Ratu Tanpa Mahkota

Ratu Tanpa Mahkota
Bab 1


__ADS_3

Di rumah sederhana itu seluruh penghuninya sedang sarapan bersama, sambil sedikit berbincang.


"Nak bagaimana kuliah kamu" Tanya Pak Yunus terhadap Fiya dan Farhan


"Alhamdulillah lancar ayah, tidak ada kendala " Jawab Fiya


"Kalau kamu Farhan, gimana sekolah kamu" tanya Pak Yunus terhadap Farhan


"Lancar dong yah dan Farhan tetap jadi laki-laki paling ganteng di kelas " Jawab Farhan bergurau, karena Farhan memang anak yg sangat suka bercanda


"Kamu tuh Farhan , di tanya sama ayah malah bercanda" kata Fiya


"Bercanda sesekali juga ngak apa-apa dong kak, biar makin ganteng " jawab Farhan


Pak Yunus dan Bu Hana hanya tersenyum melihat Fiya dan Farhan


Setalah sarapan Fiya dan Farhan pamit kepada kedua orang tuanya


"Ayah, Bu ,Fiya sama Farhan pamit dulu yah Assalamu'alaikum " Ucap Fiya terhadap kedua orang tuanya dan menyalami kedua orang tuanya


Dan Farhan menyiapkan motor maticnya, yg setiap hari dia tumpangi bersama kakaknya untuk menimbah ilmu, karena jarak rumah dan tempat kuliah dan sekolah Farhan agak jauh jadi mereka menggunakan sepeda motor yg di beli dari hasil keringat mereka,dan mereka akhirnya pergi bersama


Sesampainya di kampus, Fiya langsung berjalan ke arah di mana sahabatnya berada yaitu Ningsi, Ningsi juga sama dengan Fiya berasal dari keluarga sederhana sehingga mereka bisa berteman dengan akrab.Ningsi juga berhijab

__ADS_1


"Assalamualikun Ning kamu udah dari tadi? " Sapa Fiya kepada Ningsi


"Walaikumsalam ehhh Fiya, aku juga baru dateng nihh " Jawab Ningsi


"Ya udah kita langsung ke kelas yuk, bentar lagikan kelasnya Bu Febri, nanti kena damprat lagi loh kalau kita telat " kata Fiya , karena menurut mereka Bu Febri adalah dosen killer di kampus mereka


"Ihh Ngerii ayoo cepett kita masuk yukk Fii, takut kena amuk si macan betina tuh" ucap Ningsi sambil cengengesan


"Ada-ada aja kamuu Ning " balas Fiya sambil berlalu ke kelasnya sambil bergandengan dengan Ningsi


Setalah satu jam berlalu akhirnya kelas Bu Febri berakhir dan Fiya mengemas seluruh buku-bukanya


"Fi kita ke kantin yukk, duhh aku udah laperr banget nihh " Ajak Ningsi kepada Fiya


dan akhirnya mereka berdua berlalu ke kantin, dan ternyata kondisi kantin sudah sangat penuh


"Fi kamu duduk aja yah, biar aku yg pesenin, kamu maunya apa, kalau aku bakso sama Es teh"


tanya Ningsi


"Sama aja deh Ning, aku duduk di sana yah" Jawab Fiya sambil menunjuk di sebuah bangku yg masih kosong


setelah itu Fiya makan siang sambil ngobrol dengan Ningsi

__ADS_1


"Fii kamu habis kuliah, mau kerja? "Tanya Ningsi


"Iya habis kuliah aku mau ke restoran "jawab Fiya


setelah mereka makan Fiya dan Ningsi menuju ke taman yg berada di samping kampus tersebut karena kelas mereka sisa dua jam lagii


Sambil ngobrol tiba- tiba muncul laki-laki yg bernama Diki, Diki sangat menyukai Fiya tetapi Fiya tidak menggubris nya karena Fiya lebih memilih fokus kuliah


" Hy Fiya, habis ngampus kita jalan yuk? "Sapa Diki


" Maaf Dik, habis ini aku mau kerja "jawab Fiya


" Ya udah aku anterin yah "


"Maaf ngak usah Dik , aku udah janji sama adik aku ,yaudah aku ke kelas dulu,Assalamu'alaikum" jawab Fiya dan berlalu meninggalkan diki


"Huftt susah banget buat menaklukan hati Fiya"


Sesal Diki


Setelah itu Fiya dan Ningsi ke Mushola kampus untuk melakukan sholat Dzuhur sebelum melanjutkan kelasnya , setelah sholat mereka langsung menuju kelasnya


bersambung

__ADS_1


__ADS_2