
Kini Danu sudah sampai di rumah suasana rumah sangat sepi karena sudah pukul 12 malam Danu bergegas langsung naik ke kamarnya dan tidak sabar untuk menemui istrinya . Danu perlahan membuka pintu kamar dan menatap ke seluruh penjuru kamar yg sudah gelap tersisa sedikit cahaya di atas nakas yg di sampingnya sudah ada Fiya yg tengah melakukan sholat malamnya Danu langsung bergegas ke ruang ganti sambil menunggu istrinya selesai . Setelah selesai mengganti pakaian di ganti dengan kaos lengan pendek yg pas di badannya dengan celana pendek santai, Danu duduk di belakang istrinya sambil menunggunya
"Mas kamu sudah pulang" Tanya Fiya sambil mengambil tangan suaminya dan menciumnya
"Iya sayang, pesanan kamu ada di dapur tadi sudah di simpan sama Bi Lasri" Ucap Danu
"Oh iya Mas aku makannya besok aja, soalnya ini udah larut"Ucap Fiya
" Iya sayang ayo kita istirahat "Ucap Danu berlalu ke tempat tidurnya, sedangkan Fiya membenahi alat sholatnya dan setelah itu ikut naik ke tempat tidur di samping suaminya
" Bagaimana acaranya Mas, lancar? "Tanya Fiya
Danu sedikit melamun membayangkan pertemuannya dengan Liora sang mantan
" Iya lancar sayang"Danu sengaja tidak menceritakan tentang Liora , dan Fiya hanya mengangguk mendengar penuturan suaminya Dan mereka berduapun larut dengan tidurnya
Adzan Shubuh telah berkumandang, Fiya terbangun dan bergegas ingin ke kamar mandi mengambil wudhu, dan rencananya dia ingin membangunkan suaminya, selama mereka menikah hanya beberapa kali mereka sholat berjamaah, Fiya hanya memaklumi sifat suaminya dan berharap bisa berubah
"Mas bangun , Kita sholat shubuh bareng yuk" Ucap Fiya sambil menggoyangkan bahu suaminyaa, dan Danu terbangun dengan sedikit menyipitkan matanya
"Ada apa sih, aku ngantuk banget"Ucap Danu setengah tersadar
" Kita sholat bareng Mas, ini udah subuh "Ucap Fiya lembut
__ADS_1
" Kamu aja, aku capek banget "Ucap Danu kembali melanjutkan tidurnya
Fiya hanya geleng-geleng melihat sifat suaminya dan berlalu ke kamar mandi, setelah selesai membersihkan diri kini Fiya sudah lengkap dengan mukenahnya dan membentang sajadah untuk melakukan sholat shubuhnya
Setelah selesai dengan sholatnya Fiya bergegas ke dapur dan berencana ingin memasak sarapan untuk mertuanya, dia menyadari jika Mom Dista tidak menyukainya dan dia berusaha ingin merebut hati mertuanya itu
Sesampainya di dapur, ternyata sudah ada beberapa pembantu yg sudah bersiapp untuk memasak, mereka sangat terkejut melihat Fiya ada di dapur sepagi ini
" Nyonya Mudah mau ngapain ke sini, ini masih terlalu pagi nyonya "Ucap Bi Lasri
" Aku mau masak bi buat sarapan"Ucapnya dengan enteng membuat para karyawan khawatir
"Jangan Nyonya Mudah nanti Tuan Mudah memarahi kami" Ucap Bi Lasri
"Ya sudah Nonya " Ucap Bi Lasri hanya pasrah
"Bi Mau bikin makanan apa untuk sarapan" Tanya Fiya
"Nasi goreng dengan omlet Nyonya" Ucap Bi Lasri
"Ya sudah Bi biar aku aja yg masak , Bibi siapkan Minumnya saja" Ucapnya
"Baik Nyonya, fitri akan membantu Anda untuk menyiapkan makanannya " Ucap Bi Lasri
__ADS_1
"Baik bi " Ucap Fiya
Di kamar Danu baru membuka matanya, dan merabah kasur di sampingnya dia terkejut setelah merasa tidak ada orang di sampingnya, Dia berlalu ke kamar mandi dan ruang ganti ternyata tidak ada siapa-siapa, terlintas di fikiran Danu bahwa pasti ada di dapur, Danu bergegas turun ke dapur dan benar saja di sana sudah ada Fiya yg sudah selesai memasak dan di siapkan oleh beberapa pembantu lainnya
"Sayang kamu ngpain di sni" Tanya Danu
"Loh kamu udah bangun Mas" Ucap Fiya kaget melihat suaminya yg sudah berada di dapur
"Aku mencarimu sayang" Ucap Danu sambil cemberut
"Maaf Mas tadi setelah sholat shubuh aku bingung mau ngapain, jadi aku ke dapur aja deh" Ucap Fiya
"Jadi ini semua kamu yg masak" Tanya Danu menatap makanan yg sudah tersaji di meja makan
"Hanya beberapa Mas dan juga sedikit di bantu sama pembantu di rumah ini" Ucap Danu
"Wahh kelihatannya enak nih " Ucap Danu
"Ya udah kita ke kamar, kamu mandi dulu Mas lalu sarapan bareng Mom dan Dady " Ucap Fiya
Danu dan Fiya akhirnya berjalan menuju ke kamar mereka untuk bersiap
Bersambung
__ADS_1