
kalau udah selesai baca jangan lupa like ya^^
•••
Linda mengetuk pintu ruangan Theo dengan perlahan tapi pasti. Setelah mendengar sautan dari dalam ruangan Linda bergegas masuk ke dalam ruangan.
"permisi pak, ini berkas yang bapak minta" ucap Linda sambil menaruh berkas di meja Theo.
Theo mengambil berkas satu persatu berkas di cek oleh Theo dengan teliti, karena Theo tidak ingin ada kesalahan saat sedang bekerja sama dengan perusahaan lain. Setelah mengecek Theo menaruh kembali di tempat semula.
"jam berapa saya meeting?" tanya Theo
Linda melihat ke arah jam tangan.
"saat selesai jam istirahat bapak akan segera meeting" kata Linda
"majukan waktu meeting menjadi saat jam istirahat, karena saya ada urusan setelah jam makan siang" kata Theo
Linda mengangguk, "baik pak, kalau begitu saya permisi"
"baiklah, bekerja yang rajin"
Linda keluar dari ruangan Theo ia langsung mengatur nafas nya dan juga jantung nya yang sedang berdetak dengan kencang lebih kencang dari sebelumnya. Ciee ... Linda baper asekkk:v
Linda kembali ke meja kerjanya, baru saja Linda ingin mengetik keyboard ponselnya berdering di dalam tas Linda mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang menelepon dirinya saat jam kerja.
Ibu calling you ...
"kenapa ibu nelpon ya? tumben amat" human Linda, ia mengangkat telpon dari ibunya.
"halo bu, ada apa?"
"nanti kamu sibuk gak?"
"kayanya enggak deh, emang kenapa?"
"nanti dateng ke kafe deket kantor kamu ya, temen ibu pengen ketemu kamu"
"nanti linda usahain biar bisa dateng, ya udah linda harus kerja lagi"
"iya, selamat bekerja"
__ADS_1
Linda kembali melanjutkan pekerjaannya yang belum tuntas, Linda masih memikirkan siapa temen ibu yang ingin bertemu dengannya. Linda memiliki perasaan yang tidak enak, tapi itu semua Linda abaikan ia tetap melanjutkan pekerjaannya.
•••
Linda melihat jam tangannya yang menunjukkan sudah waktu nya pulang, untungnya Linda dapat menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk.
Dari arah jauh kafe terlihat seperti Theo yang sedang berjalan ke arah kafe yang sama, mungkin hanya kebetulan.
Linda segera masuk ke kafe dan melihat ibu yang sedang mengobrol dengan wanita cantik, mungkin itu adalah teman ibu. Linda menghampiri ibu nya.
"Linda, udah dateng duduk dulu gitu atau mau pesan minuman?" tanya ibu
"Linda duduk aja dulu capek soalnya"
Wanita di samping ibu menatap ku dengan lama, "ini yang nama nya Linda, cantik juga ya"
"Linda ini temen ibu, Selena Addsen dia ini teman ibu dari kecil loh" kata Ibu
Apa yang ibu bilang Selena Addsen?! Linda ingat nama itu Selena Addsen adalah pemilik perusahaan perhiasan dengan harga yang fantastis, dia juga sering menjadi bintang model untuk Perusahaan nya.
···
Selena Addsen
• pemilik perusahaan perhiasan dengan harga fantastis, hanya orang kaya yang dapat membeli.
• Semua perhiasan yang dia jual itu dirancang oleh dirinya sendiri.
• Teman lama ibu nya Linda
···
"ha-halo nyonya Addsen aku Linda Argatha" kata Linda dengan gugup.
"gak usah gugup gitu, Linda ternyata lucu juga dulu Tante terkahir liat Linda itu pas masih merangkak loh. Sekarang udah besar dan udah kerja ya" kata Selena
"Addsen, anak kamu mana?" tanya Ibu
"katanya sih dia bakal sampe bentar lagi kok tunggu aja"
anak? apa yang dimaksud dengan mereka? Linda benar - benar tidak mengerti, apa jangan - jangan Linda akan di jodohkan?! jika benar Linda akan di jodohkan, apa yang harus Linda lakukan?! .
__ADS_1
"maaf aku tel– Linda?! kok kamu disini?!" Ternyata Theo, berarti Selena ini adalah ibu Theo? pantas saja marga mereka sama dan wajahnya pun mirip.
"loh? pak Theo juga ngapain disini? saya mah ketemu ibu saya" kata Linda
"saya juga mau ketemu ibu saya" kata Theo
Selena menarik tangan anaknya agar cepat duduk di kursi yang masih kosong disamping Linda.
"jadi ibu mau ngomong sama kamu Theo, ibu bakal jodohin kamu sama Linda anak temen ibu"
"APA?!" teriak mereka berdua, sampai membuat semua orang yang ada di kafe terkejut lantas semua pandangan tertuju kepada Theo dan Linda.
"kalian tuh jangan berisik, kamu juga Theo ibu minta tolong kamu terima perjodohan ini, ibu gak mau kamu kabur kaya dulu. Ibu sama ibu nya Linda udah pernah janji kalau nanti kita punya anak kita bakal jodohin" kata Selena
"tapi bu, Linda masih mau kerja" ucap Linda dengan nada sedih.
"kalau kamu udah nikah sama Theo kamu masih bisa kerja kok" kata Ibu
Theo hanya terdiam dia tidak menjawab ataupun bertanya, ia sedang memikirkan apakah ini adalah hal yang paling gila yang terjadi dalam hidupnya? kenapa dia harus di jodohkan dengan karyawan nya sendiri?! .
"Theo ..." panggil Selena
Theo menghela nafas, "baiklah, Theo terima tinggal nunggu keputusan dari Linda sendiri" kata Theo
"Lin-linda juga terima perjodohan ini"
"akhirnya! acara tunangan kalian bakal di adain 2 Minggu lagi" kata Ibu
Theo sama Linda hanya mengangguk pasrah. Linda kalau kamu gak mau biar aku tunangan Sama Theo aja:)
*Sial! masa aku harus nikah sama atasan sendiri?!, kenapa gak bang Alex yang di jodohin aja?! - Linda
Nikah sama karyawan sendiri? gila apa? - Theo
kok kuping aku panas ya? - Alex*
•••
hai gess!
update lagi akhirnya
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak dan jangan lupa like!
salam dinosaurus~