
Setelah selesai kuliah Fiya dan Ningsi berlalu menuju ke pintu gerbang kampusnya. Di sana sudah ada Farhan yg menunggu Fiya, dan siap mengantar Fiya ke tempat kerjanya
"Kak Fiya" panggil Farhan sambil melambaikan tanganya
"Assalamu'alaikum dek, kamu udah dari tadi? "tanya Fiya kepada Farhan
" Walaikumsalam Barusan kok kak "jawabnya
" Ya udah anterin kakak yah"
"Lets goo kak " ucap Farhan sambil melajukan motornya
Setelah sampai di restoran Fiya langsung masuk dan mengganti pakainya, dengan pakaian kerjanya
"Fiya Kamu anterin makanan ini ke meja 08 yah" Suruh mbak Widi teman kerja Fiya
"Baik mbak" jawabnya
Fiya melakukan pekerjaannya dengan baik, makanya Fiya bertahan menjadi pelayan di restoran ini karena gajinya lumayan buat biaya kuliahnya
Setelah sudah menjelang pukul 11 malam ,Fiya dan beberapa karyawan lainnya bersiap untuk pulang
"Fii kamu pulang naik apa? " Tanya mbak Widi
"Seperti biasa mbak aku naik Ojol " jawab Fiya
"Ya udah kamu hati-hati yah aku duluan"
"Iyya Mbak " jawabnya
__ADS_1
Fiya sudah naik di ojek yg tadi di pesan dan si tukang ojek langsung mengantar Fiya tiba-tiba Sebuah mobil sport melaju kencang dan menabrak motor yg di tumpangi Fiya
"Astagfirullah ya Allah " Ucap Fiya sambil memegang lututnya yg sakit
Tiba-tiba seorang laki-laki lengkap dengan jasnya turun dari mobil sport tersebut
"Kamu ngak apa-apa, maaf aku tidak sengaja"tanya pria tersebut
" Saya tidak apa-apa Pak"Jawab Fiya dengan sebutan Pak karena laki-laki itu terlihat sudah dewasa
"Mari saya antar kamu ke rumah sakit" kata pria tersebut
"Ngak usah Pak saya tidak apa-apa, hanya sedikit luka " jawabnya
"Mari saya antar, izinkan saya bertanggung jawab" kata pria tersebut
Akhirnya Pria tersebut mengantar Fiya ke rumah sakit, pria itu mondar mandir di depan kamar UGD dengan raut wajah yg cemas, akhirnya dokter yg menangani Fiya keluar dari ruangan itu
"Dok bagaimana kondisi pasien tadi" tanya pria itu
"Kondisi pasien baik-baik saja, lukanya sudah di obati, dan tidak perlu di opname, cukup mengkonsumsi obat pereda nyeri saja" Kata dokternya
"Terimakasih dok, apakah saya boleh masuk"tanya pria tersebut
" Silahkan Pak"Jawab sang dokter
Lalu pria itu berjalan masuk ke ruangan di mana Fiya berada
"Kamu tidak apa-apa" tanya pria itu
__ADS_1
"Saya tidak apa-apa Pak ,apakah saya sudah boleh pulang?" ucap Fiya
"Kata dokter tidak perlu di opname" kata pria itu
"Ya sudah terimakasih Pak " Ujar Fiya
"Mari saya antar " Tawar pria itu
"Tidak usah Pak, biar saya naik ojek" jawabnya
"ini sudah larut malam, sangat berbahaya jika perempuan pergi malam-malam seperti ini"
Fiya berfikir keras karena memang ini sudah sangat larut malam dan akhirnya Fiya nurut
Lain halnya di rumah tempat tinggal Fiya, Bu Hana mondar mandir karena sudah sangat larut malam Fiya belum pulang
"Pak , Farhan Fiya kenapa belum pulang yah, ini sudah larut malam" Cemas Bu Hana
"Sabar Bu, Fiya pasti baik-baik saja . Han coba kamu telfon kakak kamu lagi " Suruh Pak Yunus
"Udah Yah tapi ngak aktif " Jawab Farhan
Di mobil sport yg di tumpangi Fiya, dia kagum dengan mobil itu, karena ini pertama kalinya naik mobil sport
"Kenalkan nama saya Danuarta, panggil saja Danu " ucap Danu memperkenalkan dirinya kepada Fiya sambil mengulurkan tanganya
"Saya Fiya Pak " jawab Fiya sambil mengatup kan tangan di dadanya
Bersambung
__ADS_1