Ratu Tanpa Mahkota

Ratu Tanpa Mahkota
Bab 18


__ADS_3

Setelah selesai sarapan mereka duduk bersantai di halaman belakang di pinggir kolam dengan beberapa pepohonan yg membuat suasana di tempat itu terasa adem dan nyaman


"Danu, Fiya apa kalian sudah punya rencana untuk punya anak" Tanya Dady Hendra


"Belum Dad, aku sama Fiya mau menundah dulu , mau nunggu Fiya selesai Kuliah" Jawab Danu santai


"Loh ngak bisa gitu dong, apa-apaan sih kalian, Mommy tuh udah mau segera punya cucu, Mommy malu di tanyain mulu sama teman mommy" Ucap mommy Dista


"Tapikan My, aku dan Fiya udah komitmen" Ucap Danu menjelaskan ke mommynya


"Ya udahlah my, ikutin aja apa mau mereka"Ucap Dady Hendra


" Ngak pokoknya Mommy mau segera, dan kamu jangan-jangan kamu ada niat jahat sama anak saya "Ucap Mommy Dista sambil menunjuk Fiya


" Astagfirullahalazim My, Fiya sama sekali tidak ada niatan jahat My"Ucap Fiya menjelaskan


"My Pliss dong, jangan nyalahin siapapun, di sini ngak ada yg salah" Ucap Danu


"Ohh jadi kamu sekarang lebih belain dia dari pada Mommy" Ucap Mommy Dista marah


"Bukan gitu My " Ucap Danu


Mommy Dista berlalu ke kamarnya meninggalkan Dady Hendra, Danu dan Fiya


"Udah Dan ,Mommy biar dady yg urus" Ucap Dady Hendra dan menghampiri istrinya di kamar

__ADS_1


"My kamu kenapa sih" Tanya Dady Hendra


"Dad taukan kalau semua teman arisan aku udah punya cucu semua, sementara aku apa coba" Ucap Mom Dista


"Kamu sabar dong" Ucap Dady Hendra berusaha meredam emosi istrinya


"Ya udah aku mau ke arisan bareng teman-teman aku " Ucap Mom Dista menuju ke garasi dan langsung berangkat


Sementara di kamar Danu dan Fiya mereka hanya saling diam, karena mereka merasa bersalah satu sama lain


"Sayang Maafin Mommy" Ucap Danu


"Ngak apa-apa mas, aku udah maafin kok" Ucap Fiya


"Soal tadi ngak usah di pikir yah" Ucap Danu


"Aku ngak akan memaksa kamu sayang" Ucap Danu


"Tapi setelah aku melahirkan apakah aku masih bisa kuliah mas" Ucap Fiya sedikit takut


"Boleh sayang, apapun itu aku akan dukung" Ucap Danu


"Ya udah Mas, kita ngak usah program kb, aku siap untuk mengandung anak kamu" Ucap Fiya menatap wajah sang suami


"Kamu serius sayang" Ucap Danu

__ADS_1


"InsyaAllah Mas" Ucap Fiya tersenyum


"Terimakasih sayang" Ucap Danu


Setelah perdebatan tadi, Danu mengajak istrinya untuk pulang ke rumah mereka dan menjalankan hari seperti biasanya


Hari ini Fiya di sibukkan dengan kuliahnya Sedangkan Danu sibuk dengan pekerjaan di kantornya .Di tengah kesibukan Danu tiba-tiba seorang wanita menerobos masuk ke dalam ruangannya tak lain dia adalah Liora


Liora mendapat izin masuk karena memperlihatkan fotonya bersama Danu saat mereka masih pacaran kepada Sekertaris Danu


Liora masuk ke ruangan Danu dengan pakaian yg sangat seksi dengan belahan dada yg terpampang dan belahan paha yg terlihat membuat siapapun yg melihatnya pasti tergoda


"Liora ngapain kamu ke sini" Ucap Danu menelenan salivanya kasar melihat penampilan Liora


"Aku ingin melamar pekerjaan di sini Dan" Ucap Liora santai


"Apa aku ngak salah dengar" Tanya Danu


"Tidak sama sekali" Ucap Liora


"Mana surat lamaran kamu" Ucap Danu


"Ini Dan" Ucap Liora sambil meletakkan sebuah berkas di depan Danu


Danu tersenyum melihat surat lamaran kerja Liora karena memang Liora belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2