
Mata Venus tak henti - hentinya melirik ke sana kemari. Apalagi ternyata ada cowok ganteng yang lagi nongkrong di cafe ini. Maklum hari ini adalah malam sabtu dan kebanyakan para pegawai tidak bekerja besok.
Sedangkan Davina lebih memilih diam dan mengikuti langkah Venus.
Saat Waiters menunjukkan meja nomor 10, wajah Venus tidak henti - hentinya tersenyum lebar.
"Kenapa kamu jadi senyum - senyum begitu, Ve?" tanya Davina dengan alis berkerut. Ia takut kalau Venus lagi kesambet. Pasalnya sejak masuk kedalam kafe ini mata dan bibir Venus terus menyunggingkan senyuman lebar.
"Aku lagi seneng, Na."ujar Venus sambil menarik kursi dan duduk.
"Kenapa?"
"Aku senang karena meja kita dekat dengan panggung, Na."
"Ouh..."
Venus tidak menyangka, jika Daffa bisa memilih posisi meja yang bagus untuknya, padahal kemarin, saat mereka datang kesini, Daffa memilih meja yang berada di pojokan.
Daffa, gue udah masuk ke kafe dan sudah duduk di nomor yang lo pesan
Begitulah isi pesan yang Venus kirimkan ke Daffa. Dan sambil menunggu balasan dari Daffa, Venus mengambil buku menu dan membaca menu yang tertera.
"Kamu mau pesan apa, Na?" tanya Venus
"Ehm, aku lagi pengin nasi ayam geprek sama Jus alpukat aja."
"Nasi ayam geprek? Memangnya di sini ada menu kayak gitu ya, Na?"
"Adalah. Makanya kamu liat dulu buku menunya yang benar. Kamu kan baru buka yang bagian yang western food, Ve."
"Jadi kamu maunya pesen yang itu aja dan nggak mau yang western food?"
"Nggak! Aku lagi hemat uang dan tidak suka makanan orang barat."
"Ck! Padahal, aku kan udah bilang, Na. Hari ini aku yang bakal bayarin semuanya."
"Jangan sok kaya kamu, Ve. Di sini itu menu - menunya sangat mahal. Emangnya kamu nggak baca ya,liat tuh untuk harga nasi ayam geprek aja lima puluh ribu sedangkan untuk jus alpukat tiga puluh ribu. Kalau makan di warung pinggir jalan kita pasti bisa makan 2 - 3 porsi."
Tak ingin berdebat dengan Davina. Venus pun memanggil waiters kemudian langsung menyebutkan menu yang akan mereka pesan.
"Satu porsi nasi ayam geprek, satu porsi salmon steak with french fries dan minumannya jus mangga dan jus alpukat." ucap Venus.
"Baik, mbak."
__ADS_1
Kemudian Venus mulai mengecek ponselnya, apakah ada balasan masuk atau tidak. Tetapi ponselnya sama sekali belum ada balasan dari Daffa.
...***...
"Wah, ternyata Pak David sudah ada yang punya ya, Pak Daffa."
"Iya Pak. Dan mereka baru menikah satu bulan yang lalu." jelas Daffa
Mendengar ucapan Daffa rasanya David ingin sekali menjahit mulut Daffa yang seperti ember bocor itu karena sudah sembarangan menjawab masalah pribadi orang lain.
"Beruntung sekali istrinya, bisa mendapatkan Pak David yang sudah memilki paket komplit ." puji Nathan.
"Bapak terlalu banyak memuji saya. Saya lah yang sangat beruntung memiliki istri saya, Pak."
Kemudian mereka pun langsung menikmati makanan yang sudah di pesan. Dan setelah selesai makan mereka berbincang sebentar sambil menikmati musik dari band yang kini sedang naik daun.
"David, tadi Venus kirim pesan katanya istri lo udah ada di cafe ini." bisik Daffa sambil menunjukkan pesan yang di kirim oleh Venus.
"Oh oke."
"Setelah ini, rencana lo selanjutnya apa, Bro?"
"Gak tahu, gue mau selesain urusan pekerjaan ini dulu."
