
Pagi itu Aliando sudah ada di meja makan untuk menikmati sarapan pagi bersama dengan yang lain, sesaat kemudian datang Alfaro dan Kirana yang kini sudah duduk di depannya.
"Keadaan sudah membaik, semua masalah sudah bisa kita selesaikan, aku ingin kalian segera mengadakan Resepsi pernikahan, bagikan kebahagiaan kalian dengan Dunia, aku ingin melihat anakku ada di pelaminan seperti yang yang dicita-citakan oleh almarhum Mommy mu dulu" ucap Aliando.
Alfaro menatap Kirana dan membelai pipinya dengan lembut, "Apa kau sudah siap mengadakan pesta yang meriah honey?" Tanya Alfaro dengan senyuman kasih sayang.
"Aku siap, dan ku serahkan sama Kamu dan Daddy saja" jawab Kirana.
"Baik, Aku akan mengaturnya, menikahkan anak adalah tugas orang tua..jadi..biarkan aku yang membiayai semuanya, soal tema pesta terserah kalian berdua" sahut Aliando.
"Siap Dad, tapi aku punya syarat yang harus Daddy penuhi dulu.. sebelum itu, Aku tidak akan mengadakan pesta" jawab Alfaro.
"Kau ini..jangan seperti anak kecil dan mengecewakan Kirana, memangnya syarat apa yang harus aku penuhi?" Tanya Aliando.
"Daddy menikah dulu dengan ibu Aisyah.." jawab Alfaro.
Uhuk uhuk
Aliando langsung tersedak mendengar apa yang dikatakan oleh Alfaro, Kirana yang ikut terkejut segera mengambilkan minum untuknya.
"Sorry Dad.. Daddy baik-baik saja kan?" Ucap Alfaro sambil senyum-senyum melihat kearah Aliando.
"Dasar kau ini..senang sekali mengerjai ku, memangnya kenapa aku harus memenuhi syarat darimu, pikirkan saja urusanmu, soal Daddy gampang" sahut Aliando.
"Nggak bisa Dad, kita ingin di acara bahagia kita, Daddy sudah ada yang mendampingi, melihat Daddy bahagia juga salah satu cita-cita kami" ucap Kirana sambil tersenyum.
"Heh..baiklah..kalau memang itu yang kalian inginkan..masalahnya bagaimana dengan Aisyah, apa dia mau menikah secepat ini?"
"Oh itu..serahkan saja padaku Dad, pasti beres" ucap Kirana dengan senyuman indahnya.
**
Di meja makan yang lain, Hani dan ibu Aisyah sedang berbincang, "Kapan kalian akan meresmikan hubungan?" Tanya Bu Aisyah.
"Menunggu Ronan sehat dulu Bu, paling tidak setelah luka operasinya benar-benar kering, baru kita akan memikirkannya" jawab Hani.
Tiba-tiba saja mereka berdua di kejutkan dengan suara seseorang, "Aku ingin secepatnya..!"
"Ronan..?!, Kapan kau datang?" Tanya Hani di tengah keterkejutannya.
"Aku doakan semoga urusan kalian lancar" sahut ibu Aisyah yang kemudian mempersilahkan Ronan untuk ikut bergabung menunggu sarapan.
"Amin..makasih Bu, aku baru saja sampai dan sengaja kesini pagi-pagi untuk memberitahukan kabar baik langsung padamu Han"
"Kabar baik..?, Maksudnya?" Ucap Hani yang kini sudah duduk di sebelah Ronan.
__ADS_1
"Orang tuaku akan datang ke Paris, bersama dengan orang tuamu juga"
"What?!, Tunggu-tunggu, orang tua kita?, Maksudnya?" Tanya Hani yang sangat terkejut dengan kabar yang diberikan oleh Ronan.
Ronan tersenyum lalu menjelaskan bahwa rencana pernikahan sudah diceritakan ke orang tuanya yang ada di Indonesia, dan saat itu juga orang Tua Ronan bergerak cepat mencari keluarga Hani untuk mengungkapkan niat baiknya.
"Ya Allah..apa yang kau lakukan Ron, kenapa aku tidak kamu beri tahu sebelumnya?" Tanya Hani yang terlihat agak kesal.
"Maaf..kita semua, terutama aku..ingin memberikan kejutan untukmu, kalau itu membuatmu tersinggung..aku benar-benar minta maaf ya..?" Ucap Ronan yang sudah memasang tampang melas di depan Hani.
"Dasar..!, Aku tidak tersinggung, hanya saja tidak enak menjadi orang yang tidak tau apa-apa masalah sepenting ini, apalagi ini menyangkut masa depanku"
"Jadi..bagaimana..?"
"Apanya?"
"Kamu setuju tidak..?, Kalau kita menikah di Paris, hem..?" Tanya Ronan yang penasaran dengan jawaban Hani
"Memangnya apa alasanku tidak menyetujuinya?, Tentu saja aku sangat bahagia mendengar kabar ini, sudah kangen juga sama ayah dan ibu" jawab Hani sambil tersenyum ke Ronan.
"Alhamdulillah.." ucap Ronan sambil tersenyum dan mengusap lembut puncak kepala Hani.
Setelah sarapan selesai semuanya kini bergerak menuju tempat kerja masing-masing, Ronan yang mengantar Hani dan ibu Aisyah, segera menuju ketempat kerjanya.
Dan tak lama kemudian, datanglah Alfaro yang segera memberikan komando untuk berkumpul di ruangan kerjanya.
