
Hari ini, Danu dan Fiya akan berkunjung ke rumah Orang tua Danu. Fiya mempersiapkan beberapa barang untuk mereka bawa ke sana ,karena sore nanti mereka akan berangkat .Jarak rumah mereka ke rumah orang tua Danu menghabisakan waktu 2jam ,jadi mereka akan berangkat jam 4 sore dan saat ini masih jam 2 sore .Diitengah kesibukan mereka mempersiapkan barang tiba-tiba Fiya ingin berbicara hal penting terhadap suaminya
"Mas, ada hal yg harus kita bicarakan dulu'Ucap Fiya menghentikan pekerjaanya dan menghampiri Danu yg sedang berada di Sofa mengerjakan sesuatu di laptopnya
" Ada apa sayang, apa itu hal penting, kok muka kamu jadi tegang gitu" ucap Danu sambil menutup laptopnya dan menghadap ke Fiya
"Ini juga soal masa depan kita mas ,tapi kamu jangan marah yah Mas" Ucap Fiya gugup
"Ayo ceritakan sayang , kamu bikin aku penasaran? " Ucap Danu megerutkan dahinya
"Ini soal anak Mas " Ucap Fiya
"Soal anak? maksud kamu " Ucap Danu sangat penasaran
"Bolehkah aku menggunakan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan, bukannya aku ngak mau hamil Mas, tapi bolehka aku hamil setelah aku Lulus kuliah " Ucap Fiya terbata bata
"Soal itu aku ngak akan memaksa kamu sayang, aku kan udah pernah bilang ke kamu, aku tidak akan membatasi kamu, apapun itu asalkan hal yg positif " Ucap Danu dengan lembut sambil memegang tangan istrinya
"Kamu serius Mas, kami izinin aku? " Ucap Fiya dengan wajah berbinar
__ADS_1
"Iya sayang aku tidak akan menekan kamu"Ucap Danu
" Terimakasih Mas"Ucap Fiya sangat gembira sambil memeluk suaminya
Akhirnya Danu dan Fiya berangkat ke rumah orang tua Danu. Di perjalanan Danu dan Fiya banyak mengobrol dan menceritakan keseharian mereka di kantor dan kampus
"Sayang , gimana kuliah kamu, atau ada sesuatu yg sulit " Tanya Danu
"Ngak ada Mas, semuanya aman-aman aja kok " jawab Fiya
"Syukurlah kalau begitu"Ucap Danu
"Untuk apa sayang, apa ada sesuatu yg mau kamu butuhkan " Tanya Danu
"Aku mau beli sesuatu untuk Mommy dan Dady, mereka suka suka ngak makanan yg manis" Ucap Fiya
"kamu ngak perlu repot sayang"
"Ngak apa-apa Mas, masa berkunjung ngak bawa apa-apa" Ucap Fiya
__ADS_1
"Ya udah kita singgah di sana" Ucap Danu sambil menepikan mobilnya di depan toko Cake tersebut
"Kamu ikut masuk yah Mas, kamu bantu aku buat milih cake yg sekiranya Mom dan Dady suka " Ucap Fiya
"Ya sudah ayo kita masuk sayang" Ucap Danu keluar dari mobilnya dan berjalan beriringan masuk ke dalam tokoh
Setelah mereka selesai membeli apa yg mereka inginka, mereka langsung melanjutkan perjalanannya
Sesampainya di rumah orang tuanya, Danu dan Fiya bergegas masuk menuju ruangan bersantai yg biasa di tempati keluarga Danu
"Assalamu'alaikum My, Dad, " Ucap Danu dan Fiya bersamaan , tetapi tidak di jawab oleh Hendra dan Dista karena keluarga mereka memang sangat minim ilmu agama jangankan sholat lima waktu untuk menjawab salam saja mereka mengabaikannya
"Eh Anak Mommy sudah datang" Ucap Mom Dista menghampiri Danu . Fiya mengulurkan tangannya ke untuk bersalaman dengan Mom Dista, tetapi Mom Dista pura-pura tidak melihat , dan Danu menyadari hal itu
"Mommy ngak lihat, Fiya mau bersalaman dengan Mommy, Ucap Danu
" Oh Sorry Mommy ngak merhatiin"Ucapnya sambil memberikan ujung jarinya kepada Fiya, Fiya langsung mengambil tangan mertuanya dan menciumnya, dengan cepat Mommy Dista menariknya, sebenarnya dia belum bisa menerima Fiya untuk hadir di keluarganya , karena dia merasa Fiya tidak selevel dengannya
Bersambung
__ADS_1