Ratu Tanpa Mahkota

Ratu Tanpa Mahkota
Bab 12


__ADS_3

Danu dan Fiya beserta kedua keluarga tengah sibuk mengurus persiapan akad nikah dan resepsi pernikahan


Dan hari ini Danu dan Fiya bersiap untuk fitting baju pengantin di salah satu butik milik desainer ternama dan tidak lain adalah sahabat Mommy Dista.Danu dan Fiya akhirnya sampai di butik itu dan di sana sudah ada pemilik butik tersebut


"Selamat siang Tuan dan Nona" Ucap pemilik butik tersebut


"Siang " Jawab Danu dan Fiya


"Mari masuk ke ruangan saya" Ucapnya


Fiya dan Danu masuk kedalam butik tersebut, Fiya cukup takjub dengan beberapa gaun pernikahan mewah yg tersusun rapi di dalam butik itu


Setelah menghabiskan waktu satu jam lebih, akhirnya Danu dan Fiya selesai fitting baju pengantin dan berpamitan kepada pemilik butik dan langsung menaiki mobil mewahnya menuju ke sebuah hotel yg akan di gunakan untuk pernikahan mereka


Fiya juga sangat takjub karena hotel tersebut sangat luas dan mewah, dan itu adalah hotel keluarga Danu .


Dan tiba waktunya hari itu datang, hari dimana Danu dan Fiya akan melangsungkan pernikahannya. Dan di salah satu kamar di hotel tersebut Fiya sedang di rias oleh salah satu make up artis ternama di kota itu, dan itu adalah rekomendasi dari Mommy Dista , Mommy Dista memang sedikit tidak setuju dengan pernikahan anaknya, tetapi dia tetap memberikan yg terbaik untuk anak semata wayangnya itu


Akhirnya Fiya telah selesai di rias lengkap dengan gaun berwarna putih yg sangat mewah dan sangat pas di badan Fiya


Akad nikah sedang berlangsung Danu dengan pakaian yg senada dengan pakaian Fiya ,Danu terlihat berwibah,tegas dan sangat tampan membuat beberapa wanita yg berada di sana takjub dengan kegagahan Danu.Dan dengan lantang Danu mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu dan Pak Yunus dengan sekali tarikan nafas

__ADS_1


"Saya terima nikahnya Shafiya ramadhani binti Muhammad Yunus dengan mahar 1Buah rumah di bayar tunai" Ucap Danu, dan memang benar Danu memberikan sebuah rumah mewah sebagai mahar untuk Fiya, yg akan mereka tempati nanti untuk membangun rumah tangganya


"Bagaimana para saksi" Ucap penghulu


"Sah.. Sah.. sahh" Ucap semua tamu serentak


Dan akhirnya Danu dan Fiya resmi menjadi sepasang suami istri


Di kamar di mana Fiya berada, Bu Hana dan Kak Fida menemani Fiya


"Alhamdulillah nak, sekarang kamu sudah resmi menjadi istri Nak Danu" Ucap Bu Hana menitikkan air matanya


"Iya Bu, Doakan Fiya Bu agar Fiya selalu bahagia" Ucap Fiya juga menitikan air matanya


Dan merekapun turun melewati tangga ,Fiya berada di tengah dan di apit oleh Bu Hana dan Kak Fida.Semua mata tertuju kepada Fiya, semua yg berada di sana juga sangat takjub dengan kecantikan Fiya, Mommy Dista pun takjub dengan kecantikan Fiya,Danu tak kalah terkesimanya melihat wanita yg baru saja dia nikahi itu .


Prosesi pemasangan cincin pernikahan pun berlanjut, Danu memasangkan Cincin mewah yg bertabur berlian di jari manis Fiya, setelah itu Fiya juga memasangkan Cincin dijari Danu, lalu mencium tangan suaminya dan di balas oleh Danu dengan kecupan di kening Fiya


Danu dan Fiya berada di pelaminan menyambut para tamu yg datang, mulai dari keluarga mereka, sahabatkerabat, rekan bisnis keluarga Danu Ningsi pun ikut hadir di acara pernikahan itu


"Masya Allah Fiy, kamu cantik banget " Ucap Ningsi yg naik ke pelaminan memberi ucapan selamat untuk sahabatnya itu

__ADS_1


"Ningsi, Terimakasih kamu sudah datang" Ucap Fiya Sambil berpelukan dengan Ningsi


"Iya dong Fiy pasti aku datang,aku doakan semoga kamu dan suami kamu menjadi keluarga yg samawa, pokoknya doa terbaik untuk kamu Fiy" Ucap Ningsi sedikit terharu


"Terimakasih yah Ning , kamu adalah sahabatku yg paling baik" Jawab Fiya


"Iya Fiy, aku turun dulu yah" Pamit Ningsih dan di angguki oleh Fiya


Setelah tamu sedikit lengah, Fiya duduk di kursi pelaminan sedikit memijat kakinya


"Kamu kenapa sayang " Tanya Danu kepada istrinya


"Ngak apa-apa Mas hanya sedikit pegel aja" Jawab Fiya


"Yah sudah sini pijitin yah " Ucap Danu langsung berjongkok di hadapan istrinya


"Ngak usah Mas, aku jadi ngrepotin kamu" Ucap Fiya sedikit menolak , Danu tidak mendengarkan penolakan istrinya dan tetap memijit kaki istrinya


"Kamu sangat cantik hari ini" Ucap Danu sambil tersenyum kepada istrinya


"Terimkasih Mas, ini juga berkat pemberian keluarga kamu" Jawab Fiya dengan wajah yg memerah menahan malu

__ADS_1


Danu hanya tersenyum menanggapinya


Bersambung


__ADS_2