.


Meskipun gadis itu mengeluh kakinya keram karena terlalu lama menekuk, Beby tetap kukuh ingin berangkat.


Dan Shaka tidak bisa menghentikan keinginan istrinya yang begitu keras kepala.

__ADS_1


Hingga kini kijang besi itu sudah berhenti dengan sempurna, di gerbang sekolah, tempat Beby menimba ilmu.


Hari ini, wajah keduanya terlihat cerah, secerah mentari yang tengah menyinari bumi.


"Kalo ada apa-apa, telepon Abang ya, By. Nanti Abang jemput," ucap Shaka perhatian, sambil mengusap lembut kepala Beby.


"Iye, Bang iye. Abang udah ngomong gitu lebih dari 10 kali, gue sampe budek dengernya," cetus Beby.


Mulai kumat, padahal sudah disogok Tyrex sampai kenyang. Tapi masih saja ketus seperti itu, mungkin setiap saat Shaka harus memberi Tyrexnya untuk Beby agar gadis itu lemah lembut seperti kemarin dan tadi pagi.


"Kok ngomongnya gitu lagi, By? Kan udah janji sama Abang, aku kamu, Sayang," ujar Shaka mengingatkan.


Tadi pagi, keduanya memang sudah sepakat. Dan Beby pun sudah berjanji pada Shaka kalau dia akan mengubah panggilan mereka, menggunakan aku dan kamu, bukan gue lu.


"Iya-iya maaf, Beby khilaf," balas Beby mengekspresikan kalau dia bersalah.


Shaka pun tak tinggal diam, dia membalas Beby dengan melandaskan kecupan singkat di pipi.


Wajah Beby langsung bersemu merah, sekarang kalau bersentuhan dengan Shaka, entah kenapa dia sangat suka.


Hingga beberapa saat dia belum juga turun, malah duduk semakin mendekat ke arah suaminya. "Abang..." panggilnya mendayu.


"Apa lagi, By?"


Beby menggigit bibir bawahnya sambil menunduk, malu-malu tapi mau. "Cium yang itu boleh?" ujarnya menunjuk bibir Shaka.

__ADS_1


Shaka terkekeh, membuat Beby cemberut, dia tidak suka ditertawai seperti ini. "Kok malah ketawa sih?"


"Ya abisnya kamu lucu, kayak gitu aja pake nanya, Abang itu milik kamu, By. Kamu mau apapun boleh, jangankan cium, kita main di sini juga Abang nggak nolak," gurau Shaka.


Tapi lagi-lagi, Beby menanggapinya dengan serius. "Beneran, Bang?" tanyanya lengkap dengan wajah sumringah.


"Eh, maksudnya...."


"Oke deh, nanti kita main di mobil, tapi nggak sekarang, nanti aja ya, Bang. Beby mau sekolah dulu, muach. Dah Abang," potong Beby cepat-cepat.


Dan dia langsung pergi begitu saja setelah mencium bibir suaminya. Menyisakan Shaka yang menganga, karena begitu tak percaya dengan tingkah gadis itu.


Detik selanjutnya, Shaka hanya bisa terkekeh sambil geleng-geleng kepala.


Memperhatikan Beby yang masuk ke dalam sekolahnya, dengan berjalan mengangkang. Menyadari itu, Shaka semakin dibuat tergelak kencang.


"Beby, Beby. Aku tidak salah mencintai gadis aneh sepertimu, karena kamu selalu berhasil membuatku tertawa."


*


*


*


Ye si Abang, ada bakwan dibalik udang ternyata 🤣🤣🤣

__ADS_1


Udah bacanya? Yuk dilike, dikomen, dikasih hadiah Dede othornya, biar makin semangat, anu dan menganukan anu🤣🤣🤣



__ADS_2