Saat lagu yang di nyanyikan oleh band selesai. Terdengar riuh tepuk tangan dari pengunjung kafe dan beberapa para gadis naik ke atas panggung untuk meminta foto dan tanda tangan.
Tiba - tiba di benak Daffa untuk naik ke atas panggung untuk bernyanyi. Mana tahu, ia bisa dapat cewek baru hari ini. Dan tanpa ragu setelah ia menyelesaikan makannya, ia langsung bangkit dari kursi untuk menyumbangkan lagu saat mendengar MC di cafe itu menawarkan pengunjung jika mau bernyanyi di atas panggung.
"Mau kemana, Daffa?" tanya David.
"Mau sing a song, Bro." sahut Daffa dengan senyuman yang lebar, karena ia sudah membayangkan akan banyak para gadis yang naik ke atas panggung ketika nanti dia telah selesai menyanyikan lagu.
"Ya bisa lah.." jawab Daffa dengan bangga.
Tak ingin menunggu lama lagi, Daffa langsung berjalan naik ke atas panggung dan membisikkan sesuatu ke telinga MC tadi.
"Oh, boleh Mas. Dan bebas juga kok mau menyayikan lagu apa." jawab sang MC cafe pada Daffa. Setelah MC memberikan instruksi pada pemain band dan memberitahukan lagu apa yang akan di bawakan oleh Daffa.
"Selamat malam semuanya, malam ini saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk mewakili keadaan diri saya yang sekarang." ucap Daffa tanpa ragu dengan menggunakan mic dan memegang sebuah gitar dan Daffa pun mulai menyanyi.
Apa salah ku?
Apa salah Ibuku?
__ADS_1
Hidupku di rundung pilu...
Tak ada yang mau dan menginginkan aku,
Tuk jadi pengobat pilu
Tuk jadi penawar rindu
Tuk jadi kekasih hatiku..
Venus dan Davina yang mendengar suara seorang yang sedang menyanyi sekarang sontak mendongakkan wajahnya dan melihat ke arah panggung.
"Ih, kok Daffa yang sekarang lagi nyanyi?" gumam Davina.
"Kamu kenal dengan cowok yang ada di atas panggung itu ya, Na?" tanya Venus, pura - pura tidak mengenal Daffa.
"Kenal, karena dia teman bos kamu yang suka bikin pusing itu." sahut Davina cepat sambil menikmati kembali nasi ayam gepreknya yang pedas.
"Ternyata Daffa bisa nyanyi dan main gitar juga. Gue sangka ia hanya bisa ngerayu cewe saja." ucap Venus di dalam hati.
Riuh tepuk tangan terdengar, menggema di seluruh ruangan cafe saat Daffa menyelesaikan lagu tadi.
"Wow, suaranya bagus sekali. Mas Daffa ini seorang penyanyi, ya? ." puji sang MC kafe saat sudah berada di dekat Daffa.
"Nggak kok. Saya hanya iseng saja." jawab Daffa padahal di dalam hati Daffa sudah berharap akan ada banyak gadis yang naik ke atas panggung dan meminta foto bersamanya.
Tapi harapan Daffa kali ini benar - benar terkabul. Saat ia melihat para gadis menyerbunya untuk meminta foto dan nomor ponselnya. Dan tentu saja Daffa dengan senang hati Daffa memberikan semuanya pada semua gadis itu.
"DASAR BUAYA!!" Seru Venus, yang tiba - tiba saja merasa kesal ketika melihat Daffa di kelilingi para gadis - gadis saat di atas panggung.
...*******...
Hay... hay! Kalian yang sudah baca Bab ini jangan lupa kasih likenya dong untuk author.D
Kalau ada yang mau ngasih 🌷atau ☕ juga boleh kok hehehe. Seperti biasa author juga mau mengingatkan pada para reader ku. Yuk, kasih sajen votenya untuk author. Komentarnya juga jangan sampai lupa yah~
Author selalu menunggu komenan dari kalian loh😁
Makasih...
Bersambung....
Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan juga hadiahnya.