Kemudian ketiganya sudah berada dalam ruang kerja Alfaro, "apa hari ini, jadwalku padat?" Tanya alfaro ke Louise.
"Ada tiga pertemuan dengan kolega tuan Alfaro" jawab Louise.
"Okey..kalau bisa pertemuan di percepat Louise, aku ada urusan yang penting nanti, segera lakukan tugasmu dan kau boleh pergi" ucap Alfaro, Louis segera keluar dan mengerjakan apa yang telah di perintahkan.
Sementara itu Ronan masih terdiam didepan Alfaro, hingga kemudian, "Bersikaplah biasa saja dengan Louise, jangan diam seperti itu, kau membuatku tidak nyaman" ucap Alfaro.
"Aku maunya begitu, tapi Louise yang tidak bisa begitu, biarlah dia menenangkan dirinya, aku akan mengikuti sikapnya untuk beberapa waktu, aku berharap ini tidak akan lama" jawab Ronan.
"Oh ya Ron..bagaimana dengan rencana pernikahanmu, sudah matang?" Tanya Alfaro.
Ronan mengangguk lalu menceritakan kalau orang tuanya akan datang ke Paris, begitu juga dengan orang tua Hani.
Alfaro terkejut kalau Ronan akan bergerak secepat ini untuk melangsungkan Ijab Qabul menikahi Hani, dan tentu saja Alfaro sangat bahagia mendengar hal ini, "okey.. Alhamdulillah, baguslah kalau begitu, aku mendukung mu Ron" ucap Alfaro.
Kemudian Alfaro juga menceritakan rencana menikahkan Aliando dan ibu Aisyah, Ronan ikut berbahagia akan hal itu," jadi kapan rencananya?" Tanya Ronan.
"Sebaiknya sebelum kalian menikah saja, nanti Daddy tidak akan kesepian saat menghadiri pesta pernikahan kalian" jawab Alfaro
__ADS_1
"Alhamdulillah..aku pikir juga makin cepat makin baik, dan bersiap kamu akan punya adik lagi hemm?"
Bug
"Dasar..!" Ucap Alfaro melempar sesuatu ke arah Ronan yang sudah tertawa.
Sementara itu di Agensi NAHA, tampak Kirana tengah berbincang dengan Hani, setelah membicarakan seputar pekerjaan, Kirana menanyakan tentang rencana pernikahan Sahabatnya itu.
"Alhamdulillah..aku senang kalau pernikahan kalian dipercepat, biar cepat halal dan tidak menimbulkan Dosa kalau kalian sering bersama" ucap Kirana.
Lalu kemudian Kirana tampak berpikir sebelum akhirnya mengatakan sesuatu ke Hani, "aku minta bantuan kamu bisa gak ya han?" Tanya Kirana kemudian.
"Kamu itu ngomong apa sih Kirana, tentu saja aku akan berusaha membantumu kalau memang bisa, katakan..?!" Ucap Hani yang kini sudah menatap Kirana dengan wajah yang sangat serius.
"Yang pertama, aku ingin segera melihat ibu Aisyah dan Daddy Aliando menikah, kalau bisa sebelum pernikahanmu, dan yang ke dua kita akan mengadakan Pesta Resepsi pernikahan dan tentunya setelah hari pernikahanmu"
"Oh ya.. Alhamdulillah.. ibu Aisyah akhirnya menikah lagi" sahut Hani.
"Dari Bu Aisyah belum ada kepastian Han, untuk itu aku mau minta tolong padamu juga untuk berbincang dengannya agar menerima keinginan baik Daddy Aliando" ucap Kirana memohon.
"Oh gitu..tenang saja, sepertinya sebentar lagi kita akan tau kabar tentang hal itu, soalnya siang nanti Ibu Aisyah gak jadi ikut makan siang kita karena bertemu dengan tuan Aliando katanya"
"Oh ya.. mudah-mudahan semuanya lancar, kok aku jadi ikut deg-degan gini ya?" Ucap Kirana disambut dengan tawa kecil Hani.
Dan seperti yang dibicarakan sebelumnya, tepat di jam makan siang, ibu Aisyah sudah duduk di depan meja makan bersama dengan Aliando, "ada apa mengajakku makan siang hari ini, ada yang penting?" Tanya ibu Aisyah.
"Iya, ini sangat penting" ucap Aliando sambil menatap mata Aisyah dengan penuh cinta, "Aku ingin secepatnya Kita menikah" lanjut Aliando kemudian.
"Apa..?, maksud nya secepatnya bagaimana?" Tanya ibu Aisyah yang sangat terkejut dengan perkataan Aliando.
"Tiga hari lagi..aku sudah mempersiapkan semuanya" sahut Aliando makin membuat Aisyah melongo tak percaya.
"Ti..ti..tiga hari..??" Ucap Aisyah masih mode kagetnya.
"Iya..Tiga Hari..Tiga hari kita akan menikah, bagaimana?" Tanya Aliando kembali.
"Apa..?!, Tunggu-tunggu.."
*
Sebuah Cerita seru tentang bagaimana seorang wanita yang terpaksa menggantikan pengantin Wanita yang kabur dan akhirnya harus hidup dengan laki-laki dingin dan berkuasa..sudah hadir di Channel YouTube Sinho Channel, yang penasaran Kisah serunya segera mampir dengan KETIK: Cerpen Akhirnya AKU by Sinho.
Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE dan KOMEN Ya gaes..
Bersambung.
__ADS_1